<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Tekan Ukraina Akhiri Perang dengan Rusia, Diberi Deadline 27 November!</title><description>Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Ukraina agar menerima rencana yang diusulkan pemerintahannya untuk mengakhiri perang dengan Rusia melalui penyerahan wilayah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/22/18/3185145/trump-tekan-ukraina-akhiri-perang-dengan-rusia-diberi-deadline-27-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/22/18/3185145/trump-tekan-ukraina-akhiri-perang-dengan-rusia-diberi-deadline-27-november"/><item><title>Trump Tekan Ukraina Akhiri Perang dengan Rusia, Diberi Deadline 27 November!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/22/18/3185145/trump-tekan-ukraina-akhiri-perang-dengan-rusia-diberi-deadline-27-november</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/22/18/3185145/trump-tekan-ukraina-akhiri-perang-dengan-rusia-diberi-deadline-27-november</guid><pubDate>Sabtu 22 November 2025 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/22/18/3185145/donald_trump-D0gK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Donald Trump (Foto: Foxnews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/22/18/3185145/donald_trump-D0gK_large.jpg</image><title>Presiden AS Donald Trump (Foto: Foxnews)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Ukraina agar menerima rencana yang diusulkan pemerintahannya untuk mengakhiri perang dengan Rusia melalui penyerahan wilayah. Trump bahkan mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky &amp;quot;harus menyukainya.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia harus menyukainya, dan jika dia tidak menyukainya, maka, Anda tahu, mereka harus terus berperang saja,&amp;quot; ujar Trump ketika ditanya mengenai tanggapan yang kurang antusias dari Zelensky terhadap rencana damai tersebut, melansir newarab, Sabtu (22/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada titik tertentu, dia harus menerima sesuatu,&amp;quot; tambah Trump saat pertemuan di Oval Office dengan Wali Kota terpilih New York, Zohran Mamdani.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada hari yang sama, Presiden Zelensky menyatakan penolakan terhadap rencana AS. Zelensky menegaskan tidak akan &amp;quot;mengkhianati&amp;quot; negaranya demi dokumen 28 poin tersebut, yang di Kyiv dianggap sangat menguntungkan bagi Kremlin.&#13;
&#13;
Trump pun dilaporkan mulai frustrasi karena belum berhasil mengakhiri perang yang dipicu invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Ia kini berupaya melakukan percepatan.&#13;
&#13;
Deadline Hari Thanksgiving: 27 November&#13;
&#13;
Sebelumnya pada Jumat 21 November 2025, Trump menetapkan tenggat waktu hingga 27 November&amp;mdash;yang bertepatan dengan Hari Thanksgiving Amerika&amp;mdash;bagi Ukraina untuk menerima rencana pemerintahannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya punya banyak tenggat waktu, tetapi jika segala sesuatunya berjalan lancar, Anda cenderung memperpanjang tenggat waktu. Namun hari Kamis, kami pikir, adalah waktu yang tepat,&amp;quot; kata Trump dalam wawancara dengan Fox News Radio.&#13;
&#13;
Menurut draf rencana yang diperoleh kantor berita AFP, di bawah rencana tersebut, Ukraina akan:&#13;
&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Menyerahkan sebagian besar wilayah timur kepada Rusia.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mengurangi ukuran angkatan bersenjatanya secara drastis.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tidak akan mendapatkan pasukan penjaga perdamaian Barat yang selama ini mereka minta, meskipun jet tempur Eropa akan ditempatkan di Polandia.&#13;
&#13;
Trump berargumen bahwa jika pertempuran terus berlanjut, Ukraina pada akhirnya akan tetap kehilangan wilayah yang harus mereka serahkan kepada Rusia berdasarkan rencana perdamaiannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Katakanlah apa pun yang Anda mau, mereka sangat berani,&amp;quot; katanya tentang pasukan Ukraina yang melawan Rusia.&#13;
&#13;
Ketika ditanya tentang kemungkinan Rusia menyerang negara-negara Eropa lain setelah invasi 2022, pemimpin Republik itu menjawab bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin &amp;quot;tidak mencari lebih banyak perang.&amp;quot;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Trump juga menambahkan bahwa Putin &amp;quot;menerima hukuman&amp;quot; karena konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun ini, padahal, perang tersebut seharusnya hanya perang satu hari.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Ukraina agar menerima rencana yang diusulkan pemerintahannya untuk mengakhiri perang dengan Rusia melalui penyerahan wilayah. Trump bahkan mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky &amp;quot;harus menyukainya.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia harus menyukainya, dan jika dia tidak menyukainya, maka, Anda tahu, mereka harus terus berperang saja,&amp;quot; ujar Trump ketika ditanya mengenai tanggapan yang kurang antusias dari Zelensky terhadap rencana damai tersebut, melansir newarab, Sabtu (22/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada titik tertentu, dia harus menerima sesuatu,&amp;quot; tambah Trump saat pertemuan di Oval Office dengan Wali Kota terpilih New York, Zohran Mamdani.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada hari yang sama, Presiden Zelensky menyatakan penolakan terhadap rencana AS. Zelensky menegaskan tidak akan &amp;quot;mengkhianati&amp;quot; negaranya demi dokumen 28 poin tersebut, yang di Kyiv dianggap sangat menguntungkan bagi Kremlin.&#13;
&#13;
Trump pun dilaporkan mulai frustrasi karena belum berhasil mengakhiri perang yang dipicu invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Ia kini berupaya melakukan percepatan.&#13;
&#13;
Deadline Hari Thanksgiving: 27 November&#13;
&#13;
Sebelumnya pada Jumat 21 November 2025, Trump menetapkan tenggat waktu hingga 27 November&amp;mdash;yang bertepatan dengan Hari Thanksgiving Amerika&amp;mdash;bagi Ukraina untuk menerima rencana pemerintahannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya punya banyak tenggat waktu, tetapi jika segala sesuatunya berjalan lancar, Anda cenderung memperpanjang tenggat waktu. Namun hari Kamis, kami pikir, adalah waktu yang tepat,&amp;quot; kata Trump dalam wawancara dengan Fox News Radio.&#13;
&#13;
Menurut draf rencana yang diperoleh kantor berita AFP, di bawah rencana tersebut, Ukraina akan:&#13;
&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Menyerahkan sebagian besar wilayah timur kepada Rusia.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mengurangi ukuran angkatan bersenjatanya secara drastis.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO.&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tidak akan mendapatkan pasukan penjaga perdamaian Barat yang selama ini mereka minta, meskipun jet tempur Eropa akan ditempatkan di Polandia.&#13;
&#13;
Trump berargumen bahwa jika pertempuran terus berlanjut, Ukraina pada akhirnya akan tetap kehilangan wilayah yang harus mereka serahkan kepada Rusia berdasarkan rencana perdamaiannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Katakanlah apa pun yang Anda mau, mereka sangat berani,&amp;quot; katanya tentang pasukan Ukraina yang melawan Rusia.&#13;
&#13;
Ketika ditanya tentang kemungkinan Rusia menyerang negara-negara Eropa lain setelah invasi 2022, pemimpin Republik itu menjawab bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin &amp;quot;tidak mencari lebih banyak perang.&amp;quot;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Trump juga menambahkan bahwa Putin &amp;quot;menerima hukuman&amp;quot; karena konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun ini, padahal, perang tersebut seharusnya hanya perang satu hari.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
