<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pemuda AS Didakwa Berencana Serbu Pulau Karibia untuk Membunuh dan Memperbudak Penduduknya</title><description>Gavin Rivers Weisenburg dan Tanner Christopher Thomas dilaporkan berusaha merekrut tunawisma di Washington DC untuk dijadikan tentara dalam operasi bersenjata mereka.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185411/2-pemuda-as-didakwa-berencana-serbu-pulau-karibia-untuk-membunuh-dan-memperbudak-penduduknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185411/2-pemuda-as-didakwa-berencana-serbu-pulau-karibia-untuk-membunuh-dan-memperbudak-penduduknya"/><item><title>2 Pemuda AS Didakwa Berencana Serbu Pulau Karibia untuk Membunuh dan Memperbudak Penduduknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185411/2-pemuda-as-didakwa-berencana-serbu-pulau-karibia-untuk-membunuh-dan-memperbudak-penduduknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185411/2-pemuda-as-didakwa-berencana-serbu-pulau-karibia-untuk-membunuh-dan-memperbudak-penduduknya</guid><pubDate>Minggu 23 November 2025 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/23/18/3185411/gavin_rivers_weisenburg_dan_tanner_christopher_thomas_didakwa_atas_rencana_menyerbu_pulau_karibia-81J4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gavin Rivers Weisenburg dan Tanner Christopher Thomas didakwa atas rencana menyerbu pulau Karibia untuk membunuh dan memperbudak penduduknya. (Foto: Media Sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/23/18/3185411/gavin_rivers_weisenburg_dan_tanner_christopher_thomas_didakwa_atas_rencana_menyerbu_pulau_karibia-81J4_large.jpg</image><title>Gavin Rivers Weisenburg dan Tanner Christopher Thomas didakwa atas rencana menyerbu pulau Karibia untuk membunuh dan memperbudak penduduknya. (Foto: Media Sosial)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua pria Amerika Serikat (AS) telah didakwa atas dugaan merencanakan operasi bersenjata untuk menguasai sebuah pulau di Karibia, membunuh penduduk laki-lakinya, dan memperbudak perempuan serta anak-anak, demikian diumumkan jaksa penuntut AS.&#13;
&#13;
Menurut Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Texas, Gavin Rivers Weisenburg (21) dan Tanner Christopher Thomas (20), keduanya dari wilayah Dallas, &amp;ldquo;telah bersekongkol untuk merekrut dan memimpin pasukan ekspedisi ilegal&amp;rdquo; ke Ile de la Gonave, sebuah pulau tropis berpenduduk sekitar 100.000 jiwa yang merupakan bagian dari Republik Haiti.&#13;
&#13;
Rencana tersebut, yang dilaporkan dibahas antara Agustus 2024 dan Juli 2025, bertujuan untuk melancarkan kudeta &amp;ldquo;untuk mewujudkan fantasi pemerkosaan mereka.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Weisenburg dan Thomas berniat membunuh semua pria di pulau itu agar mereka bisa menjadikan semua perempuan dan anak-anak sebagai budak seks mereka,&amp;rdquo; kata jaksa pada Kamis (20/11/2025). Ia menambahkan bahwa keduanya didakwa dengan &amp;ldquo;konspirasi untuk membunuh, melukai, atau menculik di negara asing dan produksi pornografi anak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para penyidik mengklaim pasangan tersebut berencana membeli perahu layar dan senjata api, serta berupaya merekrut tunawisma di wilayah Washington, DC untuk membentuk kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
Para tersangka dilaporkan melakukan &amp;ldquo;berbagai tindakan terang-terangan,&amp;rdquo; termasuk mempelajari bahasa lokal, menyusun rencana operasional, dan menjajaki program pelatihan untuk &amp;ldquo;memperoleh keterampilan yang relevan dengan rencana invasi.&amp;rdquo; Para pejabat mengatakan Thomas mendaftar di Angkatan Udara AS untuk menerima pelatihan militer.&#13;
&#13;
Pengacara David Finn, yang mewakili Weisenburg, menggambarkan dakwaan tersebut sebagai &amp;ldquo;sekadar tuduhan&amp;rdquo; dan mendesak publik untuk &amp;ldquo;menahan diri dan tidak termakan rumor.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika tanggapan awal Anda terhadap siaran pers pemerintah adalah, &amp;lsquo;Kedengarannya gila, mustahil, dan absurd,&amp;rsquo; Anda mungkin menemukan sesuatu yang penting,&amp;rdquo; katanya, seperti dikutip Fox.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dakwaan konspirasi pembunuhan di negara asing berpotensi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sementara pelanggaran pornografi anak dapat dihukum 15 hingga 30 tahun penjara.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua pria Amerika Serikat (AS) telah didakwa atas dugaan merencanakan operasi bersenjata untuk menguasai sebuah pulau di Karibia, membunuh penduduk laki-lakinya, dan memperbudak perempuan serta anak-anak, demikian diumumkan jaksa penuntut AS.&#13;
&#13;
Menurut Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Texas, Gavin Rivers Weisenburg (21) dan Tanner Christopher Thomas (20), keduanya dari wilayah Dallas, &amp;ldquo;telah bersekongkol untuk merekrut dan memimpin pasukan ekspedisi ilegal&amp;rdquo; ke Ile de la Gonave, sebuah pulau tropis berpenduduk sekitar 100.000 jiwa yang merupakan bagian dari Republik Haiti.&#13;
&#13;
Rencana tersebut, yang dilaporkan dibahas antara Agustus 2024 dan Juli 2025, bertujuan untuk melancarkan kudeta &amp;ldquo;untuk mewujudkan fantasi pemerkosaan mereka.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Weisenburg dan Thomas berniat membunuh semua pria di pulau itu agar mereka bisa menjadikan semua perempuan dan anak-anak sebagai budak seks mereka,&amp;rdquo; kata jaksa pada Kamis (20/11/2025). Ia menambahkan bahwa keduanya didakwa dengan &amp;ldquo;konspirasi untuk membunuh, melukai, atau menculik di negara asing dan produksi pornografi anak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para penyidik mengklaim pasangan tersebut berencana membeli perahu layar dan senjata api, serta berupaya merekrut tunawisma di wilayah Washington, DC untuk membentuk kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
Para tersangka dilaporkan melakukan &amp;ldquo;berbagai tindakan terang-terangan,&amp;rdquo; termasuk mempelajari bahasa lokal, menyusun rencana operasional, dan menjajaki program pelatihan untuk &amp;ldquo;memperoleh keterampilan yang relevan dengan rencana invasi.&amp;rdquo; Para pejabat mengatakan Thomas mendaftar di Angkatan Udara AS untuk menerima pelatihan militer.&#13;
&#13;
Pengacara David Finn, yang mewakili Weisenburg, menggambarkan dakwaan tersebut sebagai &amp;ldquo;sekadar tuduhan&amp;rdquo; dan mendesak publik untuk &amp;ldquo;menahan diri dan tidak termakan rumor.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika tanggapan awal Anda terhadap siaran pers pemerintah adalah, &amp;lsquo;Kedengarannya gila, mustahil, dan absurd,&amp;rsquo; Anda mungkin menemukan sesuatu yang penting,&amp;rdquo; katanya, seperti dikutip Fox.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dakwaan konspirasi pembunuhan di negara asing berpotensi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sementara pelanggaran pornografi anak dapat dihukum 15 hingga 30 tahun penjara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
