<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ukraina Lancarkan Serangan Drone Sasar Pembangkit Listrik Dekat Moskow, Picu Kebakaran Besar</title><description>Ukraina melancarkan serangan drone terhadap sebuah pembangkit listrik dan pemanas di wilayah Moskow.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185429/ukraina-lancarkan-serangan-drone-sasar-pembangkit-listrik-dekat-moskow-picu-kebakaran-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185429/ukraina-lancarkan-serangan-drone-sasar-pembangkit-listrik-dekat-moskow-picu-kebakaran-besar"/><item><title>Ukraina Lancarkan Serangan Drone Sasar Pembangkit Listrik Dekat Moskow, Picu Kebakaran Besar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185429/ukraina-lancarkan-serangan-drone-sasar-pembangkit-listrik-dekat-moskow-picu-kebakaran-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/23/18/3185429/ukraina-lancarkan-serangan-drone-sasar-pembangkit-listrik-dekat-moskow-picu-kebakaran-besar</guid><pubDate>Minggu 23 November 2025 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/23/18/3185429/ukraina_serang_rusia-CeFd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ukraina Lancarkan Serangan Drone Sasar Pembangkit Listrik Dekat Moskow, Picu Kebakaran Besar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/23/18/3185429/ukraina_serang_rusia-CeFd_large.jpg</image><title>Ukraina Lancarkan Serangan Drone Sasar Pembangkit Listrik Dekat Moskow, Picu Kebakaran Besar</title></images><description>MOSKOW - Ukraina melancarkan serangan drone terhadap sebuah pembangkit listrik dan pemanas di wilayah Moskow, Rusia, Minggu (23/11/2025) waktu setempat. Serangan ini memicu kebakaran besar dan memutus aliran listrik bagi ribuan penduduk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Serangan Drone Ukraina&#13;
&#13;
Ini merupakan salah satu serangan paling signifikan yang dilakukan Kyiv terhadap infrastruktur energi di wilayah Rusia.&#13;
&#13;
Gubernur wilayah Moskow, Andrei Vorobyov, mengatakan drone Ukraina menyerang Pembangkit Listrik Shatura, yang terletak sekitar 120 km (75 mil) di timur Kremlin.&#13;
&#13;
Dalam video yang dibagikan di Telegram, tampak &amp;nbsp;bola api dan asap hitam tebal mengepul ke langit malam dari fasilitas tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa drone dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara. Beberapa jatuh di wilayah stasiun. Kebakaran terjadi di fasilitas tersebut,&amp;quot; kata Vorobyov, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua upaya sedang dilakukan untuk segera memulihkan pasokan panas,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Kota Shatura berpenduduk sekitar 33.000 jiwa. Seorang warga melaporkan bahwa pemanas telah diputus. Sementara menutur Kementerian Darurat, tiga transformator di pembangkit listrik terbakar, lapor surat kabar Kommersant.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pembangkit listrik Shatura merupakan salah satu pembangkit listrik tertua di Rusia. Pembangkit listrik ini didirikan di bawah Vladimir Lenin setelah Revolusi Bolshevik.&#13;
&#13;
Awalnya bertenaga gambut, pembangkit listrik ini sekarang beroperasi terutama dengan gas alam.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya telah menembak jatuh 75 pesawat nirawak Ukraina, termasuk 36 di atas Laut Hitam dan beberapa di wilayah Moskow.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penerbangan di bandara Vnukovo Moskow sempat ditangguhkan selama sekitar satu jam sebelum operasi dilanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MOSKOW - Ukraina melancarkan serangan drone terhadap sebuah pembangkit listrik dan pemanas di wilayah Moskow, Rusia, Minggu (23/11/2025) waktu setempat. Serangan ini memicu kebakaran besar dan memutus aliran listrik bagi ribuan penduduk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Serangan Drone Ukraina&#13;
&#13;
Ini merupakan salah satu serangan paling signifikan yang dilakukan Kyiv terhadap infrastruktur energi di wilayah Rusia.&#13;
&#13;
Gubernur wilayah Moskow, Andrei Vorobyov, mengatakan drone Ukraina menyerang Pembangkit Listrik Shatura, yang terletak sekitar 120 km (75 mil) di timur Kremlin.&#13;
&#13;
Dalam video yang dibagikan di Telegram, tampak &amp;nbsp;bola api dan asap hitam tebal mengepul ke langit malam dari fasilitas tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa drone dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara. Beberapa jatuh di wilayah stasiun. Kebakaran terjadi di fasilitas tersebut,&amp;quot; kata Vorobyov, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua upaya sedang dilakukan untuk segera memulihkan pasokan panas,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Kota Shatura berpenduduk sekitar 33.000 jiwa. Seorang warga melaporkan bahwa pemanas telah diputus. Sementara menutur Kementerian Darurat, tiga transformator di pembangkit listrik terbakar, lapor surat kabar Kommersant.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pembangkit listrik Shatura merupakan salah satu pembangkit listrik tertua di Rusia. Pembangkit listrik ini didirikan di bawah Vladimir Lenin setelah Revolusi Bolshevik.&#13;
&#13;
Awalnya bertenaga gambut, pembangkit listrik ini sekarang beroperasi terutama dengan gas alam.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya telah menembak jatuh 75 pesawat nirawak Ukraina, termasuk 36 di atas Laut Hitam dan beberapa di wilayah Moskow.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penerbangan di bandara Vnukovo Moskow sempat ditangguhkan selama sekitar satu jam sebelum operasi dilanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
