<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Diperpanjang</title><description>Dua jenazah korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali ditemukan pada Sabtu 22 November 2025 kemarin.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/337/3185307/6-orang-masih-hilang-pencarian-korban-longsor-banjarnegara-diperpanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/23/337/3185307/6-orang-masih-hilang-pencarian-korban-longsor-banjarnegara-diperpanjang"/><item><title>6 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Diperpanjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/23/337/3185307/6-orang-masih-hilang-pencarian-korban-longsor-banjarnegara-diperpanjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/23/337/3185307/6-orang-masih-hilang-pencarian-korban-longsor-banjarnegara-diperpanjang</guid><pubDate>Minggu 23 November 2025 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/23/337/3185307/pencarian_korban_longsor_banjarnegara_diperpanjang-EhRs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Diperpanjang (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/23/337/3185307/pencarian_korban_longsor_banjarnegara_diperpanjang-EhRs_large.jpg</image><title>Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Diperpanjang (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dua jenazah korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali ditemukan pada Sabtu 22 November 2025 kemarin.&#13;
&#13;
Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal menjadi 12 orang, termasuk dua bagian tubuh yang ditemukan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, 6 orang lainnya masih dinyatakan hilang,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (23/11/2025).&#13;
&#13;
Muhari menjelaskan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas memutuskan memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan perpanjangan ini, tim gabungan kini diterjunkan secara serentak di tiga sektor, tidak lagi secara bergantian seperti pada hari-hari sebelumnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan operasi modifikasi cuaca dengan menaburkan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) untuk menghambat pembentukan awan hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sinergi antara operasi udara dan darat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat bencana longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, hingga upaya pemulihan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dua jenazah korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali ditemukan pada Sabtu 22 November 2025 kemarin.&#13;
&#13;
Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal menjadi 12 orang, termasuk dua bagian tubuh yang ditemukan sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, 6 orang lainnya masih dinyatakan hilang,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (23/11/2025).&#13;
&#13;
Muhari menjelaskan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas memutuskan memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan perpanjangan ini, tim gabungan kini diterjunkan secara serentak di tiga sektor, tidak lagi secara bergantian seperti pada hari-hari sebelumnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan operasi modifikasi cuaca dengan menaburkan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) untuk menghambat pembentukan awan hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sinergi antara operasi udara dan darat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat bencana longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, hingga upaya pemulihan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
