<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ira Puspadewi Direhabilitasi, KPK Sebut Perkara Bos PT Jembatan Nusantara Tetap Berlanjut</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, perkara yang menjerat pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, tetap berlanjut. Pernyataan ini disampaikan merespons rehabilitasi eks Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, beserta dua rekannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/26/337/3185957/ira-puspadewi-direhabilitasi-kpk-sebut-perkara-bos-pt-jembatan-nusantara-tetap-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/26/337/3185957/ira-puspadewi-direhabilitasi-kpk-sebut-perkara-bos-pt-jembatan-nusantara-tetap-berlanjut"/><item><title> Ira Puspadewi Direhabilitasi, KPK Sebut Perkara Bos PT Jembatan Nusantara Tetap Berlanjut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/26/337/3185957/ira-puspadewi-direhabilitasi-kpk-sebut-perkara-bos-pt-jembatan-nusantara-tetap-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/26/337/3185957/ira-puspadewi-direhabilitasi-kpk-sebut-perkara-bos-pt-jembatan-nusantara-tetap-berlanjut</guid><pubDate>Rabu 26 November 2025 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/26/337/3185957/plt_deputi_penindakan_dan_eksekusi_kpk_asep_guntur_rahayu-gZ5m_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/26/337/3185957/plt_deputi_penindakan_dan_eksekusi_kpk_asep_guntur_rahayu-gZ5m_large.jpg</image><title>Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, perkara yang menjerat pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, tetap berlanjut. Pernyataan ini disampaikan merespons rehabilitasi eks Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, beserta dua rekannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pak Adjie masih dalam proses penyidikan saat ini, jadi perkaranya tetap lanjut,&amp;rdquo; kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (26/11/2025).&#13;
&#13;
Asep menegaskan, bahwa rehabilitasi hanya diberikan kepada Ira, Yusuf Hadi (mantan Direktur Komersial dan Pelayanan), dan Harry Muhammad Adhi Caksono (mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang direhabilitasi hanya tiga orang dari ASDP, yaitu Bu Ira dan kawan-kawan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menandatangani surat rehabilitasi terhadap ketiganya. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, pada hari ini Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut,&amp;rdquo; kata Dasco di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/11/2025).&#13;
&#13;
Diketahui, Ira Puspadewi sebelumnya dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi kerja sama usaha (KSU) akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) pada 2019&amp;ndash;2022. Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim Tipikor Jakarta dalam sidang putusan pada Kamis (20/11/2025).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, perkara yang menjerat pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, tetap berlanjut. Pernyataan ini disampaikan merespons rehabilitasi eks Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, beserta dua rekannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pak Adjie masih dalam proses penyidikan saat ini, jadi perkaranya tetap lanjut,&amp;rdquo; kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (26/11/2025).&#13;
&#13;
Asep menegaskan, bahwa rehabilitasi hanya diberikan kepada Ira, Yusuf Hadi (mantan Direktur Komersial dan Pelayanan), dan Harry Muhammad Adhi Caksono (mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang direhabilitasi hanya tiga orang dari ASDP, yaitu Bu Ira dan kawan-kawan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menandatangani surat rehabilitasi terhadap ketiganya. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, pada hari ini Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut,&amp;rdquo; kata Dasco di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/11/2025).&#13;
&#13;
Diketahui, Ira Puspadewi sebelumnya dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi kerja sama usaha (KSU) akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) pada 2019&amp;ndash;2022. Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim Tipikor Jakarta dalam sidang putusan pada Kamis (20/11/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
