<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat M6,3 Guncang Aceh, Ini Analisis BMKG</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan awal M6,4 dengan parameter update M6,3 mengguncang Sinabang, Simeulue, Aceh, Kamis 27 November 2025 pukul 11.56.24 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186264/gempa-dahsyat-m6-3-guncang-aceh-ini-analisis-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186264/gempa-dahsyat-m6-3-guncang-aceh-ini-analisis-bmkg"/><item><title>Gempa Dahsyat M6,3 Guncang Aceh, Ini Analisis BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186264/gempa-dahsyat-m6-3-guncang-aceh-ini-analisis-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186264/gempa-dahsyat-m6-3-guncang-aceh-ini-analisis-bmkg</guid><pubDate>Kamis 27 November 2025 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/27/337/3186264/gempa-eADO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Aceh (Foto: Dok BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/27/337/3186264/gempa-eADO_large.jpg</image><title>Gempa Aceh (Foto: Dok BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan awal M6,4 dengan parameter update M6,3 mengguncang Sinabang, Simeulue, Aceh, Kamis 27 November 2025 pukul 11.56.24 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M6,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,61&amp;deg; LU; 95,83&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 km arah selatan Simeulue, Aceh, pada kedalaman 14 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;quot; ungkap Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di Simeulue dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Aceh Selatan dengan skala intensitas III&amp;ndash;IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Abdya, Singkil dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Kabanjahe, Berastagi, Tiganderket, Pidie, Lhokseumawe dengan skala intensitas II&amp;ndash;III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Selanjutnya, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Medan, Silangit dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini terdapat laporan kerusakan ringan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. &amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Hingga pukul 13.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas enam gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,8.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan awal M6,4 dengan parameter update M6,3 mengguncang Sinabang, Simeulue, Aceh, Kamis 27 November 2025 pukul 11.56.24 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M6,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,61&amp;deg; LU; 95,83&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 km arah selatan Simeulue, Aceh, pada kedalaman 14 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;quot; ungkap Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di Simeulue dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Aceh Selatan dengan skala intensitas III&amp;ndash;IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Abdya, Singkil dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Kabanjahe, Berastagi, Tiganderket, Pidie, Lhokseumawe dengan skala intensitas II&amp;ndash;III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Selanjutnya, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Medan, Silangit dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini terdapat laporan kerusakan ringan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. &amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Hingga pukul 13.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas enam gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,8.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
