<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Tunggu Surat Keputusan Rehabilitasi Ira Puspadewi dkk</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu surat keputusan rehabilitasi eks Direktur Utama (Dirut) ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi dan kawan-kawan (dkk).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186346/kpk-tunggu-surat-keputusan-rehabilitasi-ira-puspadewi-dkk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186346/kpk-tunggu-surat-keputusan-rehabilitasi-ira-puspadewi-dkk"/><item><title>KPK Tunggu Surat Keputusan Rehabilitasi Ira Puspadewi dkk</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186346/kpk-tunggu-surat-keputusan-rehabilitasi-ira-puspadewi-dkk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/27/337/3186346/kpk-tunggu-surat-keputusan-rehabilitasi-ira-puspadewi-dkk</guid><pubDate>Kamis 27 November 2025 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/27/337/3186346/kpk-Vqr0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir KPK Budi Prasetyo (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/27/337/3186346/kpk-Vqr0_large.jpg</image><title>Jubir KPK Budi Prasetyo (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu surat keputusan rehabilitasi eks Direktur Utama (Dirut) ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi dan kawan-kawan (dkk). Ira Puspadewi sebelumnya dikabarkan terima rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan saat ini, KPK belum menerima surat keputusan rehabilitasi tersebut,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (27/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, surat tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk membebaskan Ira dkk dari balik jeruji besi. &amp;quot;Posisi KPK menunggu untuk bisa menindaklanjuti keputusan rehabilitasi dalam perkara ASDP ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ira Puspadewi mendapat rehabilitasi sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Selain itu, dua terdakwa lain juga direhabilitasi, yakni Yusuf Hadi, mantan direktur komersial dan pelayanan; dan Harry Muhammad Adhi Caksono, mantan direktur perencanaan dan pengembangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah pada hari ini Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut,&amp;quot; kata Dasco di Istana Negara, Jakarta, Selasa 25 November 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu surat keputusan rehabilitasi eks Direktur Utama (Dirut) ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi dan kawan-kawan (dkk). Ira Puspadewi sebelumnya dikabarkan terima rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan saat ini, KPK belum menerima surat keputusan rehabilitasi tersebut,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (27/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, surat tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk membebaskan Ira dkk dari balik jeruji besi. &amp;quot;Posisi KPK menunggu untuk bisa menindaklanjuti keputusan rehabilitasi dalam perkara ASDP ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ira Puspadewi mendapat rehabilitasi sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Selain itu, dua terdakwa lain juga direhabilitasi, yakni Yusuf Hadi, mantan direktur komersial dan pelayanan; dan Harry Muhammad Adhi Caksono, mantan direktur perencanaan dan pengembangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah pada hari ini Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut,&amp;quot; kata Dasco di Istana Negara, Jakarta, Selasa 25 November 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
