<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Fakta Baru, Ayah Tiri Sempat Ingin Kubur Jasad Alvaro</title><description>Alex Iskandar yang merupakan ayah tiri korban, sempat meminjam cangkul untuk mengubur jasad Alvaro.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/338/3186313/polisi-ungkap-fakta-baru-ayah-tiri-sempat-ingin-kubur-jasad-alvaro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/27/338/3186313/polisi-ungkap-fakta-baru-ayah-tiri-sempat-ingin-kubur-jasad-alvaro"/><item><title>Polisi Ungkap Fakta Baru, Ayah Tiri Sempat Ingin Kubur Jasad Alvaro</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/27/338/3186313/polisi-ungkap-fakta-baru-ayah-tiri-sempat-ingin-kubur-jasad-alvaro</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/27/338/3186313/polisi-ungkap-fakta-baru-ayah-tiri-sempat-ingin-kubur-jasad-alvaro</guid><pubDate>Kamis 27 November 2025 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/27/338/3186313/alvaro_kiano-HWME_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Ungkap Fakta Baru, Ayah Tiri Sempat Ingin Kubur Jasad Alvaro (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/27/338/3186313/alvaro_kiano-HWME_large.jpg</image><title>Polisi Ungkap Fakta Baru, Ayah Tiri Sempat Ingin Kubur Jasad Alvaro (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Polisi mengungkapkan fakta terbaru terkait kematian Alvaro Kiano Nugroho, bocah yang awalnya dilaporkan hilang selama 8 bulan. Polisi menyebutkan, Alex Iskandar yang merupakan ayah tiri korban, sempat meminjam cangkul untuk mengubur jasad Alvaro.&#13;
&#13;
1. Ingin Kubur Korban&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam pacul juga, cangkul ya, meminjam cangkul,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).&#13;
&#13;
Namun, Alex membatalkan niat menguburkan Alvaro karena tanahnya terlalu keras. Alex kemudian membuang jenazah Alvaro di tumpukan sampah sekitar sungai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi, karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebulan setelah membuang jasad Alvaro, Alex merasa ketakutan. Dia ketakutan ada sidik jarinya yang masih tertinggal di plastik yang digunakan untuk membungkus jenazah Alvaro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena dia takut ada sidik jari di plastik-plastik itu, akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia mengangkat itu dan selanjutnya dia membungkus lagi dengan dua plastik hitam lagi mayat tersebut dan selanjutnya dia buang,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Korban diculik dan dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar. Pelaku nekat melakukan aksinya karena cemburu dan menuding istrinya berselingkuh. Selama 8 bulan Alvaro menghilang, polisi melakukan pencarian.&#13;
&#13;
Polisi menemukan titik terang dan mengamankan Alex terkait hilangnya Alvaro, pada Jumat (21/11/2025). Alex mengakui telah membawa Alvaro dari masjid tempat mengaji di Bintaro, Jaksel.&#13;
&#13;
Dia lalu membunuh korban dan membuang jasadnya ke wilayah Tenjo, Bogor, tiga hari setelah pembunuhan. Saat diamankan di ruang konseling di Polres Metro Jaksel, Alex nekat mengakhiri hidupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mengungkapkan fakta terbaru terkait kematian Alvaro Kiano Nugroho, bocah yang awalnya dilaporkan hilang selama 8 bulan. Polisi menyebutkan, Alex Iskandar yang merupakan ayah tiri korban, sempat meminjam cangkul untuk mengubur jasad Alvaro.&#13;
&#13;
1. Ingin Kubur Korban&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam pacul juga, cangkul ya, meminjam cangkul,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).&#13;
&#13;
Namun, Alex membatalkan niat menguburkan Alvaro karena tanahnya terlalu keras. Alex kemudian membuang jenazah Alvaro di tumpukan sampah sekitar sungai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi, karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebulan setelah membuang jasad Alvaro, Alex merasa ketakutan. Dia ketakutan ada sidik jarinya yang masih tertinggal di plastik yang digunakan untuk membungkus jenazah Alvaro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena dia takut ada sidik jari di plastik-plastik itu, akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia mengangkat itu dan selanjutnya dia membungkus lagi dengan dua plastik hitam lagi mayat tersebut dan selanjutnya dia buang,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Korban diculik dan dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar. Pelaku nekat melakukan aksinya karena cemburu dan menuding istrinya berselingkuh. Selama 8 bulan Alvaro menghilang, polisi melakukan pencarian.&#13;
&#13;
Polisi menemukan titik terang dan mengamankan Alex terkait hilangnya Alvaro, pada Jumat (21/11/2025). Alex mengakui telah membawa Alvaro dari masjid tempat mengaji di Bintaro, Jaksel.&#13;
&#13;
Dia lalu membunuh korban dan membuang jasadnya ke wilayah Tenjo, Bogor, tiga hari setelah pembunuhan. Saat diamankan di ruang konseling di Polres Metro Jaksel, Alex nekat mengakhiri hidupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
