<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir-Longsor di Tapanuli Tengah, 34 Orang Meninggal dan 33 Lainnya Hilang</title><description>Bencana banjir dan tanah longsor melanda 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Hingga Jumat (28/11/2025),&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186409/banjir-longsor-di-tapanuli-tengah-34-orang-meninggal-dan-33-lainnya-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186409/banjir-longsor-di-tapanuli-tengah-34-orang-meninggal-dan-33-lainnya-hilang"/><item><title>Banjir-Longsor di Tapanuli Tengah, 34 Orang Meninggal dan 33 Lainnya Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186409/banjir-longsor-di-tapanuli-tengah-34-orang-meninggal-dan-33-lainnya-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186409/banjir-longsor-di-tapanuli-tengah-34-orang-meninggal-dan-33-lainnya-hilang</guid><pubDate>Jum'at 28 November 2025 05:37 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186409/banjir-eosA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Sumatera (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186409/banjir-eosA_large.jpg</image><title>Banjir di Sumatera (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Bencana banjir dan tanah longsor melanda 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Hingga Jumat (28/11/2025), tercatat 34 korban jiwa meninggal dunia, 33 orang masih hilang, serta ribuan kepala keluarga terisolasi dan menunggu evakuasi.&#13;
&#13;
Demikian data yang diungkapkan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.&amp;nbsp;Masinton menjelaskan sedang menyiapkan status tanggap darurat terkait bencana alam yang melanda Tapanuli Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tengah menyiapkan administrasi Surat Tanggap Darurat dan surat Bupati kepada Badan Pangan Nasional untuk pemenuhan kebutuhan pangan di dapur umum dan posko pengungsian,&amp;quot; kata Masinton kepada iNews Media Group, Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari data yang diungkapkan Masinton, sebanyak 347 warga mengungsi di GOR Pandan. Sebanyak 347 warga tersebut terdiri dari 89 pria dewasa, 96 perempuan dewasa, 109 anak-anak, 43 bayi, dan 10 lansia. Pengungsian lain juga telah dibuka di sejumlah fasilitas umum.&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat ribuan warga yang masih belum dievakuasi karena wilayahnya masih terisolasi akibat putusnya akses jalan. Data sementara menunjukkan ada sekitar 35 KK di Kelurahan Hutanabolon, Lingkungan 5 Siantar Gunung yang belum dievakuasi.&#13;
&#13;
Kemudian, 90 KK atau sekitar 500 jiwa di Desa Saormanggita. Lalu, 250 KK di Desa Kalangan II. Lantas, terdapat warga di SMP Satu Atap Tukka, Huraba, dan Tapian Nauli yang juga belum dievakuasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Desa Haloban Bair Kecamatan Tapian Nauli, ada 35 KK mengungsi dan 7 warga bertahan di rumah,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Masinton mendapatkan informasi ada enam korban meninggal dunia di RSUD Pandan yang telah diserahterimakan kepada keluarga. Keenam korban tersebut yakni Roberta Sigalingging (48); Radiv Pradivta Halawa (6); Rahmad Riadi Sitompul (34); Agus Tonni Sinaga (59); Mariati Pohan (80); dan Wardah Pasaribu (55).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, dua korban meninggal lainnya masih menunggu serah terima,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bencana banjir dan tanah longsor melanda 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Hingga Jumat (28/11/2025), tercatat 34 korban jiwa meninggal dunia, 33 orang masih hilang, serta ribuan kepala keluarga terisolasi dan menunggu evakuasi.&#13;
&#13;
Demikian data yang diungkapkan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.&amp;nbsp;Masinton menjelaskan sedang menyiapkan status tanggap darurat terkait bencana alam yang melanda Tapanuli Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tengah menyiapkan administrasi Surat Tanggap Darurat dan surat Bupati kepada Badan Pangan Nasional untuk pemenuhan kebutuhan pangan di dapur umum dan posko pengungsian,&amp;quot; kata Masinton kepada iNews Media Group, Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari data yang diungkapkan Masinton, sebanyak 347 warga mengungsi di GOR Pandan. Sebanyak 347 warga tersebut terdiri dari 89 pria dewasa, 96 perempuan dewasa, 109 anak-anak, 43 bayi, dan 10 lansia. Pengungsian lain juga telah dibuka di sejumlah fasilitas umum.&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat ribuan warga yang masih belum dievakuasi karena wilayahnya masih terisolasi akibat putusnya akses jalan. Data sementara menunjukkan ada sekitar 35 KK di Kelurahan Hutanabolon, Lingkungan 5 Siantar Gunung yang belum dievakuasi.&#13;
&#13;
Kemudian, 90 KK atau sekitar 500 jiwa di Desa Saormanggita. Lalu, 250 KK di Desa Kalangan II. Lantas, terdapat warga di SMP Satu Atap Tukka, Huraba, dan Tapian Nauli yang juga belum dievakuasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Desa Haloban Bair Kecamatan Tapian Nauli, ada 35 KK mengungsi dan 7 warga bertahan di rumah,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Masinton mendapatkan informasi ada enam korban meninggal dunia di RSUD Pandan yang telah diserahterimakan kepada keluarga. Keenam korban tersebut yakni Roberta Sigalingging (48); Radiv Pradivta Halawa (6); Rahmad Riadi Sitompul (34); Agus Tonni Sinaga (59); Mariati Pohan (80); dan Wardah Pasaribu (55).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, dua korban meninggal lainnya masih menunggu serah terima,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
