<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update: 116 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumut</title><description>Sementara 42 orang masih dinyatakan hilang akibat banjir dan longsor di wilayah Sumut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186575/update-116-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186575/update-116-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumut"/><item><title>Update: 116 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186575/update-116-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186575/update-116-orang-meninggal-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumut</guid><pubDate>Jum'at 28 November 2025 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186575/banjir_di_serdang_bedagai-grVl_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Update: 116 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumut (Dok BPBD Serdang Bedagai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186575/banjir_di_serdang_bedagai-grVl_large.jpeg</image><title>Update: 116 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumut (Dok BPBD Serdang Bedagai)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 116 orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor dan banjir di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Sementara 42 orang masih dinyatakan hilang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. 116 Orang Meninggal&#13;
&#13;
Ini tersebut berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Jumat (28/11/2025) sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertama untuk Provinsi Sumatera Utara per sore ini kami mendata untuk seluruh provinsi Sumatera Utara korban meninggal dunia ada 116 orang jiwa. Kemudian, 42 jiwa masih dalam pencarian,&amp;quot; kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
Dia mengatakan, pihaknya masih terus mencari para korban. Ia menambahkan ada sejumlah titik yang belum bisa ditembus oleh personel gabungan karena longsor yang parah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu data ini akan berkembang terus. Karena masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus karena masih dalam proses penanganan, yang diindikasikan di tempat longsor yang belum bisa tembus itu kemungkinan ada korban jiwa,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Berikut data korban meninggal dunia yang dilaporkan BNPB:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
-Tapanuli Utara meninggal 11 orang&#13;
&#13;
-Tapanuli Tengah meninggal 47 orang&#13;
&#13;
-Tapanuli Selatan meninggal 32 orang&#13;
&#13;
-Kota Sibolga meninggal 17 orang&#13;
&#13;
-Humbang Hasundutan meninggal 6 orang&#13;
&#13;
-Padang Sidempuan meninggal 1 orang&#13;
&#13;
-Pakpak Barat meninggal 2 orang&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ribuan Mengungsi&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, ada 1.000 kepala keluarga (KK) mengungsi di Tapanuli Utara. Sementara di Tapanuli Tengah, ada 1.100 KK mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk Tapanuli Selatan ada sekitar 250 KK. Kota Sibolga sekitar 200 KK. Humbang Hasundutan ada 150 KK. Sementara untuk Mandailing Natal tersebar ada 5 titik tempat pengungsian, itu kami hitung ada 1.500 KK,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 116 orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor dan banjir di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Sementara 42 orang masih dinyatakan hilang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. 116 Orang Meninggal&#13;
&#13;
Ini tersebut berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Jumat (28/11/2025) sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertama untuk Provinsi Sumatera Utara per sore ini kami mendata untuk seluruh provinsi Sumatera Utara korban meninggal dunia ada 116 orang jiwa. Kemudian, 42 jiwa masih dalam pencarian,&amp;quot; kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
Dia mengatakan, pihaknya masih terus mencari para korban. Ia menambahkan ada sejumlah titik yang belum bisa ditembus oleh personel gabungan karena longsor yang parah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu data ini akan berkembang terus. Karena masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus karena masih dalam proses penanganan, yang diindikasikan di tempat longsor yang belum bisa tembus itu kemungkinan ada korban jiwa,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Berikut data korban meninggal dunia yang dilaporkan BNPB:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
-Tapanuli Utara meninggal 11 orang&#13;
&#13;
-Tapanuli Tengah meninggal 47 orang&#13;
&#13;
-Tapanuli Selatan meninggal 32 orang&#13;
&#13;
-Kota Sibolga meninggal 17 orang&#13;
&#13;
-Humbang Hasundutan meninggal 6 orang&#13;
&#13;
-Padang Sidempuan meninggal 1 orang&#13;
&#13;
-Pakpak Barat meninggal 2 orang&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ribuan Mengungsi&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, ada 1.000 kepala keluarga (KK) mengungsi di Tapanuli Utara. Sementara di Tapanuli Tengah, ada 1.100 KK mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk Tapanuli Selatan ada sekitar 250 KK. Kota Sibolga sekitar 200 KK. Humbang Hasundutan ada 150 KK. Sementara untuk Mandailing Natal tersebar ada 5 titik tempat pengungsian, itu kami hitung ada 1.500 KK,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
