<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhut: Perlindungan Tesso Nilo Bukan Hanya Tugas Pemerintah, tapi&amp;nbsp;Bersama!</title><description>Menurutnya, gelombang solidaritas ini menjadi energi penting dalam upaya memperbaiki dan memulihkan habitat Taman Nasional Tesso Nilo, sebagai benteng terakhir Gajah Sumatera.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186617/menhut-perlindungan-tesso-nilo-bukan-hanya-tugas-pemerintah-tapi-nbsp-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186617/menhut-perlindungan-tesso-nilo-bukan-hanya-tugas-pemerintah-tapi-nbsp-bersama"/><item><title>Menhut: Perlindungan Tesso Nilo Bukan Hanya Tugas Pemerintah, tapi&amp;nbsp;Bersama!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186617/menhut-perlindungan-tesso-nilo-bukan-hanya-tugas-pemerintah-tapi-nbsp-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/28/337/3186617/menhut-perlindungan-tesso-nilo-bukan-hanya-tugas-pemerintah-tapi-nbsp-bersama</guid><pubDate>Jum'at 28 November 2025 22:21 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186617/pemerintah-oKD8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhut: Perlindungan Tesso Nilo Bukan Hanya Tugas Pemerintah, tapi&amp;nbsp;Bersama!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/28/337/3186617/pemerintah-oKD8_large.jpg</image><title>Menhut: Perlindungan Tesso Nilo Bukan Hanya Tugas Pemerintah, tapi&amp;nbsp;Bersama!</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan apresiasi atas dukungan gerakan&amp;nbsp;#SaveTessoNilo. Menurutnya, gelombang solidaritas ini menjadi energi penting dalam upaya memperbaiki dan memulihkan habitat Taman Nasional Tesso Nilo, sebagai benteng terakhir Gajah Sumatera.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, &amp;nbsp;bahwa perlindungan Tesso Nilo bukan hanya tugas pemerintah, tetapi agenda penyelamatan bersama yang menghubungkan kepedulian warga, masyarakat lokal, dan berbagai pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
&amp;quot;5-6 bulan terakhir kami telah bekerja keras mengambil alih Tesso Nilo untuk diperbaiki habitatnya,&amp;quot;ujar Raja Antoni,Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah dengan kejadian terakhir (penghancuran posko pengamanan), dukungan dan simpati publik terutama di medsos, #SaveTessoNilo membuat kami tambah yakin dan tambah semangat mengamankan habitat Gajah Domang dan saudara-saudaranya,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perhatian netizen terhadap kasus Tesso Nilo menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia ingin terlibat langsung dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi dan kawasan konservasi.&#13;
&#13;
Raja Juli mengungkapkan, Wamenhut Rohmat Marzuki juga telah mulai melakukan restorasi &amp;nbsp;dengan luasan 31 ribu hektare, yang nantinya akan berkembang menjadi 80 ribu hektar di Taman Nasional Tesso Nilo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insya Allah sesegera mungkin sudah dimulai, Pak Wamen kemarin sudah 3 minggu yang lalu sudah memulai proses restorasi kawasan Tesso Nilo, rencananya 511 hektar, kemarin saya juga insyallah sudah ada komitmen 7 ribuan lagi yang akan ditanam,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insya Allah di 31 ribu ini dulu nih yang kita restorasi jadi fokus utama, nanti pelan-pelan bisa ke 80 ribuan Taman Nasional seperti yang ada di SK terakhir,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan apresiasi atas dukungan gerakan&amp;nbsp;#SaveTessoNilo. Menurutnya, gelombang solidaritas ini menjadi energi penting dalam upaya memperbaiki dan memulihkan habitat Taman Nasional Tesso Nilo, sebagai benteng terakhir Gajah Sumatera.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, &amp;nbsp;bahwa perlindungan Tesso Nilo bukan hanya tugas pemerintah, tetapi agenda penyelamatan bersama yang menghubungkan kepedulian warga, masyarakat lokal, dan berbagai pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
&amp;quot;5-6 bulan terakhir kami telah bekerja keras mengambil alih Tesso Nilo untuk diperbaiki habitatnya,&amp;quot;ujar Raja Antoni,Jumat (28/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah dengan kejadian terakhir (penghancuran posko pengamanan), dukungan dan simpati publik terutama di medsos, #SaveTessoNilo membuat kami tambah yakin dan tambah semangat mengamankan habitat Gajah Domang dan saudara-saudaranya,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perhatian netizen terhadap kasus Tesso Nilo menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia ingin terlibat langsung dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi dan kawasan konservasi.&#13;
&#13;
Raja Juli mengungkapkan, Wamenhut Rohmat Marzuki juga telah mulai melakukan restorasi &amp;nbsp;dengan luasan 31 ribu hektare, yang nantinya akan berkembang menjadi 80 ribu hektar di Taman Nasional Tesso Nilo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insya Allah sesegera mungkin sudah dimulai, Pak Wamen kemarin sudah 3 minggu yang lalu sudah memulai proses restorasi kawasan Tesso Nilo, rencananya 511 hektar, kemarin saya juga insyallah sudah ada komitmen 7 ribuan lagi yang akan ditanam,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insya Allah di 31 ribu ini dulu nih yang kita restorasi jadi fokus utama, nanti pelan-pelan bisa ke 80 ribuan Taman Nasional seperti yang ada di SK terakhir,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
