<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Indonesia Raih Tingkat Harmoni Tertinggi Sepanjang Sejarah!</title><description>Pencapaian harmoni Indonesia ini kata dia tidak terlepas dari kemampuan masyarakat menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/29/337/3186694/menag-indonesia-raih-tingkat-harmoni-tertinggi-sepanjang-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/29/337/3186694/menag-indonesia-raih-tingkat-harmoni-tertinggi-sepanjang-sejarah"/><item><title>Menag: Indonesia Raih Tingkat Harmoni Tertinggi Sepanjang Sejarah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/29/337/3186694/menag-indonesia-raih-tingkat-harmoni-tertinggi-sepanjang-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/29/337/3186694/menag-indonesia-raih-tingkat-harmoni-tertinggi-sepanjang-sejarah</guid><pubDate>Sabtu 29 November 2025 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/29/337/3186694/pemerintah-0pjD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama, Nasaruddin Umar/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/29/337/3186694/pemerintah-0pjD_large.jpg</image><title>Menteri Agama, Nasaruddin Umar/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa merawat toleransi serta kerukunan umat beragama. Pasalnya, Indonesia saat ini berada pada tingkat harmoni tertinggi sepanjang sejarah.&#13;
&#13;
Demikian diungkapkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar dalam acara Malam Anugerah Harmony Award Tahun 2025 di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Data yang kita peroleh sepanjang sejarah, kita sekarang ini berada pada tahun indeks harmoni tertinggi dalam sepanjang sejarah Indonesia,&amp;quot; ujar Nasaruddin, dikutip, Sabtu (29/11/2025).&#13;
&#13;
Pencapaian harmoni Indonesia ini kata dia tidak terlepas dari kemampuan masyarakat menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak mungkin terwujud kerukunan tanpa harmoni, dan harmoni itu tidak mungkin hadir tanpa kesediaan kita menerima orang lain,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Nasaruddin menjelaskan, toleransi beragama tak berarti menyamakan hal berbeda atau membedakan sesuatu yang sama. Oleh karena itu dia menekankan, bahwa toleransi adalah kemampuan menjalin kedekatan di tengah perbedaan sekaligus persamaan.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan ada &amp;nbsp;enam agama yang diakui negar, yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu datang dari luar Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Karena itu, diperlukan proses &amp;quot;pengindonesiaan&amp;quot; tanpa mengubah substansi ajaran. Ini sudah berhasil kita lakukan, sehingga terwujud Indonesia sejati dengan simbol Bhinneka Tunggal Ika,&amp;rdquo; kata Nasaruddin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keberhasilan ini turut membentuk karakter masyarakat beragama yang tetap berpegang pada keyakinan, namun sekaligus mampu menjadi seratus persen Indonesia.&#13;
&#13;
Nasaruddin menegaskan, pengarifan lokal terhadap ajaran agama perlu terus dikembangkan tanpa melanggar inti ajaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indahnya Indonesia terletak pada kemampuan kita meramu nilai agama dengan kearifan lokal,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Nasaruddin juga menyebut keberhasilan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) sebagai bukti pentingnya kolaborasi lintas budaya dan lintas agama dalam menjaga stabilitas sosial.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia tersusun dari berbagai daerah dan kultur berbeda-beda. Karena itu kita harus mampu mengindonesiakan kearifan lokal, sekaligus melokalkan keindonesiaan itu sendiri. Jika filosofi ini kita camkan, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan, capaian harmoni tertinggi sepanjang sejarah itu berdasarkan indeks kerukunan umat beragama yang selalu dilakukan secara rutin oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terakhir Kemenag, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) pada 2024 menunjukkan skor akhir mencapai 76,47. Menurut Kamaruddin, indeks kerukunan tahun ini termasuk yang terbaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi setiap tahun itu diukur kerukunan kita di Indonesia dan alhamdulillah tren-nya sangat baik, sangat bagus. Trennya naik terus dan tahun ini termasuk yang terbaik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, tahun ini tidak ada konflik-konflik bernuansa keagamaan, serta tidak ada keresahan sosial berdasarkan sentimen-sentimen keagamaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah kerja keras bersama Pak Menteri Agama bersama dengan FKUB, bersama dengan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama termasuk Pemda di seluruh Indonesia,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa merawat toleransi serta kerukunan umat beragama. Pasalnya, Indonesia saat ini berada pada tingkat harmoni tertinggi sepanjang sejarah.&#13;
&#13;
Demikian diungkapkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar dalam acara Malam Anugerah Harmony Award Tahun 2025 di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Data yang kita peroleh sepanjang sejarah, kita sekarang ini berada pada tahun indeks harmoni tertinggi dalam sepanjang sejarah Indonesia,&amp;quot; ujar Nasaruddin, dikutip, Sabtu (29/11/2025).&#13;
&#13;
Pencapaian harmoni Indonesia ini kata dia tidak terlepas dari kemampuan masyarakat menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak mungkin terwujud kerukunan tanpa harmoni, dan harmoni itu tidak mungkin hadir tanpa kesediaan kita menerima orang lain,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Nasaruddin menjelaskan, toleransi beragama tak berarti menyamakan hal berbeda atau membedakan sesuatu yang sama. Oleh karena itu dia menekankan, bahwa toleransi adalah kemampuan menjalin kedekatan di tengah perbedaan sekaligus persamaan.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan ada &amp;nbsp;enam agama yang diakui negar, yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu datang dari luar Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Karena itu, diperlukan proses &amp;quot;pengindonesiaan&amp;quot; tanpa mengubah substansi ajaran. Ini sudah berhasil kita lakukan, sehingga terwujud Indonesia sejati dengan simbol Bhinneka Tunggal Ika,&amp;rdquo; kata Nasaruddin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keberhasilan ini turut membentuk karakter masyarakat beragama yang tetap berpegang pada keyakinan, namun sekaligus mampu menjadi seratus persen Indonesia.&#13;
&#13;
Nasaruddin menegaskan, pengarifan lokal terhadap ajaran agama perlu terus dikembangkan tanpa melanggar inti ajaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indahnya Indonesia terletak pada kemampuan kita meramu nilai agama dengan kearifan lokal,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Nasaruddin juga menyebut keberhasilan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) sebagai bukti pentingnya kolaborasi lintas budaya dan lintas agama dalam menjaga stabilitas sosial.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia tersusun dari berbagai daerah dan kultur berbeda-beda. Karena itu kita harus mampu mengindonesiakan kearifan lokal, sekaligus melokalkan keindonesiaan itu sendiri. Jika filosofi ini kita camkan, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan, capaian harmoni tertinggi sepanjang sejarah itu berdasarkan indeks kerukunan umat beragama yang selalu dilakukan secara rutin oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terakhir Kemenag, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) pada 2024 menunjukkan skor akhir mencapai 76,47. Menurut Kamaruddin, indeks kerukunan tahun ini termasuk yang terbaik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi setiap tahun itu diukur kerukunan kita di Indonesia dan alhamdulillah tren-nya sangat baik, sangat bagus. Trennya naik terus dan tahun ini termasuk yang terbaik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, tahun ini tidak ada konflik-konflik bernuansa keagamaan, serta tidak ada keresahan sosial berdasarkan sentimen-sentimen keagamaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah kerja keras bersama Pak Menteri Agama bersama dengan FKUB, bersama dengan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama termasuk Pemda di seluruh Indonesia,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
