<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang</title><description>Jumlah korban tewas akibat bencana tersebut tembus 500 jiwa pada Sabtu (29/11/2025).  &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186793/korban-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-asia-tenggara-tembus-500-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186793/korban-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-asia-tenggara-tembus-500-orang"/><item><title>Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186793/korban-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-asia-tenggara-tembus-500-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186793/korban-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-asia-tenggara-tembus-500-orang</guid><pubDate>Minggu 30 November 2025 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/30/18/3186793/banjir_dan_longsor_di_padangsidempuan-UMte_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang (Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/30/18/3186793/banjir_dan_longsor_di_padangsidempuan-UMte_large.jpg</image><title>Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang (Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Banjir dan longsor melanda sejumlah negara di wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Jumlah korban tewas akibat bencana tersebut tembus 500 jiwa pada Sabtu (29/11/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang&#13;
&#13;
Hujan monsun yang deras mengguyur sebagian besar wilayah di ketiga negara tersebut minggu ini, melansir Guardian, Minggu (30/11/2025). Bencana ini menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan orang terlantar. Banyak di antaranya berada di atap rumah menunggu pertolongan.&#13;
&#13;
Tim penyelamat di Indonesia kesulitan mencapai daerah-daerah terdampak paling parah di Pulau Sumatra. Setidaknya 350 orang telah meninggal dunia dan 279 orang masih hilang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah korban tewas di Sumatera Utara meningkat menjadi 166 orang, sementara 90 orang meninggal dunia di Sumatera Barat. Tim penyelamat juga mengevakuasi 47 jenazah di Aceh,&amp;quot; kata Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.&#13;
&#13;
Lebih dari 3.500 polisi dikerahkan untuk mencari korban yang masih hilang dan membantu mendistribusikan bantuan kepada lebih dari 28.400 orang yang mengungsi ke tempat penampungan sementara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekitar 80.000 orang telah dievakuasi dan ratusan lainnya masih terlantar di tiga provinsi di Pulau Sumatra, wilayah paling barat Indonesia,&amp;quot; ujar Suharyanto dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, operasi penyemaian awan akan dimulai di Sumatra Barat untuk mengurangi curah hujan, yang sebagian besar telah mereda pada Sabtu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Banjir di Thailand&#13;
&#13;
Di Thailand, lebih dari 1,4 juta rumah tangga &amp;ndash; 3,8 juta orang &amp;ndash; telah terdampak banjir, ungkap Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana pada Sabtu.&#13;
&#13;
Di Thailand selatan, ketinggian air mencapai 3 meter di Provinsi Songkhla dan menewaskan sedikitnya 145 orang dalam salah satu banjir terburuk dalam satu dekade.&#13;
&#13;
Pemerintah pada Sabtu menyatakan, jumlah korban tewas di delapan provinsi telah meningkat menjadi 162.&#13;
&#13;
Para pekerja di salah satu rumah sakit di Hat Yai yang terdampak parah memindahkan jenazah ke dalam truk berpendingin setelah kamar mayat melebihi kapasitas.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengunjungi tempat penampungan pengungsi di distrik tersebut pada Jumat. Ia mengakui kekurangan pemerintah dalam pengelolaan banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sungguh-sungguh harus meminta maaf kepada mereka karena membiarkan hal ini terjadi selama saya menjabat,&amp;quot; ujarnya dalam rekaman yang disiarkan di AmarinTV.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah selanjutnya adalah mencegah situasi memburuk,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengumumkan jangka waktu dua minggu untuk pembersihan distrik tersebut.&#13;
&#13;
Pemerintah Thailand meluncurkan langkah-langkah bantuan bagi mereka yang terdampak banjir, termasuk kompensasi hingga 2 juta baht (sekitar Rp1 miliar) bagi rumah tangga yang kehilangan anggota keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Banjir di Malaysia&#13;
&#13;
Dua orang tewas di Malaysia akibat banjir yang disebabkan hujan deras yang menyebabkan sebagian wilayah utara negara bagian Perlis terendam air.&#13;
&#13;
Musim hujan tahunan, biasanya antara bulan Juni dan September, seringkali membawa hujan lebat, yang memicu tanah longsor dan banjir bandang.&#13;
&#13;
&#13;
Badai tropis telah memperburuk kondisi, dan jumlah korban banjir di Indonesia dan Thailand termasuk yang tertinggi di antara kedua negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Perubahan iklim telah memengaruhi pola badai, termasuk durasi dan intensitas musim, yang menyebabkan curah hujan yang lebih tinggi, banjir bandang, dan hembusan angin yang lebih kencang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir dan longsor melanda sejumlah negara di wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Jumlah korban tewas akibat bencana tersebut tembus 500 jiwa pada Sabtu (29/11/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Tembus 500 Orang&#13;
&#13;
Hujan monsun yang deras mengguyur sebagian besar wilayah di ketiga negara tersebut minggu ini, melansir Guardian, Minggu (30/11/2025). Bencana ini menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan orang terlantar. Banyak di antaranya berada di atap rumah menunggu pertolongan.&#13;
&#13;
Tim penyelamat di Indonesia kesulitan mencapai daerah-daerah terdampak paling parah di Pulau Sumatra. Setidaknya 350 orang telah meninggal dunia dan 279 orang masih hilang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah korban tewas di Sumatera Utara meningkat menjadi 166 orang, sementara 90 orang meninggal dunia di Sumatera Barat. Tim penyelamat juga mengevakuasi 47 jenazah di Aceh,&amp;quot; kata Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.&#13;
&#13;
Lebih dari 3.500 polisi dikerahkan untuk mencari korban yang masih hilang dan membantu mendistribusikan bantuan kepada lebih dari 28.400 orang yang mengungsi ke tempat penampungan sementara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekitar 80.000 orang telah dievakuasi dan ratusan lainnya masih terlantar di tiga provinsi di Pulau Sumatra, wilayah paling barat Indonesia,&amp;quot; ujar Suharyanto dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, operasi penyemaian awan akan dimulai di Sumatra Barat untuk mengurangi curah hujan, yang sebagian besar telah mereda pada Sabtu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Banjir di Thailand&#13;
&#13;
Di Thailand, lebih dari 1,4 juta rumah tangga &amp;ndash; 3,8 juta orang &amp;ndash; telah terdampak banjir, ungkap Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana pada Sabtu.&#13;
&#13;
Di Thailand selatan, ketinggian air mencapai 3 meter di Provinsi Songkhla dan menewaskan sedikitnya 145 orang dalam salah satu banjir terburuk dalam satu dekade.&#13;
&#13;
Pemerintah pada Sabtu menyatakan, jumlah korban tewas di delapan provinsi telah meningkat menjadi 162.&#13;
&#13;
Para pekerja di salah satu rumah sakit di Hat Yai yang terdampak parah memindahkan jenazah ke dalam truk berpendingin setelah kamar mayat melebihi kapasitas.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengunjungi tempat penampungan pengungsi di distrik tersebut pada Jumat. Ia mengakui kekurangan pemerintah dalam pengelolaan banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sungguh-sungguh harus meminta maaf kepada mereka karena membiarkan hal ini terjadi selama saya menjabat,&amp;quot; ujarnya dalam rekaman yang disiarkan di AmarinTV.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah selanjutnya adalah mencegah situasi memburuk,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengumumkan jangka waktu dua minggu untuk pembersihan distrik tersebut.&#13;
&#13;
Pemerintah Thailand meluncurkan langkah-langkah bantuan bagi mereka yang terdampak banjir, termasuk kompensasi hingga 2 juta baht (sekitar Rp1 miliar) bagi rumah tangga yang kehilangan anggota keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Banjir di Malaysia&#13;
&#13;
Dua orang tewas di Malaysia akibat banjir yang disebabkan hujan deras yang menyebabkan sebagian wilayah utara negara bagian Perlis terendam air.&#13;
&#13;
Musim hujan tahunan, biasanya antara bulan Juni dan September, seringkali membawa hujan lebat, yang memicu tanah longsor dan banjir bandang.&#13;
&#13;
&#13;
Badai tropis telah memperburuk kondisi, dan jumlah korban banjir di Indonesia dan Thailand termasuk yang tertinggi di antara kedua negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Perubahan iklim telah memengaruhi pola badai, termasuk durasi dan intensitas musim, yang menyebabkan curah hujan yang lebih tinggi, banjir bandang, dan hembusan angin yang lebih kencang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
