<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WNI Korban Tewas Kebakaran Apartemen Hong Kong Bertambah Jadi 9 Orang, 3 Lainnya Terluka </title><description>Ratusan orang masih hilang setelah kebakaran berhasil dipadamkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186855/wni-korban-tewas-kebakaran-apartemen-hong-kong-bertambah-jadi-9-orang-3-lainnya-terluka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186855/wni-korban-tewas-kebakaran-apartemen-hong-kong-bertambah-jadi-9-orang-3-lainnya-terluka"/><item><title>WNI Korban Tewas Kebakaran Apartemen Hong Kong Bertambah Jadi 9 Orang, 3 Lainnya Terluka </title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186855/wni-korban-tewas-kebakaran-apartemen-hong-kong-bertambah-jadi-9-orang-3-lainnya-terluka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/30/18/3186855/wni-korban-tewas-kebakaran-apartemen-hong-kong-bertambah-jadi-9-orang-3-lainnya-terluka</guid><pubDate>Minggu 30 November 2025 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/30/18/3186855/apartemen_wang_fuk_court_hangus_akibat_kebakaran-HJT1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">9 WNI tewas dalam kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/30/18/3186855/apartemen_wang_fuk_court_hangus_akibat_kebakaran-HJT1_large.jpg</image><title>9 WNI tewas dalam kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kebakaran gedung apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong, China telah bertambah 2 orang, begitu juga dengan korban luka-luka yang bertambah 1 orang, menurut keterangan Kepolisian Hong Kong yang dikutip Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI). Dengan laporan terbaru ini, jumlah WNI korban tewas dalam insiden ini menjadi 9 orang, dan korban luka-luka menjadi 3 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang,&amp;rdquo; demikian keterangan Kemlu RI, Minggu, (30/11/2025).&#13;
&#13;
Hingga Minggu, (30/11/2025) kebakaran ini dilaporkan telah menewaskan setidaknya 128 orang, dengan 83 orang lainnya luka-luka dan 150 orang masih hilang. Insiden ini merupakan kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam hampir 80 tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab kebakaran belum diketahui, tetapi para pejabat mengatakan api yang mulai berkobar pada Rabu, 26 November, menyebar dengan cepat ke atas dan di antara blok-blok tersebut karena bahan-bahan mudah terbakar yang diletakkan di bagian luarnya.&#13;
&#13;
Pemerintah Hong Kong telah menetapkan tiga hari berkabung untuk mengenang para korban kebakaran. Pihak berwenang juga telah menangkap setidaknya 11 orang terkait insiden kebakaran ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kebakaran gedung apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong, China telah bertambah 2 orang, begitu juga dengan korban luka-luka yang bertambah 1 orang, menurut keterangan Kepolisian Hong Kong yang dikutip Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI). Dengan laporan terbaru ini, jumlah WNI korban tewas dalam insiden ini menjadi 9 orang, dan korban luka-luka menjadi 3 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang,&amp;rdquo; demikian keterangan Kemlu RI, Minggu, (30/11/2025).&#13;
&#13;
Hingga Minggu, (30/11/2025) kebakaran ini dilaporkan telah menewaskan setidaknya 128 orang, dengan 83 orang lainnya luka-luka dan 150 orang masih hilang. Insiden ini merupakan kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam hampir 80 tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab kebakaran belum diketahui, tetapi para pejabat mengatakan api yang mulai berkobar pada Rabu, 26 November, menyebar dengan cepat ke atas dan di antara blok-blok tersebut karena bahan-bahan mudah terbakar yang diletakkan di bagian luarnya.&#13;
&#13;
Pemerintah Hong Kong telah menetapkan tiga hari berkabung untuk mengenang para korban kebakaran. Pihak berwenang juga telah menangkap setidaknya 11 orang terkait insiden kebakaran ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
