<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Warga Sibolga Jarah Minimarket, Ini Penjelasan Kepala BNPB</title><description>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan terkait beredarnya video viral yang menampilkan warga Sibolga diduga melakukan penjarahan di sebuah minimarket untuk mengambil makanan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/337/3186884/viral-warga-sibolga-jarah-minimarket-ini-penjelasan-kepala-bnpb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/30/337/3186884/viral-warga-sibolga-jarah-minimarket-ini-penjelasan-kepala-bnpb"/><item><title>Viral Warga Sibolga Jarah Minimarket, Ini Penjelasan Kepala BNPB</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/30/337/3186884/viral-warga-sibolga-jarah-minimarket-ini-penjelasan-kepala-bnpb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/30/337/3186884/viral-warga-sibolga-jarah-minimarket-ini-penjelasan-kepala-bnpb</guid><pubDate>Minggu 30 November 2025 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/30/337/3186884/kepala_bnpb_letjen_tni_suharyanto-bdfO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/30/337/3186884/kepala_bnpb_letjen_tni_suharyanto-bdfO_large.jpg</image><title>Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan terkait beredarnya video viral yang menampilkan warga Sibolga diduga melakukan penjarahan di sebuah minimarket untuk mengambil makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik. Kami sudah mengecek ke personel yang bisa masuk ke sana, dan memang warga mengambil bahan makanan,&amp;rdquo; kata Suharyanto saat konferensi pers bersama Menko PMK, Minggu (30/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun tidak bersifat menjarah, tidak merusak, memecahkan kaca, dan sebagainya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Suharyanto, warga melakukan tindakan tersebut karena khawatir pasokan makanan semakin menipis akibat wilayah yang masih terisolasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka mengambil bahan makanan, mungkin karena takut dan khawatir kondisi tertutup serta bahan makanan terbatas. Itu yang sebagian viral di media sosial,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menambahkan bahwa penanganan di Sibolga mendapat sejumlah kritik dari masyarakat. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa masukan tersebut dijadikan bahan evaluasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin bapak-ibu kalau buka TikTok, ada video saya bicara soal penjarahan. Sebagian isinya hujatan&amp;mdash;ada yang 10 ribu, 5 ribu (komentar) menghujat kami dan penanganan yang dilakukan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi kami tetap optimis karena yang mendukung masih lebih banyak daripada yang memberikan kritik negatif. Namun semua itu tetap menjadi perhatian kami,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan terkait beredarnya video viral yang menampilkan warga Sibolga diduga melakukan penjarahan di sebuah minimarket untuk mengambil makanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik. Kami sudah mengecek ke personel yang bisa masuk ke sana, dan memang warga mengambil bahan makanan,&amp;rdquo; kata Suharyanto saat konferensi pers bersama Menko PMK, Minggu (30/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun tidak bersifat menjarah, tidak merusak, memecahkan kaca, dan sebagainya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Suharyanto, warga melakukan tindakan tersebut karena khawatir pasokan makanan semakin menipis akibat wilayah yang masih terisolasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka mengambil bahan makanan, mungkin karena takut dan khawatir kondisi tertutup serta bahan makanan terbatas. Itu yang sebagian viral di media sosial,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menambahkan bahwa penanganan di Sibolga mendapat sejumlah kritik dari masyarakat. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa masukan tersebut dijadikan bahan evaluasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin bapak-ibu kalau buka TikTok, ada video saya bicara soal penjarahan. Sebagian isinya hujatan&amp;mdash;ada yang 10 ribu, 5 ribu (komentar) menghujat kami dan penanganan yang dilakukan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi kami tetap optimis karena yang mendukung masih lebih banyak daripada yang memberikan kritik negatif. Namun semua itu tetap menjadi perhatian kami,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
