<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepsek SMP di Cilincing Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya!</title><description>Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMP di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), berinisial W ditemukan tewas dalam kondisi tergantung. Polisi telah mengungkap kronologi penemuan jenazah tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/01/338/3187071/kepsek-smp-di-cilincing-ditemukan-tewas-tergantung-begini-kronologinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/01/338/3187071/kepsek-smp-di-cilincing-ditemukan-tewas-tergantung-begini-kronologinya"/><item><title>Kepsek SMP di Cilincing Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/01/338/3187071/kepsek-smp-di-cilincing-ditemukan-tewas-tergantung-begini-kronologinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/01/338/3187071/kepsek-smp-di-cilincing-ditemukan-tewas-tergantung-begini-kronologinya</guid><pubDate>Senin 01 Desember 2025 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/01/338/3187071/kepsek_smp_cilincing-7Gwo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepsek SMP Cilincing ditemukan tewas tergantung (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/01/338/3187071/kepsek_smp_cilincing-7Gwo_large.jpg</image><title>Kepsek SMP Cilincing ditemukan tewas tergantung (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMP di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), berinisial W ditemukan tewas dalam kondisi tergantung. Polisi telah mengungkap kronologi penemuan jenazah tersebut.&#13;
&#13;
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan, Rika Aryani, saat hendak membuka ruangan pada pukul 06.15 WIB. Melihat kondisi yang tidak wajar, ia langsung meminta bantuan warga sekitar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat hendak masuk, ia melihat korban dalam kondisi tidak wajar dan langsung memanggil warga sekitar untuk memastikan keadaan korban,&amp;quot; ujar Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP M. Fauzan Yonnadi, Senin (1/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekitar pukul 07.00 WIB, polisi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa guna memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.&#13;
&#13;
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi kuat bahwa korban meninggal akibat gantung diri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun demikian, penyebab pasti kematian baru dapat disimpulkan setelah proses autopsi selesai,&amp;quot; kata Fauzan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban terakhir terlihat di sekolah pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah itu, tidak ada saksi yang melihat korban meninggalkan area sekolah hingga akhirnya ditemukan tergantung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini kami masih mendalami latar belakang, motif, serta komunikasi terakhir korban sebelum kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Perlu diketahui, Kepsek dari Sekolah Menengah Pertama Syahid 2 di Cilincing, Jakarta Utara, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di lingkungan sekolah, pada Senin, 1 Desember 2025, pagi.&#13;
&#13;
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMP di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), berinisial W ditemukan tewas dalam kondisi tergantung. Polisi telah mengungkap kronologi penemuan jenazah tersebut.&#13;
&#13;
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan, Rika Aryani, saat hendak membuka ruangan pada pukul 06.15 WIB. Melihat kondisi yang tidak wajar, ia langsung meminta bantuan warga sekitar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat hendak masuk, ia melihat korban dalam kondisi tidak wajar dan langsung memanggil warga sekitar untuk memastikan keadaan korban,&amp;quot; ujar Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP M. Fauzan Yonnadi, Senin (1/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekitar pukul 07.00 WIB, polisi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa guna memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.&#13;
&#13;
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi kuat bahwa korban meninggal akibat gantung diri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun demikian, penyebab pasti kematian baru dapat disimpulkan setelah proses autopsi selesai,&amp;quot; kata Fauzan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban terakhir terlihat di sekolah pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah itu, tidak ada saksi yang melihat korban meninggalkan area sekolah hingga akhirnya ditemukan tergantung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini kami masih mendalami latar belakang, motif, serta komunikasi terakhir korban sebelum kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Perlu diketahui, Kepsek dari Sekolah Menengah Pertama Syahid 2 di Cilincing, Jakarta Utara, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di lingkungan sekolah, pada Senin, 1 Desember 2025, pagi.&#13;
&#13;
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
