<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Dua Pekerja Dibunuh KKB Secara Sadis saat HUT OPM</title><description>Kedua korban yang diketahui bernama Sugianto (43) dan Hardiyanto (39) dibunuh saat Hari Kemerdekaan Papua atau HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/01/340/3187139/kronologi-dua-pekerja-dibunuh-kkb-secara-sadis-saat-hut-opm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/01/340/3187139/kronologi-dua-pekerja-dibunuh-kkb-secara-sadis-saat-hut-opm"/><item><title>Kronologi Dua Pekerja Dibunuh KKB Secara Sadis saat HUT OPM</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/01/340/3187139/kronologi-dua-pekerja-dibunuh-kkb-secara-sadis-saat-hut-opm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/01/340/3187139/kronologi-dua-pekerja-dibunuh-kkb-secara-sadis-saat-hut-opm</guid><pubDate>Senin 01 Desember 2025 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/01/340/3187139/kkb-bZR8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/01/340/3187139/kkb-bZR8_large.jpg</image><title> Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua pekerja pencari kayu gaharu tewas dibunuh oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Kedua korban yang diketahui bernama Sugianto (43) dan Hardiyanto (39) dibunuh saat Hari Kemerdekaan Papua atau HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM), pada 1 Desember 2025.&#13;
&#13;
Sementara ada warga yang berhasil melarikan diri yakni, Nur Asyah (istri almarhum Sugianto) dan Alias (saudara Nur Asyah).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengungkapkan, bahwa Tim telah menerjunkan personel untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan,&amp;rdquo; kata Faizal, Senin (1/12/2025)&#13;
&#13;
Faizal menegaskan, Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Dia juga mengungkapkan kronologi peristwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi E menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 18.05 WIT dirinya menerima panggilan telepon dari korban selamat yakni Alias, yang melaporkan terjadinya penyerangan terhadap dua pekerja gaharu di Camp Kampung Bor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh korban diketahui telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun bersama keluarga mereka,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Alias kata Faizal menjelaskan, bahwa pada siang hari, sekelompok OTK mendatangi Camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.&#13;
&#13;
Seluruh korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa dua jenazah korban sedang dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam.&#13;
&#13;
Keempat korban merupakan satu keluarga berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat. Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga ini juga menjalankan usaha kios sembako di Kampung Bor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampai saat ini, semua korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Kota Agats,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua pekerja pencari kayu gaharu tewas dibunuh oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Kedua korban yang diketahui bernama Sugianto (43) dan Hardiyanto (39) dibunuh saat Hari Kemerdekaan Papua atau HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM), pada 1 Desember 2025.&#13;
&#13;
Sementara ada warga yang berhasil melarikan diri yakni, Nur Asyah (istri almarhum Sugianto) dan Alias (saudara Nur Asyah).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengungkapkan, bahwa Tim telah menerjunkan personel untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan,&amp;rdquo; kata Faizal, Senin (1/12/2025)&#13;
&#13;
Faizal menegaskan, Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Dia juga mengungkapkan kronologi peristwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi E menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 18.05 WIT dirinya menerima panggilan telepon dari korban selamat yakni Alias, yang melaporkan terjadinya penyerangan terhadap dua pekerja gaharu di Camp Kampung Bor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh korban diketahui telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun bersama keluarga mereka,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Alias kata Faizal menjelaskan, bahwa pada siang hari, sekelompok OTK mendatangi Camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.&#13;
&#13;
Seluruh korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa dua jenazah korban sedang dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam.&#13;
&#13;
Keempat korban merupakan satu keluarga berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat. Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga ini juga menjalankan usaha kios sembako di Kampung Bor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampai saat ini, semua korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Kota Agats,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
