<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil dan Jejak Kriminal Dewi Astutik, Ratu Narkoba Jaringan Internasional yang Ditangkap di Kamboja</title><description>Selain itu, dia juga terlibat dalam berapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187476/profil-dan-jejak-kriminal-dewi-astutik-ratu-narkoba-jaringan-internasional-yang-ditangkap-di-kamboja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187476/profil-dan-jejak-kriminal-dewi-astutik-ratu-narkoba-jaringan-internasional-yang-ditangkap-di-kamboja"/><item><title>Profil dan Jejak Kriminal Dewi Astutik, Ratu Narkoba Jaringan Internasional yang Ditangkap di Kamboja</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187476/profil-dan-jejak-kriminal-dewi-astutik-ratu-narkoba-jaringan-internasional-yang-ditangkap-di-kamboja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187476/profil-dan-jejak-kriminal-dewi-astutik-ratu-narkoba-jaringan-internasional-yang-ditangkap-di-kamboja</guid><pubDate>Rabu 03 Desember 2025 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/03/337/3187476/narkoba-Ks7S_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil dan Jejak Kriminal Dewi Astutik/Foto: BNN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/03/337/3187476/narkoba-Ks7S_large.jpg</image><title>Profil dan Jejak Kriminal Dewi Astutik/Foto: BNN</title></images><description>JAKARTA - Profil dan jejak kriminal Dewi Astutik, ratu narkoba jaringan internasional yang ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone. Dewi tiba di Indonesia pada Selasa (2/12/2025) malam.&#13;
&#13;
Dewi Astutik alias Mami merupakan pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu jaringan golden triangle senilai Rp5 triliun. Dia juga terlibat bersama gembong narkoba Fredy Pratama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil analisa terdapat dua nama utama asal Indonesia yang mendominasi penyelundupan narkoba di kawasan Golden Triangle yakni Freddy Pratama,&amp;quot; kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto dikutip, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dewi Astutik juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan. Dia terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara dan Afrika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,&amp;quot; kata Suyudi.&#13;
&#13;
Selain itu, dia juga terlibat dalam berapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jaringan ini diketahui beraktivitas sebagai pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, Dewi Astutik saat ini berusia 43 tahun dengan identitas KTP tercatat lahir di Ponorogo, Jawa Timur. &amp;nbsp;pada 8 April 1983&#13;
&#13;
Sebelum terjerumus dalam kasus narkoba berskala internasional, Dewi pernah bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dewi pernah bekerja di Taiwan, kemudian di Hong Kong, dan yang terakhir di Kamboja.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Profil dan jejak kriminal Dewi Astutik, ratu narkoba jaringan internasional yang ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone. Dewi tiba di Indonesia pada Selasa (2/12/2025) malam.&#13;
&#13;
Dewi Astutik alias Mami merupakan pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu jaringan golden triangle senilai Rp5 triliun. Dia juga terlibat bersama gembong narkoba Fredy Pratama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil analisa terdapat dua nama utama asal Indonesia yang mendominasi penyelundupan narkoba di kawasan Golden Triangle yakni Freddy Pratama,&amp;quot; kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto dikutip, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dewi Astutik juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan. Dia terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara dan Afrika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,&amp;quot; kata Suyudi.&#13;
&#13;
Selain itu, dia juga terlibat dalam berapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jaringan ini diketahui beraktivitas sebagai pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, Dewi Astutik saat ini berusia 43 tahun dengan identitas KTP tercatat lahir di Ponorogo, Jawa Timur. &amp;nbsp;pada 8 April 1983&#13;
&#13;
Sebelum terjerumus dalam kasus narkoba berskala internasional, Dewi pernah bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dewi pernah bekerja di Taiwan, kemudian di Hong Kong, dan yang terakhir di Kamboja.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
