<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peran Ngeri &amp;lsquo;Mami&amp;rsquo; Dewi, Buronan Rp5 Triliun Pengendali Jaringan Narkoba Internasional</title><description>Aparat akhirnya berhasil menangkap buronan kelas kakap Dewi Astutik alias Mami, sosok yang diduga menjadi aktor utama di balik penyelundupan narkoba senilai Rp5 triliun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187508/peran-ngeri-lsquo-mami-rsquo-dewi-buronan-rp5-triliun-pengendali-jaringan-narkoba-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187508/peran-ngeri-lsquo-mami-rsquo-dewi-buronan-rp5-triliun-pengendali-jaringan-narkoba-internasional"/><item><title>Peran Ngeri &amp;lsquo;Mami&amp;rsquo; Dewi, Buronan Rp5 Triliun Pengendali Jaringan Narkoba Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187508/peran-ngeri-lsquo-mami-rsquo-dewi-buronan-rp5-triliun-pengendali-jaringan-narkoba-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/03/337/3187508/peran-ngeri-lsquo-mami-rsquo-dewi-buronan-rp5-triliun-pengendali-jaringan-narkoba-internasional</guid><pubDate>Rabu 03 Desember 2025 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/03/337/3187508/buronan_narkoba_kelas_kakap_dewi_astutik_alias_mami-iwTK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buronan narkoba kelas kakap Dewi Astutik alias Mami (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/03/337/3187508/buronan_narkoba_kelas_kakap_dewi_astutik_alias_mami-iwTK_large.jpg</image><title>Buronan narkoba kelas kakap Dewi Astutik alias Mami (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Aparat akhirnya berhasil menangkap buronan kelas kakap Dewi Astutik alias Mami, sosok yang diduga menjadi aktor utama di balik penyelundupan narkoba senilai Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap peran besar dan mengerikan dari perempuan yang dijuluki &amp;ldquo;Mami&amp;rdquo; tersebut. Ia bahkan diketahui turut menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan lantaran terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Afrika.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia&amp;ndash;Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,&amp;rdquo; kata Suyudi, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mami Dewi terlibat dalam penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle. Ia ditangkap aparat di wilayah Sihanoukville, Kamboja bagian barat, saat hendak memasuki lobi sebuah hotel.&#13;
&#13;
Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan. &amp;ldquo;Target berhasil diamankan ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki,&amp;rdquo; ujar Suyudi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah ditangkap, Dewi langsung dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses interogasi dan verifikasi identitas sebelum dipulangkan ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi di sejumlah negara,&amp;rdquo; tutur Suyudi.&#13;
&#13;
Dewi diketahui menjadi aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu yang digagalkan pada Mei 2025, serta sejumlah kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.&#13;
&#13;
Di bawah kendalinya, jaringan ini diketahui beroperasi dalam pengambilan dan distribusi berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan sasaran wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia merupakan aktor utama dari penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun dan kasus narkotika lainnya di Indonesia. Penangkapan dua ton sabu tersebut telah menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman narkotika,&amp;rdquo; tutup Suyudi.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Aparat akhirnya berhasil menangkap buronan kelas kakap Dewi Astutik alias Mami, sosok yang diduga menjadi aktor utama di balik penyelundupan narkoba senilai Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap peran besar dan mengerikan dari perempuan yang dijuluki &amp;ldquo;Mami&amp;rdquo; tersebut. Ia bahkan diketahui turut menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan lantaran terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Afrika.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia&amp;ndash;Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,&amp;rdquo; kata Suyudi, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mami Dewi terlibat dalam penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle. Ia ditangkap aparat di wilayah Sihanoukville, Kamboja bagian barat, saat hendak memasuki lobi sebuah hotel.&#13;
&#13;
Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan. &amp;ldquo;Target berhasil diamankan ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki,&amp;rdquo; ujar Suyudi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah ditangkap, Dewi langsung dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses interogasi dan verifikasi identitas sebelum dipulangkan ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi di sejumlah negara,&amp;rdquo; tutur Suyudi.&#13;
&#13;
Dewi diketahui menjadi aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu yang digagalkan pada Mei 2025, serta sejumlah kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.&#13;
&#13;
Di bawah kendalinya, jaringan ini diketahui beroperasi dalam pengambilan dan distribusi berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan sasaran wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia merupakan aktor utama dari penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun dan kasus narkotika lainnya di Indonesia. Penangkapan dua ton sabu tersebut telah menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman narkotika,&amp;rdquo; tutup Suyudi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
