<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan</title><description>Ahmad Muzani menilai pemerintah memiliki perhitungan dalam menetapkan status kebencanaan di Tanah Air.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/04/337/3187722/banjir-sumatera-tak-ditetapkan-bencana-nasional-ketua-mpr-pemerintah-punya-hitung-hitungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/04/337/3187722/banjir-sumatera-tak-ditetapkan-bencana-nasional-ketua-mpr-pemerintah-punya-hitung-hitungan"/><item><title>Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/04/337/3187722/banjir-sumatera-tak-ditetapkan-bencana-nasional-ketua-mpr-pemerintah-punya-hitung-hitungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/04/337/3187722/banjir-sumatera-tak-ditetapkan-bencana-nasional-ketua-mpr-pemerintah-punya-hitung-hitungan</guid><pubDate>Kamis 04 Desember 2025 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/04/337/3187722/ketua_mpr_ri_ahmad_muzani-cgX9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan (iNews Media Group/Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/04/337/3187722/ketua_mpr_ri_ahmad_muzani-cgX9_large.jpg</image><title>Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Ketua MPR: Pemerintah Punya Hitung-Hitungan (iNews Media Group/Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menilai pemerintah memiliki perhitungan dalam menetapkan status kebencanaan di Tanah Air, termasuk bencana banjir di Sumatera.&#13;
&#13;
1. Pemerintah Punya Kalkulasi&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah punya hitung-hitungan. Pemerintah punya kalkulasi tentang apakah bencana ini mau ditingkatkan menjadi status bencana nasional atau tidak,&amp;quot; kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).&#13;
&#13;
Muzani menilai, penanganan bencana di sejumlah titik banjir di Pulau Sematera telah membaik, seperti di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar).&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang hubungan antardesa ke antarkecamatan, antarkabupaten beberapa tempat terputus. Tetapi, hubungan yang terputus itu mulai ada connecting. Teman-teman polisi, tentara, BNPB, serta para relawan juga bekerja keras,&amp;quot; ucap Muzani.&#13;
&#13;
Ia bangga dengan sikap proaktif masyarakat untuk membantu korban bencana di sana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang membanggakan bagi kami juga adalah partisipasi masyarakat yang dilakukan untuk memberi empati, simpati, support, dukungan juga luar biasa di tiga provinsi itu. Tentu ini adalah sebuah modal bagi kita,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Diketahui, banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar. &amp;nbsp;Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan per Rabu (3/12/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di wilayah Sumatera telah mencapai 770 orang. Sementara 463 jiwa lainnya masih hilang.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menilai pemerintah memiliki perhitungan dalam menetapkan status kebencanaan di Tanah Air, termasuk bencana banjir di Sumatera.&#13;
&#13;
1. Pemerintah Punya Kalkulasi&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah punya hitung-hitungan. Pemerintah punya kalkulasi tentang apakah bencana ini mau ditingkatkan menjadi status bencana nasional atau tidak,&amp;quot; kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).&#13;
&#13;
Muzani menilai, penanganan bencana di sejumlah titik banjir di Pulau Sematera telah membaik, seperti di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar).&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang hubungan antardesa ke antarkecamatan, antarkabupaten beberapa tempat terputus. Tetapi, hubungan yang terputus itu mulai ada connecting. Teman-teman polisi, tentara, BNPB, serta para relawan juga bekerja keras,&amp;quot; ucap Muzani.&#13;
&#13;
Ia bangga dengan sikap proaktif masyarakat untuk membantu korban bencana di sana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang membanggakan bagi kami juga adalah partisipasi masyarakat yang dilakukan untuk memberi empati, simpati, support, dukungan juga luar biasa di tiga provinsi itu. Tentu ini adalah sebuah modal bagi kita,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Diketahui, banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar. &amp;nbsp;Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan per Rabu (3/12/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di wilayah Sumatera telah mencapai 770 orang. Sementara 463 jiwa lainnya masih hilang.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
