<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Berencana Perluas Larangan Perjalanan ke Lebih dari 30 Negara, Indonesia Termasuk?</title><description>Pada Juni, Presiden Donald Trump mempertimbangkan larangan bagi warga dari 32 negara untuk masuk ke AS. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188032/as-berencana-perluas-larangan-perjalanan-ke-lebih-dari-30-negara-indonesia-termasuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188032/as-berencana-perluas-larangan-perjalanan-ke-lebih-dari-30-negara-indonesia-termasuk"/><item><title>AS Berencana Perluas Larangan Perjalanan ke Lebih dari 30 Negara, Indonesia Termasuk?</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188032/as-berencana-perluas-larangan-perjalanan-ke-lebih-dari-30-negara-indonesia-termasuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188032/as-berencana-perluas-larangan-perjalanan-ke-lebih-dari-30-negara-indonesia-termasuk</guid><pubDate>Jum'at 05 Desember 2025 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/05/18/3188032/menteri_keamanan_dalam_negeri_as_kristi_noem-m3P7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem. (Foto: X/@Sec_Noem)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/05/18/3188032/menteri_keamanan_dalam_negeri_as_kristi_noem-m3P7_large.jpg</image><title>Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem. (Foto: X/@Sec_Noem)</title></images><description>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) berencana memperluas jumlah negara yang tercakup dalam larangan perjalanan menjadi lebih dari 30 negara. Hal itu diungkapkan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem pada Kamis, (4/12/2025), tanpa menyebutkan detail mengenai rencana tersebut.&#13;
&#13;
Dalam wawancara di acara &amp;quot;The Ingraham Angle&amp;quot; di Fox News, Noem diminta untuk mengonfirmasi apakah pemerintahan Presiden Donald Trump akan menambah jumlah negara dalam daftar larangan perjalanan menjadi 32 negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak akan menyebutkan jumlahnya secara spesifik, tetapi jumlahnya lebih dari 30, dan presiden terus mengevaluasi negara-negara,&amp;quot; ujar Noem, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Trump menandatangani proklamasi pada Juni yang melarang warga negara dari 12 negara memasuki AS dan membatasi warga negara dari tujuh negara lainnya, dengan alasan hal itu diperlukan untuk melindungi dari &amp;quot;teroris asing&amp;quot; dan ancaman keamanan lainnya. Larangan tersebut berlaku untuk imigran dan non-imigran, seperti turis, pelajar, dan pelancong bisnis.&#13;
&#13;
Noem tidak merinci negara mana yang akan ditambahkan ke dalam daftar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika mereka tidak memiliki pemerintahan yang stabil di sana, jika mereka tidak memiliki negara yang dapat menopang dirinya sendiri dan memberi tahu kami siapa orang-orang tersebut serta membantu kami memeriksa mereka, mengapa kami harus mengizinkan orang-orang dari negara itu datang ke Amerika Serikat?&amp;quot; tanya Noem.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pemerintahan Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk melarang warga negara dari 36 negara tambahan memasuki AS, menurut kabel internal Departemen Luar Negeri, yang dilaporkan Reuters.&#13;
&#13;
Perluasan daftar tersebut akan menandai eskalasi lebih lanjut dari langkah-langkah migrasi yang telah diambil pemerintahan sejak penembakan dua anggota Garda Nasional di Washington, DC, pekan lalu.&#13;
&#13;
Penyelidik mengatakan penembakan itu dilakukan oleh seorang warga negara Afghanistan yang memasuki AS pada 2021 melalui program pemukiman kembali, yang menurut pejabat pemerintahan Trump tidak memiliki pemeriksaan memadai.&#13;
&#13;
Beberapa hari setelah penembakan, Trump berjanji untuk &amp;quot;menghentikan sementara secara permanen&amp;quot; migrasi dari semua &amp;quot;Negara Dunia Ketiga&amp;quot;, meskipun ia tidak menyebutkan nama atau mendefinisikan &amp;quot;negara dunia ketiga&amp;quot;.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pejabat dari Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan Trump telah memerintahkan peninjauan menyeluruh terhadap kasus-kasus suaka yang disetujui di bawah pemerintahan pendahulunya, Presiden Demokrat Joe Biden, dan Green Card yang dikeluarkan untuk warga negara dari 19 negara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak kembali menjabat pada Januari, Trump secara agresif memprioritaskan penegakan hukum imigrasi, mengirimkan agen federal ke kota-kota besar di AS dan menolak pencari suaka di perbatasan AS-Meksiko. Pemerintahannya sering menyoroti dorongan deportasi, tetapi hingga kini kurang menekankan upaya untuk membentuk kembali imigrasi legal.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) berencana memperluas jumlah negara yang tercakup dalam larangan perjalanan menjadi lebih dari 30 negara. Hal itu diungkapkan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem pada Kamis, (4/12/2025), tanpa menyebutkan detail mengenai rencana tersebut.&#13;
&#13;
Dalam wawancara di acara &amp;quot;The Ingraham Angle&amp;quot; di Fox News, Noem diminta untuk mengonfirmasi apakah pemerintahan Presiden Donald Trump akan menambah jumlah negara dalam daftar larangan perjalanan menjadi 32 negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak akan menyebutkan jumlahnya secara spesifik, tetapi jumlahnya lebih dari 30, dan presiden terus mengevaluasi negara-negara,&amp;quot; ujar Noem, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Trump menandatangani proklamasi pada Juni yang melarang warga negara dari 12 negara memasuki AS dan membatasi warga negara dari tujuh negara lainnya, dengan alasan hal itu diperlukan untuk melindungi dari &amp;quot;teroris asing&amp;quot; dan ancaman keamanan lainnya. Larangan tersebut berlaku untuk imigran dan non-imigran, seperti turis, pelajar, dan pelancong bisnis.&#13;
&#13;
Noem tidak merinci negara mana yang akan ditambahkan ke dalam daftar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika mereka tidak memiliki pemerintahan yang stabil di sana, jika mereka tidak memiliki negara yang dapat menopang dirinya sendiri dan memberi tahu kami siapa orang-orang tersebut serta membantu kami memeriksa mereka, mengapa kami harus mengizinkan orang-orang dari negara itu datang ke Amerika Serikat?&amp;quot; tanya Noem.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pemerintahan Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk melarang warga negara dari 36 negara tambahan memasuki AS, menurut kabel internal Departemen Luar Negeri, yang dilaporkan Reuters.&#13;
&#13;
Perluasan daftar tersebut akan menandai eskalasi lebih lanjut dari langkah-langkah migrasi yang telah diambil pemerintahan sejak penembakan dua anggota Garda Nasional di Washington, DC, pekan lalu.&#13;
&#13;
Penyelidik mengatakan penembakan itu dilakukan oleh seorang warga negara Afghanistan yang memasuki AS pada 2021 melalui program pemukiman kembali, yang menurut pejabat pemerintahan Trump tidak memiliki pemeriksaan memadai.&#13;
&#13;
Beberapa hari setelah penembakan, Trump berjanji untuk &amp;quot;menghentikan sementara secara permanen&amp;quot; migrasi dari semua &amp;quot;Negara Dunia Ketiga&amp;quot;, meskipun ia tidak menyebutkan nama atau mendefinisikan &amp;quot;negara dunia ketiga&amp;quot;.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pejabat dari Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan Trump telah memerintahkan peninjauan menyeluruh terhadap kasus-kasus suaka yang disetujui di bawah pemerintahan pendahulunya, Presiden Demokrat Joe Biden, dan Green Card yang dikeluarkan untuk warga negara dari 19 negara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak kembali menjabat pada Januari, Trump secara agresif memprioritaskan penegakan hukum imigrasi, mengirimkan agen federal ke kota-kota besar di AS dan menolak pencari suaka di perbatasan AS-Meksiko. Pemerintahannya sering menyoroti dorongan deportasi, tetapi hingga kini kurang menekankan upaya untuk membentuk kembali imigrasi legal.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
