<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taiwan: Beijing Gelar Operasi Militer, Kerahkan Kapal Perang ke Laut Cina Selatan</title><description>Taiperi mengatakan bahwa armada kapal perang Chine membentang ratusan kilometer. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188072/taiwan-beijing-gelar-operasi-militer-kerahkan-kapal-perang-ke-laut-cina-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188072/taiwan-beijing-gelar-operasi-militer-kerahkan-kapal-perang-ke-laut-cina-selatan"/><item><title>Taiwan: Beijing Gelar Operasi Militer, Kerahkan Kapal Perang ke Laut Cina Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188072/taiwan-beijing-gelar-operasi-militer-kerahkan-kapal-perang-ke-laut-cina-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/05/18/3188072/taiwan-beijing-gelar-operasi-militer-kerahkan-kapal-perang-ke-laut-cina-selatan</guid><pubDate>Jum'at 05 Desember 2025 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/05/18/3188072/ilustrasi-XyPc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/05/18/3188072/ilustrasi-XyPc_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA - Taiwan menyatakan bahwa China mengerahkan kapal perang untuk &amp;quot;operasi militer&amp;quot; yang membentang ratusan kilometer dari Laut Kuning hingga Laut Cina Selatan, yang menimbulkan &amp;quot;ancaman&amp;quot; bagi kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Beijing, yang menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, tidak membenarkan maupun membantah manuver tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Taiwan dan badan keamanan lainnya memantau aktivitas China dan memiliki &amp;quot;pemahaman penuh atas situasi tersebut&amp;quot;, ujar juru bicara Kantor Kepresidenan, Karen Kuo, kepada wartawan pada Jumat, (5/12/2025).&#13;
&#13;
Ia tidak menyebutkan berapa banyak kapal China yang terlibat dalam pengerahan tersebut, tetapi sebuah sumber keamanan mengatakan jumlahnya &amp;quot;signifikan&amp;quot;. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.&#13;
&#13;
Operasi tersebut tidak terbatas pada Selat Taiwan, tetapi meluas dari Laut Kuning bagian selatan hingga Laut Cina Timur dan terus ke Laut Cina Selatan, bahkan hingga Pasifik Barat,&amp;quot; kata Kuo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini memang menimbulkan ancaman dan dampak bagi Indo-Pasifik dan seluruh kawasan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Taiwan mendesak China untuk &amp;quot;menahan diri&amp;quot;, kata Kuo, seraya menambahkan: &amp;quot;Kami juga yakin bahwa kami dapat menangani masalah ini dengan baik.&amp;quot;&#13;
&#13;
Baik angkatan bersenjata China maupun media pemerintah belum mengumumkan adanya peningkatan aktivitas militer di wilayah tempat Taiwan mengatakan kapal China telah terdeteksi.&#13;
&#13;
Latihan Evaluasi Tahunan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Beijing, Jiang Bin, mengatakan pada Jumat bahwa latihan angkatan laut di laut lepas mematuhi hukum internasional dan &amp;quot;tidak ditujukan kepada negara atau target tertentu&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia menanggapi pertanyaan tentang armada angkatan laut China yang dilaporkan mungkin menuju Australia.&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing &amp;quot;secara konsisten mengikuti kebijakan defensif&amp;quot; dan mendesak &amp;quot;pihak-pihak terkait&amp;quot; untuk tidak &amp;quot;bereaksi berlebihan atau... terlibat dalam propaganda yang tidak berdasar&amp;quot;.&#13;
&#13;
China menolak untuk mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk merebut Taiwan, dan juga secara kontroversial mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut Cina Selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala intelijen Taiwan, Tsai Ming-yen, mengatakan pada Rabu, (3/12/2025) bahwa Oktober hingga Desember adalah &amp;quot;musim puncak&amp;quot; untuk &amp;quot;latihan evaluasi tahunan&amp;quot; China.&#13;
&#13;
Ada kemungkinan bahwa Partai Komunis China (PKC) yang berkuasa dapat mengubah kegiatan militer yang tampaknya rutin menjadi latihan yang menargetkan Taiwan, Tsai memperingatkan.&#13;
&#13;
Desember lalu, Taiwan menyatakan sekitar 90 kapal perang dan kapal penjaga pantai China ikut serta dalam latihan besar-besaran, termasuk simulasi serangan terhadap kapal asing dan latihan blokade jalur laut dalam latihan maritim terbesar Beijing dalam beberapa tahun.&#13;
&#13;
Beijing tidak mengonfirmasi latihan tersebut saat itu.&#13;
&#13;
Amerika Serikat secara historis merupakan pendukung keamanan utama Taiwan.&#13;
&#13;
Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump mengisyaratkan potensi perubahan kebijakan tersebut pada hari Jumat, dengan mengatakan dalam sebuah dokumen strategi bahwa sekutu-sekutunya di Asia, yakni Jepang dan Korea Selatan, harus memikul lebih banyak beban dalam mempertahankan kawasan tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Taiwan menyatakan bahwa China mengerahkan kapal perang untuk &amp;quot;operasi militer&amp;quot; yang membentang ratusan kilometer dari Laut Kuning hingga Laut Cina Selatan, yang menimbulkan &amp;quot;ancaman&amp;quot; bagi kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Beijing, yang menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, tidak membenarkan maupun membantah manuver tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Taiwan dan badan keamanan lainnya memantau aktivitas China dan memiliki &amp;quot;pemahaman penuh atas situasi tersebut&amp;quot;, ujar juru bicara Kantor Kepresidenan, Karen Kuo, kepada wartawan pada Jumat, (5/12/2025).&#13;
&#13;
Ia tidak menyebutkan berapa banyak kapal China yang terlibat dalam pengerahan tersebut, tetapi sebuah sumber keamanan mengatakan jumlahnya &amp;quot;signifikan&amp;quot;. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.&#13;
&#13;
Operasi tersebut tidak terbatas pada Selat Taiwan, tetapi meluas dari Laut Kuning bagian selatan hingga Laut Cina Timur dan terus ke Laut Cina Selatan, bahkan hingga Pasifik Barat,&amp;quot; kata Kuo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini memang menimbulkan ancaman dan dampak bagi Indo-Pasifik dan seluruh kawasan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Taiwan mendesak China untuk &amp;quot;menahan diri&amp;quot;, kata Kuo, seraya menambahkan: &amp;quot;Kami juga yakin bahwa kami dapat menangani masalah ini dengan baik.&amp;quot;&#13;
&#13;
Baik angkatan bersenjata China maupun media pemerintah belum mengumumkan adanya peningkatan aktivitas militer di wilayah tempat Taiwan mengatakan kapal China telah terdeteksi.&#13;
&#13;
Latihan Evaluasi Tahunan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Beijing, Jiang Bin, mengatakan pada Jumat bahwa latihan angkatan laut di laut lepas mematuhi hukum internasional dan &amp;quot;tidak ditujukan kepada negara atau target tertentu&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia menanggapi pertanyaan tentang armada angkatan laut China yang dilaporkan mungkin menuju Australia.&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing &amp;quot;secara konsisten mengikuti kebijakan defensif&amp;quot; dan mendesak &amp;quot;pihak-pihak terkait&amp;quot; untuk tidak &amp;quot;bereaksi berlebihan atau... terlibat dalam propaganda yang tidak berdasar&amp;quot;.&#13;
&#13;
China menolak untuk mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk merebut Taiwan, dan juga secara kontroversial mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut Cina Selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala intelijen Taiwan, Tsai Ming-yen, mengatakan pada Rabu, (3/12/2025) bahwa Oktober hingga Desember adalah &amp;quot;musim puncak&amp;quot; untuk &amp;quot;latihan evaluasi tahunan&amp;quot; China.&#13;
&#13;
Ada kemungkinan bahwa Partai Komunis China (PKC) yang berkuasa dapat mengubah kegiatan militer yang tampaknya rutin menjadi latihan yang menargetkan Taiwan, Tsai memperingatkan.&#13;
&#13;
Desember lalu, Taiwan menyatakan sekitar 90 kapal perang dan kapal penjaga pantai China ikut serta dalam latihan besar-besaran, termasuk simulasi serangan terhadap kapal asing dan latihan blokade jalur laut dalam latihan maritim terbesar Beijing dalam beberapa tahun.&#13;
&#13;
Beijing tidak mengonfirmasi latihan tersebut saat itu.&#13;
&#13;
Amerika Serikat secara historis merupakan pendukung keamanan utama Taiwan.&#13;
&#13;
Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump mengisyaratkan potensi perubahan kebijakan tersebut pada hari Jumat, dengan mengatakan dalam sebuah dokumen strategi bahwa sekutu-sekutunya di Asia, yakni Jepang dan Korea Selatan, harus memikul lebih banyak beban dalam mempertahankan kawasan tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
