<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>11 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Afsel, Bocah 3 Tahun Ikut Jadi Korban</title><description>Polisi mengonfirmasi setidaknya 25 orang tertembak dalam peristiwa itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/06/18/3188245/11-orang-tewas-dalam-penembakan-massal-di-afsel-bocah-3-tahun-ikut-jadi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/06/18/3188245/11-orang-tewas-dalam-penembakan-massal-di-afsel-bocah-3-tahun-ikut-jadi-korban"/><item><title>11 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Afsel, Bocah 3 Tahun Ikut Jadi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/06/18/3188245/11-orang-tewas-dalam-penembakan-massal-di-afsel-bocah-3-tahun-ikut-jadi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/06/18/3188245/11-orang-tewas-dalam-penembakan-massal-di-afsel-bocah-3-tahun-ikut-jadi-korban</guid><pubDate>Sabtu 06 Desember 2025 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/06/18/3188245/ilustrasi-l9zZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/06/18/3188245/ilustrasi-l9zZ_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setidaknya 11 orang tewas dan 14 lainnya luka-luka ketika orang bersenjata menyerbu sebuah hostel di Saulsville, sebelah barat ibu kota Pretoria, Afrika Selatan, pada Sabtu (6/12/2025). Seorang anak berusia tiga tahun termasuk di antara korban tewas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setidaknya tiga pria bersenjata tak dikenal memasuki hostel ini, tempat sekelompok orang sedang minum, lalu mereka mulai menembak secara acak,&amp;rdquo; kata juru bicara kepolisian Brigadir Athlenda Mathe, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Motif penembakan belum diketahui dan belum ada penangkapan yang dilakukan. Ini adalah kejadian terbaru dari serangkaian penembakan massal yang mengguncang negara sarat kejahatan itu dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Para pria bersenjata dilaporkan memasuki tempat tersebut pukul 04.30 waktu setempat dan menembaki sekelompok pria yang sedang minum. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan seorang anak perempuan berusia 16 tahun termasuk di antara korban tewas dalam serangan itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya dapat mengonfirmasi bahwa total 25 orang tertembak,&amp;rdquo; kata Mathe.&#13;
&#13;
Mathe menyebut hostel tersebut sebagai &amp;ldquo;shebeen ilegal&amp;rdquo;, yakni tempat penjualan minuman keras ilegal. Ia mengatakan lokasi seperti ini merupakan tempat mayoritas penembakan massal terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Orang-orang yang tidak bersalah juga terjebak dalam baku tembak,&amp;rdquo; ujarnya kepada penyiar publik SABC.&#13;
&#13;
Afrika Selatan memiliki salah satu tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, dengan 45 orang per 100.000 penduduk menurut data 2023&amp;ndash;2024 dari Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan.&#13;
&#13;
Sekitar 63 orang tewas setiap hari antara April dan September, menurut data kepolisian.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setidaknya 11 orang tewas dan 14 lainnya luka-luka ketika orang bersenjata menyerbu sebuah hostel di Saulsville, sebelah barat ibu kota Pretoria, Afrika Selatan, pada Sabtu (6/12/2025). Seorang anak berusia tiga tahun termasuk di antara korban tewas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setidaknya tiga pria bersenjata tak dikenal memasuki hostel ini, tempat sekelompok orang sedang minum, lalu mereka mulai menembak secara acak,&amp;rdquo; kata juru bicara kepolisian Brigadir Athlenda Mathe, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Motif penembakan belum diketahui dan belum ada penangkapan yang dilakukan. Ini adalah kejadian terbaru dari serangkaian penembakan massal yang mengguncang negara sarat kejahatan itu dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Para pria bersenjata dilaporkan memasuki tempat tersebut pukul 04.30 waktu setempat dan menembaki sekelompok pria yang sedang minum. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan seorang anak perempuan berusia 16 tahun termasuk di antara korban tewas dalam serangan itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya dapat mengonfirmasi bahwa total 25 orang tertembak,&amp;rdquo; kata Mathe.&#13;
&#13;
Mathe menyebut hostel tersebut sebagai &amp;ldquo;shebeen ilegal&amp;rdquo;, yakni tempat penjualan minuman keras ilegal. Ia mengatakan lokasi seperti ini merupakan tempat mayoritas penembakan massal terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Orang-orang yang tidak bersalah juga terjebak dalam baku tembak,&amp;rdquo; ujarnya kepada penyiar publik SABC.&#13;
&#13;
Afrika Selatan memiliki salah satu tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, dengan 45 orang per 100.000 penduduk menurut data 2023&amp;ndash;2024 dari Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan.&#13;
&#13;
Sekitar 63 orang tewas setiap hari antara April dan September, menurut data kepolisian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
