<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Wamensos Tinjau Bencana Sumatra, Kehabisan Bensin hingga Antre 4 Jam</title><description>Wamensos mengungkapkan dirinya kehabisan bensin hingga antre 4 jam saat meninjau lokasi bencana. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188359/cerita-wamensos-tinjau-bencana-sumatra-kehabisan-bensin-hingga-antre-4-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188359/cerita-wamensos-tinjau-bencana-sumatra-kehabisan-bensin-hingga-antre-4-jam"/><item><title>Cerita Wamensos Tinjau Bencana Sumatra, Kehabisan Bensin hingga Antre 4 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188359/cerita-wamensos-tinjau-bencana-sumatra-kehabisan-bensin-hingga-antre-4-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188359/cerita-wamensos-tinjau-bencana-sumatra-kehabisan-bensin-hingga-antre-4-jam</guid><pubDate>Minggu 07 Desember 2025 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/07/337/3188359/wamensos_agus_jabo_priyono-HWTA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cerita Wamensos Tinjau Bencana Sumatra, Kehabisan Bensin hingga Antre 4 Jam (Nur Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/07/337/3188359/wamensos_agus_jabo_priyono-HWTA_large.jpg</image><title>Cerita Wamensos Tinjau Bencana Sumatra, Kehabisan Bensin hingga Antre 4 Jam (Nur Khabibi)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mengungkapkan saat dirinya meninjau lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. Kunjungan tersebut selama satu pekan kemarin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Kehabisan Bensin&#13;
&#13;
Wamensos mengungkapkan, ia dan rombongan sempat kehabisan bensin. Kala itu, ia menuju salah satu daerah untuk menyambut kedatangan Presiden RI, Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi waktu itu saya berangkat dari Medan ke Kutacane, menyambut kedatangan Presiden,&amp;quot; kata Agua saat ditemui pada kegiatan Funwalk Kemensos, memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 di kawasan Bundaran HI, Minggu (7/12/20245).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Kutacane sampai ke Medan itu antreannya luar biasa, pada waktu itu memang stoknya mungkin terbatas dan saya sendiri juga bersama rombongan kehabisan bensin,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akan hal itu, ia bersama rombongan kemudian memutuskan ikut mengantre BBM dan mendapatkannya beberapa jam setelahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi kemudian sekitar 4 jam 5 jam, akhirnya kita mendapatkan BBM dan kita bisa lanjut ke daerah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, ia menekankan kondisi tersebut berangsur-angsur membaik. Itu karena akses darat yang sebelumnya terputus mulai bisa dilalui kendaraan untuk distribusi BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sepertinya sekarang ini ya untuk kendala BBM mungkin sudah mulai terantisipasi karena akses ya. Akses untuk distribusi BBM ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana untuk jalur daratnya sudah mulai kondusif,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh bertambah 47 orang. Total korban tewas hingga Sabtu (6/12/2025) menjadi 914 jiwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bertambah 47 jiwa dari posisi kemarin di 867 jiwa. Jumlah korban meninggal secara total 914 jiwa,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual.&#13;
&#13;
Abdul Muhari membeberkan rincian persebaran korban meninggal. Di Aceh, tercatat 359 orang meninggal dunia, meningkat 14 jiwa dari data sehari sebelumnya yang masih berjumlah 345 korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian Sumatera Utara 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Ia menyampaikan perkembangan terbaru jumlah korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini, angkanya menurun menjadi 389 orang dari sebelumnya 521 orang.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, turunnya jumlah korban hilang karena beberapa orang yang sebelumnya tercatat hilang ternyata ditemukan dalam keadaan selamat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mengungkapkan saat dirinya meninjau lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. Kunjungan tersebut selama satu pekan kemarin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Kehabisan Bensin&#13;
&#13;
Wamensos mengungkapkan, ia dan rombongan sempat kehabisan bensin. Kala itu, ia menuju salah satu daerah untuk menyambut kedatangan Presiden RI, Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi waktu itu saya berangkat dari Medan ke Kutacane, menyambut kedatangan Presiden,&amp;quot; kata Agua saat ditemui pada kegiatan Funwalk Kemensos, memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 di kawasan Bundaran HI, Minggu (7/12/20245).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Kutacane sampai ke Medan itu antreannya luar biasa, pada waktu itu memang stoknya mungkin terbatas dan saya sendiri juga bersama rombongan kehabisan bensin,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akan hal itu, ia bersama rombongan kemudian memutuskan ikut mengantre BBM dan mendapatkannya beberapa jam setelahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi kemudian sekitar 4 jam 5 jam, akhirnya kita mendapatkan BBM dan kita bisa lanjut ke daerah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, ia menekankan kondisi tersebut berangsur-angsur membaik. Itu karena akses darat yang sebelumnya terputus mulai bisa dilalui kendaraan untuk distribusi BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sepertinya sekarang ini ya untuk kendala BBM mungkin sudah mulai terantisipasi karena akses ya. Akses untuk distribusi BBM ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana untuk jalur daratnya sudah mulai kondusif,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh bertambah 47 orang. Total korban tewas hingga Sabtu (6/12/2025) menjadi 914 jiwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bertambah 47 jiwa dari posisi kemarin di 867 jiwa. Jumlah korban meninggal secara total 914 jiwa,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual.&#13;
&#13;
Abdul Muhari membeberkan rincian persebaran korban meninggal. Di Aceh, tercatat 359 orang meninggal dunia, meningkat 14 jiwa dari data sehari sebelumnya yang masih berjumlah 345 korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian Sumatera Utara 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Ia menyampaikan perkembangan terbaru jumlah korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini, angkanya menurun menjadi 389 orang dari sebelumnya 521 orang.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, turunnya jumlah korban hilang karena beberapa orang yang sebelumnya tercatat hilang ternyata ditemukan dalam keadaan selamat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
