<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag Rehabilitasi Rumah Ibadah dan Ponpes yang Hancur Akibat Banjir Bandang Sumatera</title><description>Menag Nasaruddin memastikan, proses pendataan dilakukan secara profesional agar penyaluran bantuan tepat sasaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188397/kemenag-rehabilitasi-rumah-ibadah-dan-ponpes-yang-hancur-akibat-banjir-bandang-sumatera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188397/kemenag-rehabilitasi-rumah-ibadah-dan-ponpes-yang-hancur-akibat-banjir-bandang-sumatera"/><item><title>Kemenag Rehabilitasi Rumah Ibadah dan Ponpes yang Hancur Akibat Banjir Bandang Sumatera</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188397/kemenag-rehabilitasi-rumah-ibadah-dan-ponpes-yang-hancur-akibat-banjir-bandang-sumatera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/07/337/3188397/kemenag-rehabilitasi-rumah-ibadah-dan-ponpes-yang-hancur-akibat-banjir-bandang-sumatera</guid><pubDate>Minggu 07 Desember 2025 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/07/337/3188397/pemerintah-ZS58_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/07/337/3188397/pemerintah-ZS58_large.jpg</image><title>Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah mengakibatkan 914 orang meninggal dan 389 warga masih hilang.&amp;nbsp;Selain itu, jutaan warga juga ikut terdampak.&#13;
&#13;
Menyikapi bencana di Sumatera, Kementerian Agama metelah mengumpulkan dana sebesar Rp4.003.362.315,43 &amp;nbsp;untuk membantu warga yang terdampak bencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per 6 Desember, lebih dari Rp4 miliar donasi sudah terkumpul untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatra dan Aceh,&amp;rdquo; ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menghadiri&amp;nbsp;Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dikutip, Minggu (7/12/2025).&#13;
&#13;
Dari dana yang terhimpun, sebagian telah disalurkan secara bertahap untuk wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Penyaluran akan terus berjalan seiring pendataan kebutuhan di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menag Nasaruddin menyebut, angka ini sebagai bukti nyata tingginya solidaritas masyarakat terhadap sesama. Dana tersebut berasal dari sumbangan masyarakat serta dukungan sejumlah mitra.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Kemenag telah melakukan revisi anggaran internal sebagai bentuk percepatan respons bencana. Jika digabungkan dengan donasi publik via &amp;ldquo;Kemenag Peduli&amp;rdquo;, total dukungan yang disiapkan mencapai sekitar Rp150 miliar,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Dana ini akan diprioritaskan untuk rehabilitasi fasilitas pendidikan dan keagamaan yang rusak akibat banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas kami membangun kembali madrasah dan sekolah yang hancur. Mungkin belum bisa seperti sedia kala, tapi setidaknya anak-anak kita bisa kembali belajar dengan nyaman,&amp;rdquo; kata Menag.&#13;
&#13;
Bantuan juga akan diberikan kepada pondok pesantren dan rumah-rumah ibadah dari berbagai agama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pondok pesantren dan rumah ibadah Islam, Buddha, Konghucu, Kristen, Katolik, Hindu&amp;mdash;semua akan kita upayakan merata,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menag Nasaruddin memastikan, proses pendataan dilakukan secara profesional agar penyaluran bantuan tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan mendata secara cermat instansi dan wilayah yang terdampak, supaya bantuan tersalurkan lebih terukur dan adil bagi semua pihak,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Menag mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan donasi melalui program &amp;ldquo;Kemenag Peduli&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap bantuan adalah ladang harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh banjir,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah mengakibatkan 914 orang meninggal dan 389 warga masih hilang.&amp;nbsp;Selain itu, jutaan warga juga ikut terdampak.&#13;
&#13;
Menyikapi bencana di Sumatera, Kementerian Agama metelah mengumpulkan dana sebesar Rp4.003.362.315,43 &amp;nbsp;untuk membantu warga yang terdampak bencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per 6 Desember, lebih dari Rp4 miliar donasi sudah terkumpul untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatra dan Aceh,&amp;rdquo; ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menghadiri&amp;nbsp;Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dikutip, Minggu (7/12/2025).&#13;
&#13;
Dari dana yang terhimpun, sebagian telah disalurkan secara bertahap untuk wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Penyaluran akan terus berjalan seiring pendataan kebutuhan di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menag Nasaruddin menyebut, angka ini sebagai bukti nyata tingginya solidaritas masyarakat terhadap sesama. Dana tersebut berasal dari sumbangan masyarakat serta dukungan sejumlah mitra.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Kemenag telah melakukan revisi anggaran internal sebagai bentuk percepatan respons bencana. Jika digabungkan dengan donasi publik via &amp;ldquo;Kemenag Peduli&amp;rdquo;, total dukungan yang disiapkan mencapai sekitar Rp150 miliar,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Dana ini akan diprioritaskan untuk rehabilitasi fasilitas pendidikan dan keagamaan yang rusak akibat banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas kami membangun kembali madrasah dan sekolah yang hancur. Mungkin belum bisa seperti sedia kala, tapi setidaknya anak-anak kita bisa kembali belajar dengan nyaman,&amp;rdquo; kata Menag.&#13;
&#13;
Bantuan juga akan diberikan kepada pondok pesantren dan rumah-rumah ibadah dari berbagai agama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pondok pesantren dan rumah ibadah Islam, Buddha, Konghucu, Kristen, Katolik, Hindu&amp;mdash;semua akan kita upayakan merata,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menag Nasaruddin memastikan, proses pendataan dilakukan secara profesional agar penyaluran bantuan tepat sasaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan mendata secara cermat instansi dan wilayah yang terdampak, supaya bantuan tersalurkan lebih terukur dan adil bagi semua pihak,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Menag mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan donasi melalui program &amp;ldquo;Kemenag Peduli&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap bantuan adalah ladang harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh banjir,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
