<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>85 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Mental Gara-Gara Perang Gaza</title><description>Ratusan tentara Israel telah mencoba melakukan bunuh diri dalam 18 bulan terakhir. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/08/18/3188608/85-ribu-tentara-israel-alami-gangguan-mental-gara-gara-perang-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/08/18/3188608/85-ribu-tentara-israel-alami-gangguan-mental-gara-gara-perang-gaza"/><item><title>85 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Mental Gara-Gara Perang Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/08/18/3188608/85-ribu-tentara-israel-alami-gangguan-mental-gara-gara-perang-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/08/18/3188608/85-ribu-tentara-israel-alami-gangguan-mental-gara-gara-perang-gaza</guid><pubDate>Senin 08 Desember 2025 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/08/18/3188608/tentara_israel-YK8J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Israel. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/08/18/3188608/tentara_israel-YK8J_large.jpg</image><title>Tentara Israel. (Foto: AP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah tentara Israel yang menerima perawatan untuk gangguan psikologis telah meningkat tajam sejak perang di Gaza dimulai dua tahun lalu, demikian diungkap seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel, Minggu (7/12/2025).&#13;
&#13;
Tamar Shimoni, wakil kepala Departemen Rehabilitasi kementerian, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat bahwa kementerian menangani sekitar 62.000 kasus psikologis pada malam 7 Oktober 2023, dan angka tersebut telah meningkat menjadi sekitar 85.000 &amp;mdash; peningkatan yang ia gambarkan sebagai &amp;ldquo;belum pernah terjadi sebelumnya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Ia mengatakan sepertiga tentara Israel menghadapi masalah psikologis terkait dengan peristiwa 7 Oktober.&#13;
&#13;
Dilansir TRT World, Shimoni mengatakan seorang terapis kini menangani hingga 750 pasien, dan di beberapa daerah bahkan lebih, sehingga sulit untuk menjangkau semua orang yang membutuhkan perawatan dengan cepat.&#13;
&#13;
Pada November, surat kabar Yedioth Ahronoth memperingatkan tentang &amp;ldquo;krisis psikologis yang meluas&amp;rdquo; di Israel, menyebutkan meningkatnya kecanduan narkoba dan hampir dua juta orang membutuhkan dukungan kesehatan mental, termasuk sejumlah besar tentara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Insiden Bunuh Diri&#13;
&#13;
Media Israel juga melaporkan peningkatan kasus bunuh diri di kalangan militer.&#13;
&#13;
Surat kabar Maariv melaporkan pada Sabtu (6/12/2025) bahwa seorang tentara meninggal karena bunuh diri setelah menderita stres pascatrauma (PTSD) akibat pertempuran.&#13;
&#13;
Surat kabar tersebut menambahkan bahwa seorang perwira cadangan dari Brigade Givati juga meninggal karena bunuh diri minggu lalu setelah mengalami tekanan psikologis.&#13;
&#13;
Menurut data militer Israel yang diterbitkan pada Oktober, tentara mencatat 279 upaya bunuh diri selama 18 bulan, termasuk 36 kematian.&#13;
&#13;
Israel telah menewaskan lebih dari 70.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.000 lainnya di Gaza sejak Oktober 2023.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah tentara Israel yang menerima perawatan untuk gangguan psikologis telah meningkat tajam sejak perang di Gaza dimulai dua tahun lalu, demikian diungkap seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel, Minggu (7/12/2025).&#13;
&#13;
Tamar Shimoni, wakil kepala Departemen Rehabilitasi kementerian, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat bahwa kementerian menangani sekitar 62.000 kasus psikologis pada malam 7 Oktober 2023, dan angka tersebut telah meningkat menjadi sekitar 85.000 &amp;mdash; peningkatan yang ia gambarkan sebagai &amp;ldquo;belum pernah terjadi sebelumnya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Ia mengatakan sepertiga tentara Israel menghadapi masalah psikologis terkait dengan peristiwa 7 Oktober.&#13;
&#13;
Dilansir TRT World, Shimoni mengatakan seorang terapis kini menangani hingga 750 pasien, dan di beberapa daerah bahkan lebih, sehingga sulit untuk menjangkau semua orang yang membutuhkan perawatan dengan cepat.&#13;
&#13;
Pada November, surat kabar Yedioth Ahronoth memperingatkan tentang &amp;ldquo;krisis psikologis yang meluas&amp;rdquo; di Israel, menyebutkan meningkatnya kecanduan narkoba dan hampir dua juta orang membutuhkan dukungan kesehatan mental, termasuk sejumlah besar tentara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Insiden Bunuh Diri&#13;
&#13;
Media Israel juga melaporkan peningkatan kasus bunuh diri di kalangan militer.&#13;
&#13;
Surat kabar Maariv melaporkan pada Sabtu (6/12/2025) bahwa seorang tentara meninggal karena bunuh diri setelah menderita stres pascatrauma (PTSD) akibat pertempuran.&#13;
&#13;
Surat kabar tersebut menambahkan bahwa seorang perwira cadangan dari Brigade Givati juga meninggal karena bunuh diri minggu lalu setelah mengalami tekanan psikologis.&#13;
&#13;
Menurut data militer Israel yang diterbitkan pada Oktober, tentara mencatat 279 upaya bunuh diri selama 18 bulan, termasuk 36 kematian.&#13;
&#13;
Israel telah menewaskan lebih dari 70.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.000 lainnya di Gaza sejak Oktober 2023.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
