<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes: 6 Rumah Sakit di Aceh Belum Pulih, Ada Pasien Cuci Darah Terancam</title><description>Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa setelah fase darurat bencana, Aceh kini menghadapi ?? gelombang kematian kedua”, yaitu risiko meningkatnya penyakit di wilayah terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/08/340/3188476/menkes-6-rumah-sakit-di-aceh-belum-pulih-ada-pasien-cuci-darah-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/08/340/3188476/menkes-6-rumah-sakit-di-aceh-belum-pulih-ada-pasien-cuci-darah-terancam"/><item><title>Menkes: 6 Rumah Sakit di Aceh Belum Pulih, Ada Pasien Cuci Darah Terancam</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/08/340/3188476/menkes-6-rumah-sakit-di-aceh-belum-pulih-ada-pasien-cuci-darah-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/08/340/3188476/menkes-6-rumah-sakit-di-aceh-belum-pulih-ada-pasien-cuci-darah-terancam</guid><pubDate>Senin 08 Desember 2025 08:21 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/08/340/3188476/menteri_kesehatan_budi_gunadi_sadikin-Txgh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin  (Foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/08/340/3188476/menteri_kesehatan_budi_gunadi_sadikin-Txgh_large.jpg</image><title>Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin  (Foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa setelah fase darurat bencana, Aceh kini menghadapi &amp;ldquo;gelombang kematian kedua&amp;rdquo;, yaitu risiko meningkatnya penyakit di wilayah terdampak.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, hingga saat ini terdapat enam rumah sakit kabupaten/kota yang belum beroperasi sepenuhnya, sehingga pelayanan kesehatan belum berjalan optimal.&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan saat mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Penanganan Bencana Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu 7 Desember 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gelombang kedua dari kematian sesudah bencana adalah penyakit. Yang kita temukan sekarang kasusnya sudah lebih dari 10, karena ibu hamil, kelahirannya terlambat,&amp;rdquo; ujar Budi, dikutip Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian cuci darah. Banyak sekali pasien cuci darah yang harus tiga kali seminggu. Kalau berhenti, dia bisa wafat,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Budi memaparkan bahwa dari 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh, baru 12 wilayah yang rumah sakitnya beroperasi penuh. Enam lainnya masih belum dapat beroperasi normal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada enam yang masih belum beroperasi penuh, sehingga ruang operasinya dan ruang cuci darahnya tidak bekerja maksimal,&amp;rdquo; kata Budi.&#13;
&#13;
Adapun enam daerah tersebut yakni Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, yang saya butuh bantuan itu tiga daerah, karena aksesnya belum bagus. Jadi kalau ada orang kena musibah di desa harus dibawa ke rumah sakit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu di Bener Meriah yang saya dengar tiga hari lagi jalan akan terbuka. Aceh Tengah yang saya dengar 17 Desember akan dibuka, dan Gayo Lues,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa setelah fase darurat bencana, Aceh kini menghadapi &amp;ldquo;gelombang kematian kedua&amp;rdquo;, yaitu risiko meningkatnya penyakit di wilayah terdampak.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, hingga saat ini terdapat enam rumah sakit kabupaten/kota yang belum beroperasi sepenuhnya, sehingga pelayanan kesehatan belum berjalan optimal.&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan saat mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Penanganan Bencana Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu 7 Desember 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gelombang kedua dari kematian sesudah bencana adalah penyakit. Yang kita temukan sekarang kasusnya sudah lebih dari 10, karena ibu hamil, kelahirannya terlambat,&amp;rdquo; ujar Budi, dikutip Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian cuci darah. Banyak sekali pasien cuci darah yang harus tiga kali seminggu. Kalau berhenti, dia bisa wafat,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Budi memaparkan bahwa dari 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh, baru 12 wilayah yang rumah sakitnya beroperasi penuh. Enam lainnya masih belum dapat beroperasi normal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada enam yang masih belum beroperasi penuh, sehingga ruang operasinya dan ruang cuci darahnya tidak bekerja maksimal,&amp;rdquo; kata Budi.&#13;
&#13;
Adapun enam daerah tersebut yakni Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, yang saya butuh bantuan itu tiga daerah, karena aksesnya belum bagus. Jadi kalau ada orang kena musibah di desa harus dibawa ke rumah sakit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu di Bener Meriah yang saya dengar tiga hari lagi jalan akan terbuka. Aceh Tengah yang saya dengar 17 Desember akan dibuka, dan Gayo Lues,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
