<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Gedung Terra Drone, Polisi Dalami Unsur Kelalaian Pemilik Usaha</title><description>Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami dugaan kelalaian pemilik usaha dan pemilik gedung terkait kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/09/338/3188826/kebakaran-gedung-terra-drone-polisi-dalami-unsur-kelalaian-pemilik-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/09/338/3188826/kebakaran-gedung-terra-drone-polisi-dalami-unsur-kelalaian-pemilik-usaha"/><item><title>Kebakaran Gedung Terra Drone, Polisi Dalami Unsur Kelalaian Pemilik Usaha</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/09/338/3188826/kebakaran-gedung-terra-drone-polisi-dalami-unsur-kelalaian-pemilik-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/09/338/3188826/kebakaran-gedung-terra-drone-polisi-dalami-unsur-kelalaian-pemilik-usaha</guid><pubDate>Selasa 09 Desember 2025 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/09/338/3188826/kapolres_metro_jakarta_pusat_kombes_pol_susatyo-UPcv_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg"> Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/09/338/3188826/kapolres_metro_jakarta_pusat_kombes_pol_susatyo-UPcv_large.jpeg</image><title> Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami dugaan kelalaian pemilik usaha dan pemilik gedung terkait kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo, menyebut pihaknya telah menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri ke lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim Labfor sudah melaksanakan olah TKP untuk menemukan penyebab kebakaran,&amp;rdquo; kata Susatyo.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa pemilik usaha dan pemilik gedung akan menjalani pemeriksaan. &amp;ldquo;Kami akan memeriksa semua saksi, termasuk pemilik usaha maupun pemilik gedung,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti lemahnya sistem keselamatan gedung, terutama di lantai enam yang disebut tidak memiliki kesiapan jalur evakuasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gedung setinggi ini seharusnya memiliki pengamanan kebakaran. Tapi untuk kasus ini tidak dipersiapkan sama sekali,&amp;rdquo; tegas Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, para karyawan yang bekerja di gedung tersebut tengah beristirahat makan siang.&#13;
&#13;
Tiba-tiba terdengar ledakan yang diduga berasal dari baterai drone hingga memicu kobaran api. Para korban selamat berusaha melarikan diri melalui tangga darurat.&#13;
&#13;
Sementara itu, 22 korban yang meninggal dunia diduga terjebak kepulan asap di dalam gedung. Satu di antara para korban merupakan seorang ibu hamil.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami dugaan kelalaian pemilik usaha dan pemilik gedung terkait kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo, menyebut pihaknya telah menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri ke lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim Labfor sudah melaksanakan olah TKP untuk menemukan penyebab kebakaran,&amp;rdquo; kata Susatyo.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa pemilik usaha dan pemilik gedung akan menjalani pemeriksaan. &amp;ldquo;Kami akan memeriksa semua saksi, termasuk pemilik usaha maupun pemilik gedung,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti lemahnya sistem keselamatan gedung, terutama di lantai enam yang disebut tidak memiliki kesiapan jalur evakuasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gedung setinggi ini seharusnya memiliki pengamanan kebakaran. Tapi untuk kasus ini tidak dipersiapkan sama sekali,&amp;rdquo; tegas Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, para karyawan yang bekerja di gedung tersebut tengah beristirahat makan siang.&#13;
&#13;
Tiba-tiba terdengar ledakan yang diduga berasal dari baterai drone hingga memicu kobaran api. Para korban selamat berusaha melarikan diri melalui tangga darurat.&#13;
&#13;
Sementara itu, 22 korban yang meninggal dunia diduga terjebak kepulan asap di dalam gedung. Satu di antara para korban merupakan seorang ibu hamil.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
