<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Haru Kapolda Sumbar Pimpin Shalat Jenazah Korban Banjir di Masjid Raya</title><description>Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin langsung shalat jenazah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/10/340/3189099/momen-haru-kapolda-sumbar-pimpin-shalat-jenazah-korban-banjir-di-masjid-raya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/10/340/3189099/momen-haru-kapolda-sumbar-pimpin-shalat-jenazah-korban-banjir-di-masjid-raya"/><item><title>Momen Haru Kapolda Sumbar Pimpin Shalat Jenazah Korban Banjir di Masjid Raya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/10/340/3189099/momen-haru-kapolda-sumbar-pimpin-shalat-jenazah-korban-banjir-di-masjid-raya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/10/340/3189099/momen-haru-kapolda-sumbar-pimpin-shalat-jenazah-korban-banjir-di-masjid-raya</guid><pubDate>Rabu 10 Desember 2025 22:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/10/340/3189099/viral-poRG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen Haru Kapolda Sumbar Pimpin Shalat Jenazah Korban Banjir di Masjid Raya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/10/340/3189099/viral-poRG_large.jpg</image><title>Momen Haru Kapolda Sumbar Pimpin Shalat Jenazah Korban Banjir di Masjid Raya</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia bencana di Sumatera mencapai 969 orang. &amp;nbsp;Sedangkan, 252 jiwa lainnya masih hilang dan terus dilakukan pencarian.&#13;
&#13;
Sementara itu, 24 jenazah tanpa identitas korban banjir bandang dan tanah longsor, dishalatkan di Masjid Syekh Al Minangkabawi, sebelum&amp;nbsp;dimakamkan secara massal, hanya nomor dan asal daerah yang tertulis pada nisan mereka.&#13;
&#13;
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin langsung shalat jenazah yang&amp;nbsp;dihadiri ratusan orang, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, ASN, hingga relawan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga Kamis siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujar Irjen Gatot Tri, Rabu (10/12/2025).&#13;
&#13;
Sebelumnya kata Gatot, Tim&amp;nbsp;Disaster Victim Identification&amp;nbsp;(DVI) telah melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA, namun identitas 24 korban tersebut belum terungkap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,&amp;rdquo;&amp;nbsp;imbau Gatot.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110. Puluhan jenazah tersebut terdiri dari 17 orang dari Kabupaten Agam, enam dari Kabupaten Padang Pariaman, dan satu dari Kota Padang Panjang.&#13;
&#13;
Mereka kemudian dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolda menegaskan, jika di kemudian hari ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain diizinkan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia bencana di Sumatera mencapai 969 orang. &amp;nbsp;Sedangkan, 252 jiwa lainnya masih hilang dan terus dilakukan pencarian.&#13;
&#13;
Sementara itu, 24 jenazah tanpa identitas korban banjir bandang dan tanah longsor, dishalatkan di Masjid Syekh Al Minangkabawi, sebelum&amp;nbsp;dimakamkan secara massal, hanya nomor dan asal daerah yang tertulis pada nisan mereka.&#13;
&#13;
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin langsung shalat jenazah yang&amp;nbsp;dihadiri ratusan orang, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, ASN, hingga relawan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga Kamis siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujar Irjen Gatot Tri, Rabu (10/12/2025).&#13;
&#13;
Sebelumnya kata Gatot, Tim&amp;nbsp;Disaster Victim Identification&amp;nbsp;(DVI) telah melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA, namun identitas 24 korban tersebut belum terungkap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,&amp;rdquo;&amp;nbsp;imbau Gatot.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110. Puluhan jenazah tersebut terdiri dari 17 orang dari Kabupaten Agam, enam dari Kabupaten Padang Pariaman, dan satu dari Kota Padang Panjang.&#13;
&#13;
Mereka kemudian dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolda menegaskan, jika di kemudian hari ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain diizinkan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
