<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Sita Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Venezuela </title><description>Ini menjadi eskalasi baru tekanan AS terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/11/18/3189189/as-sita-kapal-tanker-minyak-di-lepas-pantai-venezuela</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/11/18/3189189/as-sita-kapal-tanker-minyak-di-lepas-pantai-venezuela"/><item><title>AS Sita Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Venezuela </title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/11/18/3189189/as-sita-kapal-tanker-minyak-di-lepas-pantai-venezuela</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/11/18/3189189/as-sita-kapal-tanker-minyak-di-lepas-pantai-venezuela</guid><pubDate>Kamis 11 Desember 2025 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/11/18/3189189/video_penyitaan_kapal_tanker_di_lepas_pantai_venezuela-nCIB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Video penyitaan kapal tanker di lepas pantai Venezuela. (Foto: Pemerintah AS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/11/18/3189189/video_penyitaan_kapal_tanker_di_lepas_pantai_venezuela-nCIB_large.jpg</image><title>Video penyitaan kapal tanker di lepas pantai Venezuela. (Foto: Pemerintah AS)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela, kata Presiden Donald Trump. Penyitaan ini menandai peningkatan tajam dalam kampanye tekanan Washington terhadap pemerintahan Nicol&amp;aacute;s Maduro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami baru saja menyita sebuah kapal tanker di lepas pantai Venezuela &amp;ndash; sebuah kapal tanker besar, sangat besar, yang terbesar yang pernah disita,&amp;rdquo; kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Dalam video penyitaan tersebut, Jaksa Agung Pam Bondi menggambarkan kapal itu sebagai &amp;ldquo;kapal tanker minyak mentah yang digunakan untuk mengangkut minyak yang dikenai sanksi dari Venezuela dan Iran.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Caracas dengan cepat mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai &amp;ldquo;pembajakan internasional.&amp;rdquo; Sebelumnya, Presiden Maduro menyatakan bahwa Venezuela tidak akan pernah menjadi &amp;ldquo;koloni minyak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pemerintahan Trump menuduh Venezuela menyelundupkan narkotika ke AS dan telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Presiden Maduro dalam beberapa bulan terakhir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Venezuela &amp;ndash; negara dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia &amp;ndash; menuduh Washington berupaya mencuri sumber dayanya.&#13;
&#13;
Harga minyak mentah Brent sedikit naik pada Rabu (10/12/2025) karena berita penyitaan tersebut memicu kekhawatiran pasokan jangka pendek. Analis memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat mengancam para pengirim dan semakin mengganggu ekspor minyak Venezuela.&#13;
&#13;
Jaksa Agung AS Pam Bondi, yang memimpin Departemen Kehakiman AS, mengatakan Biro Investigasi Federal, Departemen Pertahanan, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Penjaga Pantai AS mengoordinasikan penyitaan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama bertahun-tahun, kapal tanker minyak tersebut telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat karena keterlibatannya dalam jaringan pengiriman minyak ilegal yang mendukung organisasi teroris asing,&amp;rdquo; tulis jaksa penuntut umum tertinggi negara itu di X.&#13;
&#13;
Operasi tersebut melibatkan dua helikopter, 10 anggota Penjaga Pantai, 10 Marinir, serta pasukan khusus.&#13;
&#13;
Perusahaan asuransi risiko maritim Vanguard Tech mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Skipper dan mengatakan bahwa mereka yakin kapal itu telah &amp;ldquo;memalsukan&amp;rdquo; posisinya &amp;ndash; atau menyiarkan lokasi palsu &amp;ndash; untuk waktu yang lama.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut laporan CBS, Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada Skipper pada 2022 atas dugaan keterlibatan dalam penyelundupan minyak yang menghasilkan pendapatan bagi Hizbullah dan Korps Garda Revolusi Islam&amp;ndash;Pasukan Quds.&#13;
&#13;
Pemerintah Venezuela mengeluarkan pernyataan yang mengecam penyitaan tersebut sebagai &amp;ldquo;kejahatan internasional yang serius.&amp;rdquo; Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello menyebut AS sebagai &amp;ldquo;pembunuh, pencuri, pembajak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam beberapa hari terakhir, AS telah meningkatkan kehadiran militernya di Laut Karibia, yang berbatasan dengan Venezuela di utara.&#13;
&#13;
Peningkatan tersebut melibatkan ribuan pasukan dan USS Gerald Ford yang ditempatkan dalam jarak serang dari Venezuela.&#13;
&#13;
Langkah ini telah memicu spekulasi tentang potensi terjadinya aksi militer.&#13;
&#13;
Sejak September, AS telah melakukan setidaknya 22 serangan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut yang menurut pemerintahan Trump menyelundupkan narkoba. Setidaknya 80 orang tewas dalam serangan-serangan ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela, kata Presiden Donald Trump. Penyitaan ini menandai peningkatan tajam dalam kampanye tekanan Washington terhadap pemerintahan Nicol&amp;aacute;s Maduro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami baru saja menyita sebuah kapal tanker di lepas pantai Venezuela &amp;ndash; sebuah kapal tanker besar, sangat besar, yang terbesar yang pernah disita,&amp;rdquo; kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Dalam video penyitaan tersebut, Jaksa Agung Pam Bondi menggambarkan kapal itu sebagai &amp;ldquo;kapal tanker minyak mentah yang digunakan untuk mengangkut minyak yang dikenai sanksi dari Venezuela dan Iran.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Caracas dengan cepat mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai &amp;ldquo;pembajakan internasional.&amp;rdquo; Sebelumnya, Presiden Maduro menyatakan bahwa Venezuela tidak akan pernah menjadi &amp;ldquo;koloni minyak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pemerintahan Trump menuduh Venezuela menyelundupkan narkotika ke AS dan telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Presiden Maduro dalam beberapa bulan terakhir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Venezuela &amp;ndash; negara dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia &amp;ndash; menuduh Washington berupaya mencuri sumber dayanya.&#13;
&#13;
Harga minyak mentah Brent sedikit naik pada Rabu (10/12/2025) karena berita penyitaan tersebut memicu kekhawatiran pasokan jangka pendek. Analis memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat mengancam para pengirim dan semakin mengganggu ekspor minyak Venezuela.&#13;
&#13;
Jaksa Agung AS Pam Bondi, yang memimpin Departemen Kehakiman AS, mengatakan Biro Investigasi Federal, Departemen Pertahanan, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Penjaga Pantai AS mengoordinasikan penyitaan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama bertahun-tahun, kapal tanker minyak tersebut telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat karena keterlibatannya dalam jaringan pengiriman minyak ilegal yang mendukung organisasi teroris asing,&amp;rdquo; tulis jaksa penuntut umum tertinggi negara itu di X.&#13;
&#13;
Operasi tersebut melibatkan dua helikopter, 10 anggota Penjaga Pantai, 10 Marinir, serta pasukan khusus.&#13;
&#13;
Perusahaan asuransi risiko maritim Vanguard Tech mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Skipper dan mengatakan bahwa mereka yakin kapal itu telah &amp;ldquo;memalsukan&amp;rdquo; posisinya &amp;ndash; atau menyiarkan lokasi palsu &amp;ndash; untuk waktu yang lama.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut laporan CBS, Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada Skipper pada 2022 atas dugaan keterlibatan dalam penyelundupan minyak yang menghasilkan pendapatan bagi Hizbullah dan Korps Garda Revolusi Islam&amp;ndash;Pasukan Quds.&#13;
&#13;
Pemerintah Venezuela mengeluarkan pernyataan yang mengecam penyitaan tersebut sebagai &amp;ldquo;kejahatan internasional yang serius.&amp;rdquo; Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello menyebut AS sebagai &amp;ldquo;pembunuh, pencuri, pembajak.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam beberapa hari terakhir, AS telah meningkatkan kehadiran militernya di Laut Karibia, yang berbatasan dengan Venezuela di utara.&#13;
&#13;
Peningkatan tersebut melibatkan ribuan pasukan dan USS Gerald Ford yang ditempatkan dalam jarak serang dari Venezuela.&#13;
&#13;
Langkah ini telah memicu spekulasi tentang potensi terjadinya aksi militer.&#13;
&#13;
Sejak September, AS telah melakukan setidaknya 22 serangan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut yang menurut pemerintahan Trump menyelundupkan narkoba. Setidaknya 80 orang tewas dalam serangan-serangan ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
