<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saksi Sebut CMNP Sudah Terima Uang Jual Beli NCD, Hotman Paris: Terbukti Bukan Tukar Menukar!</title><description>CMNP sudah menerima uang USD17 juta hasil transaksi jual beli NCD dari Drosophila Enterprise Pte. Ltd.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/11/337/3189128/saksi-sebut-cmnp-sudah-terima-uang-jual-beli-ncd-hotman-paris-terbukti-bukan-tukar-menukar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/11/337/3189128/saksi-sebut-cmnp-sudah-terima-uang-jual-beli-ncd-hotman-paris-terbukti-bukan-tukar-menukar"/><item><title>Saksi Sebut CMNP Sudah Terima Uang Jual Beli NCD, Hotman Paris: Terbukti Bukan Tukar Menukar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/11/337/3189128/saksi-sebut-cmnp-sudah-terima-uang-jual-beli-ncd-hotman-paris-terbukti-bukan-tukar-menukar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/11/337/3189128/saksi-sebut-cmnp-sudah-terima-uang-jual-beli-ncd-hotman-paris-terbukti-bukan-tukar-menukar</guid><pubDate>Kamis 11 Desember 2025 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/11/337/3189128/hotman_paris_hutapea-rKi2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saksi Sebut CMNP Sudah Terima Uang Jual Beli NCD, Hotman Paris: Terbukti Bukan Tukar Menukar! (Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/11/337/3189128/hotman_paris_hutapea-rKi2_large.jpg</image><title>Saksi Sebut CMNP Sudah Terima Uang Jual Beli NCD, Hotman Paris: Terbukti Bukan Tukar Menukar! (Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (kode saham CMNP) sudah menerima uang USD17 juta hasil transaksi jual beli NCD dari Drosophila Enterprise Pte. Ltd.&#13;
&#13;
Hal itu sebagaimana disampaikan eks pegawai CMNP bagian accounting&amp;nbsp;Eko Susetyo dalam sidang lanjutan CMNP terhadap PT MNC Asia Holding yang dulu bernama PT Bhakti Investama pada Rabu (10/12/2025). Ia hadir di ruang sidang sebagai saksi dari para tergugat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam persidangan, awal Eko mengaku ia mempunyai tugas untuk mencatat semua catatan keuangan CMNP. Nantinya, catatan tersebut akan dibukukan dalam laporan keuangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertanyaan ini adalah pertanyaan kunci dalam kasus ini, apakah CMNP sudah dapat duit itu belum? 17 juta dolar itu?,&amp;quot; tanya Kuasa Hukum MNC Asia Holding Hotman Paris Hutapea di ruang sidang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah Pak,&amp;quot; jawab Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda catatkan bahwa CMNP dapat uang 17 juta dolar?,&amp;quot; tanya Hotman lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, betul Pak,&amp;quot; jawab Eko lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari keterangan tersebut, Hotman kemudian menggali perihal penggunaan uang yang sudah dibayarkan itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Eko, uang jutaan dolar ini kemudian disimpan di Unibank.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, setelah ada bukti telah ditransfer 17 juta dolar, baru di CMNP kita catat sebagai penempatan investasi jangka panjang atas Unibank,&amp;quot; ujar Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CMNP Butuh Dolar untuk Bayar Utang Eurobond&#13;
&#13;
Dalam sidang tersebut, Eko mengungkapkan alasan CMNP menjual surat berharga ke Drosophila. Menurutnya, CMNP membutuhkan uang dalam bentuk USD guna membayar utang eurobond.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa CMNP untuk tahun 2002 punya kebutuhan untuk membayar utang Eurobond,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan utang itu diperkirakan mencapai USD127 juta. CMNP harus membayarnya pada 2002.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun 1999, CMNP membutuhkan dolar untuk perlunasan di tahun 2002,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena tahun 1999 mungkin susah untuk mencari cash&amp;nbsp;dalam bentuk dolar, makanya dia melakukan transaksi,&amp;quot; sambung Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjual surat berharga?,&amp;quot; tanya Hotman menegaskan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjual surat berharga untuk mendapatkan dolar yang kegunaannya akan dipakai untuk di tahun 2002,&amp;quot; jawab Eko.&#13;
&#13;
Sidang di PN Jakarta Pusat tersebut menyoal transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD)&amp;nbsp;yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk (BBKU) untuk kepentingan CMNP dengan difasilitasi oleh MNC Asia Holding sebagai arranger/ broker&amp;nbsp;pada tahun 1999.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CMNP selalu menyebut transaksi NCD tersebut tukar menukar, bukan jual beli sebagaimana dokumen yang dimiliki MNC Asia Holding.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (kode saham CMNP) sudah menerima uang USD17 juta hasil transaksi jual beli NCD dari Drosophila Enterprise Pte. Ltd.&#13;
&#13;
Hal itu sebagaimana disampaikan eks pegawai CMNP bagian accounting&amp;nbsp;Eko Susetyo dalam sidang lanjutan CMNP terhadap PT MNC Asia Holding yang dulu bernama PT Bhakti Investama pada Rabu (10/12/2025). Ia hadir di ruang sidang sebagai saksi dari para tergugat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam persidangan, awal Eko mengaku ia mempunyai tugas untuk mencatat semua catatan keuangan CMNP. Nantinya, catatan tersebut akan dibukukan dalam laporan keuangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertanyaan ini adalah pertanyaan kunci dalam kasus ini, apakah CMNP sudah dapat duit itu belum? 17 juta dolar itu?,&amp;quot; tanya Kuasa Hukum MNC Asia Holding Hotman Paris Hutapea di ruang sidang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah Pak,&amp;quot; jawab Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda catatkan bahwa CMNP dapat uang 17 juta dolar?,&amp;quot; tanya Hotman lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, betul Pak,&amp;quot; jawab Eko lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari keterangan tersebut, Hotman kemudian menggali perihal penggunaan uang yang sudah dibayarkan itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Eko, uang jutaan dolar ini kemudian disimpan di Unibank.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, setelah ada bukti telah ditransfer 17 juta dolar, baru di CMNP kita catat sebagai penempatan investasi jangka panjang atas Unibank,&amp;quot; ujar Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CMNP Butuh Dolar untuk Bayar Utang Eurobond&#13;
&#13;
Dalam sidang tersebut, Eko mengungkapkan alasan CMNP menjual surat berharga ke Drosophila. Menurutnya, CMNP membutuhkan uang dalam bentuk USD guna membayar utang eurobond.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa CMNP untuk tahun 2002 punya kebutuhan untuk membayar utang Eurobond,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan utang itu diperkirakan mencapai USD127 juta. CMNP harus membayarnya pada 2002.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun 1999, CMNP membutuhkan dolar untuk perlunasan di tahun 2002,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena tahun 1999 mungkin susah untuk mencari cash&amp;nbsp;dalam bentuk dolar, makanya dia melakukan transaksi,&amp;quot; sambung Eko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjual surat berharga?,&amp;quot; tanya Hotman menegaskan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjual surat berharga untuk mendapatkan dolar yang kegunaannya akan dipakai untuk di tahun 2002,&amp;quot; jawab Eko.&#13;
&#13;
Sidang di PN Jakarta Pusat tersebut menyoal transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD)&amp;nbsp;yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk (BBKU) untuk kepentingan CMNP dengan difasilitasi oleh MNC Asia Holding sebagai arranger/ broker&amp;nbsp;pada tahun 1999.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CMNP selalu menyebut transaksi NCD tersebut tukar menukar, bukan jual beli sebagaimana dokumen yang dimiliki MNC Asia Holding.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
