<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tak Temukan Alarm Kebakaran di Gedung Terra Drone: Hanya dari Mulut ke Mulut</title><description>Kebakaran melanda Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa 9 Desember 2025 lalu. Gedung itu ternyata tidak memiliki sistem alarm kebakaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/12/338/3189494/polisi-tak-temukan-alarm-kebakaran-di-gedung-terra-drone-hanya-dari-mulut-ke-mulut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/12/338/3189494/polisi-tak-temukan-alarm-kebakaran-di-gedung-terra-drone-hanya-dari-mulut-ke-mulut"/><item><title>Polisi Tak Temukan Alarm Kebakaran di Gedung Terra Drone: Hanya dari Mulut ke Mulut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/12/338/3189494/polisi-tak-temukan-alarm-kebakaran-di-gedung-terra-drone-hanya-dari-mulut-ke-mulut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/12/338/3189494/polisi-tak-temukan-alarm-kebakaran-di-gedung-terra-drone-hanya-dari-mulut-ke-mulut</guid><pubDate>Jum'at 12 Desember 2025 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/12/338/3189494/kebakaran-NiFp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Gedung Terra Drone (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/12/338/3189494/kebakaran-NiFp_large.jpg</image><title>Kebakaran Gedung Terra Drone (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Kebakaran melanda Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa 9 Desember 2025 lalu. Gedung itu ternyata tidak memiliki sistem alarm kebakaran.&#13;
&#13;
Hal tersebut dipastikan dalam hasil penyidikan. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait sistem alarm gedung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alarm kebakaran juga berdasarkan keterangan saksi tidak ada,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, Jumat (12/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa kebakaran hebat itu justru diketahui lantaran pemberitahuan dari mulut antarkaryawan. Menurutnya, salah satu karyawan yang sempat mengambil APAR menginformasikan soal api yang mulai membesar dari lantai satu gedung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maksudnya alarm itu disampaikan melalui mulut, manual. Jadi tidak ada alarm sistemnya sendiri,&amp;quot; tambah Roby.&#13;
&#13;
Di sisi lain, gedung tersebut juga tidak mempunyai jalur evakuasi khusus. Hal itulah yang membuat sejumlah korban harus meninggal dunia kehabisan napas karena terjebak kepulan asap tebal.&#13;
&#13;
Dari temuan polisi, tambah Roby, korban-korban itu kebanyakan berada di sekitar jendela gedung. Mereka diduga mencoba memecahkan kaca untuk mencari oksigen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin (korban) mencoba memecahkan kaca, tapi dengan kaca yang ada di lokasi tidak mudah pecah dengan tangan atau tanpa alat khusus,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Kebakaran melanda Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa 9 Desember 2025 lalu. Gedung itu ternyata tidak memiliki sistem alarm kebakaran.&#13;
&#13;
Hal tersebut dipastikan dalam hasil penyidikan. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait sistem alarm gedung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alarm kebakaran juga berdasarkan keterangan saksi tidak ada,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, Jumat (12/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa kebakaran hebat itu justru diketahui lantaran pemberitahuan dari mulut antarkaryawan. Menurutnya, salah satu karyawan yang sempat mengambil APAR menginformasikan soal api yang mulai membesar dari lantai satu gedung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maksudnya alarm itu disampaikan melalui mulut, manual. Jadi tidak ada alarm sistemnya sendiri,&amp;quot; tambah Roby.&#13;
&#13;
Di sisi lain, gedung tersebut juga tidak mempunyai jalur evakuasi khusus. Hal itulah yang membuat sejumlah korban harus meninggal dunia kehabisan napas karena terjebak kepulan asap tebal.&#13;
&#13;
Dari temuan polisi, tambah Roby, korban-korban itu kebanyakan berada di sekitar jendela gedung. Mereka diduga mencoba memecahkan kaca untuk mencari oksigen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin (korban) mencoba memecahkan kaca, tapi dengan kaca yang ada di lokasi tidak mudah pecah dengan tangan atau tanpa alat khusus,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
