<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Meninggal, KPK Setop Penyidikan Kasusnya!</title><description>Eks Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, meninggal dunia pada Selasa (16/12/2025). Ia meninggal saat menyandang status tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun 2021??&quot;2022.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/337/3190306/eks-ketua-dprd-jatim-kusnadi-meninggal-kpk-setop-penyidikan-kasusnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/16/337/3190306/eks-ketua-dprd-jatim-kusnadi-meninggal-kpk-setop-penyidikan-kasusnya"/><item><title>Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Meninggal, KPK Setop Penyidikan Kasusnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/337/3190306/eks-ketua-dprd-jatim-kusnadi-meninggal-kpk-setop-penyidikan-kasusnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/16/337/3190306/eks-ketua-dprd-jatim-kusnadi-meninggal-kpk-setop-penyidikan-kasusnya</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2025 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/16/337/3190306/kpk-0D4T_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/16/337/3190306/kpk-0D4T_large.jpg</image><title>KPK (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Eks Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, meninggal dunia pada Selasa (16/12/2025). Ia meninggal saat menyandang status tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jatim tahun 2021&amp;ndash;2022.&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan penyidikan perkara terhadap Kusnadi dihentikan demi hukum. Sementara itu, penyidikan terhadap 20 tersangka lainnya tetap berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Khusus perkara dengan tersangka Kusnadi dihentikan demi hukum, karena tersangka meninggal dunia,&amp;quot; kata Asep.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan penghentian penyidikan tersebut diatur dalam Pasal 40 UU Nomor 19 Tahun 2019.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa KPK dapat menghentikan penyidikannya, termasuk atas tersangka yang meninggal dunia,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan untuk 20 tersangka lainnya, penyidikannya tetap berlanjut,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK mengumumkan 21 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Pokmas&amp;nbsp;dari APBD Provinsi Jatim tahun 2021&amp;ndash;2022. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya ditahan pada Kamis 2 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Asep menyatakan, penetapan 21 tersangka ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap eks Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua P. Simanjuntak, pada Desember 2022 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dan penyidikan, maka berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK kemudian menetapkan 21 orang sebagai tersangka,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di kantornya, Kamis 2 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Asep menjelaskan, dari jumlah tersangka itu, empat di antaranya sebagai penerima dan 17 lainnya sebagai pihak pemberi.&#13;
Berikut daftar 21 tersangka:&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kusnadi (KUS) selaku Ketua DPRD Jatim;&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Anwar Sadad (AS) selaku Wakil Ketua DPRD Jatim;&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Achmad Iskandar (AI) selaku Wakil Ketua DPRD Jatim;&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bagus Wahyudiono (BGS) selaku staf AS dari Anggota DPRD Jatim atau pihak swasta;&#13;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mahud (MHD) selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur 2019&amp;ndash;2024;&#13;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Fauzan Adima (FA) selaku Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sampang periode 2019&amp;ndash;2024;&#13;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jon Junaidi (JJ) selaku Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2019&amp;ndash;2024;&#13;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Heriyadi (AH) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Affandy (AA) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
10.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Abdul Motollib (AM) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
11.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Moch. Mahrus (MM) selaku pihak swasta di Kabupaten Probolinggo, yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024&amp;ndash;2029;&#13;
12.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;A. Royan (AR) selaku pihak swasta dari Tulungagung;&#13;
13.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Wawan Kristiawan (WK) selaku pihak swasta dari Tulungagung;&#13;
14.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sukar (SUK) selaku mantan Kepala Desa dari Kabupaten Tulungagung;&#13;
15.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ra. Wahid Ruslan (RWR) selaku pihak swasta dari Kabupaten Bangkalan;&#13;
16.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mashudi (MS) selaku pihak swasta dari Kabupaten Bangkalan;&#13;
17.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;M. Fathullah (MF) selaku pihak swasta dari Kabupaten Pasuruan;&#13;
18.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Achmad Yahya (AY) selaku pihak swasta dari Kabupaten Pasuruan;&#13;
19.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Jailani (AJ) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sumenep;&#13;
20.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hasanuddin (HAS) selaku pihak swasta dari Kabupaten Gresik yang sekarang menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024&amp;ndash;2029;&#13;
21.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jodi Pradana Putra (JPP) selaku pihak swasta dari Kabupaten Blitar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Eks Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, meninggal dunia pada Selasa (16/12/2025). Ia meninggal saat menyandang status tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jatim tahun 2021&amp;ndash;2022.&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan penyidikan perkara terhadap Kusnadi dihentikan demi hukum. Sementara itu, penyidikan terhadap 20 tersangka lainnya tetap berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Khusus perkara dengan tersangka Kusnadi dihentikan demi hukum, karena tersangka meninggal dunia,&amp;quot; kata Asep.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan penghentian penyidikan tersebut diatur dalam Pasal 40 UU Nomor 19 Tahun 2019.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa KPK dapat menghentikan penyidikannya, termasuk atas tersangka yang meninggal dunia,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan untuk 20 tersangka lainnya, penyidikannya tetap berlanjut,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK mengumumkan 21 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Pokmas&amp;nbsp;dari APBD Provinsi Jatim tahun 2021&amp;ndash;2022. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya ditahan pada Kamis 2 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Asep menyatakan, penetapan 21 tersangka ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap eks Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua P. Simanjuntak, pada Desember 2022 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dan penyidikan, maka berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK kemudian menetapkan 21 orang sebagai tersangka,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di kantornya, Kamis 2 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Asep menjelaskan, dari jumlah tersangka itu, empat di antaranya sebagai penerima dan 17 lainnya sebagai pihak pemberi.&#13;
Berikut daftar 21 tersangka:&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kusnadi (KUS) selaku Ketua DPRD Jatim;&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Anwar Sadad (AS) selaku Wakil Ketua DPRD Jatim;&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Achmad Iskandar (AI) selaku Wakil Ketua DPRD Jatim;&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bagus Wahyudiono (BGS) selaku staf AS dari Anggota DPRD Jatim atau pihak swasta;&#13;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mahud (MHD) selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur 2019&amp;ndash;2024;&#13;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Fauzan Adima (FA) selaku Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sampang periode 2019&amp;ndash;2024;&#13;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jon Junaidi (JJ) selaku Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2019&amp;ndash;2024;&#13;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Heriyadi (AH) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Affandy (AA) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
10.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Abdul Motollib (AM) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sampang;&#13;
11.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Moch. Mahrus (MM) selaku pihak swasta di Kabupaten Probolinggo, yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024&amp;ndash;2029;&#13;
12.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;A. Royan (AR) selaku pihak swasta dari Tulungagung;&#13;
13.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Wawan Kristiawan (WK) selaku pihak swasta dari Tulungagung;&#13;
14.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sukar (SUK) selaku mantan Kepala Desa dari Kabupaten Tulungagung;&#13;
15.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ra. Wahid Ruslan (RWR) selaku pihak swasta dari Kabupaten Bangkalan;&#13;
16.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mashudi (MS) selaku pihak swasta dari Kabupaten Bangkalan;&#13;
17.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;M. Fathullah (MF) selaku pihak swasta dari Kabupaten Pasuruan;&#13;
18.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Achmad Yahya (AY) selaku pihak swasta dari Kabupaten Pasuruan;&#13;
19.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahmad Jailani (AJ) selaku pihak swasta dari Kabupaten Sumenep;&#13;
20.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hasanuddin (HAS) selaku pihak swasta dari Kabupaten Gresik yang sekarang menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024&amp;ndash;2029;&#13;
21.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jodi Pradana Putra (JPP) selaku pihak swasta dari Kabupaten Blitar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
