<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nestapa Pedagang Pasar Kramat Jati Usai Dilanda Kebakaran Hebat</title><description>Salah satu pedagang pepaya di tempat kejadian perkara (TKP), Supri, menceritakan kondisi terkini kiosnya yang ikut ludes dilahap api.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/338/3190175/nestapa-pedagang-pasar-kramat-jati-usai-dilanda-kebakaran-hebat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/16/338/3190175/nestapa-pedagang-pasar-kramat-jati-usai-dilanda-kebakaran-hebat"/><item><title>Nestapa Pedagang Pasar Kramat Jati Usai Dilanda Kebakaran Hebat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/338/3190175/nestapa-pedagang-pasar-kramat-jati-usai-dilanda-kebakaran-hebat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/16/338/3190175/nestapa-pedagang-pasar-kramat-jati-usai-dilanda-kebakaran-hebat</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2025 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/16/338/3190175/kebakaran-DywZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nestapa Pedagang Pasar Kramat Jati Usai Dilanda Kebakaran Hebat/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/16/338/3190175/kebakaran-DywZ_large.jpg</image><title>Nestapa Pedagang Pasar Kramat Jati Usai Dilanda Kebakaran Hebat/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati tetap berjualan setelah Gedung C2 Sub Grosir dilanda kebakaran hebat pada Senin, 15 Desember 2025. Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan kios pedangang.&#13;
&#13;
Salah satu pedagang pepaya di tempat kejadian perkara (TKP), Supri, menceritakan kondisi terkini kiosnya yang ikut ludes dilahap api.&#13;
&#13;
Supri dan teman-temannya memilih untuk tetap berjualan. Dia membuka lapak darurat persisi disamping sisa-sisa puing kebakaran berharap mendapat pemasukan dari penjualan hari ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ini barang-barang baru turun nih, yang barang lama ya begini udah enggak bisa dijual lagi, ya mau enggak mau kita buang saja udah, udah enggak ada yang bisa diselamatkan,&amp;quot; katanya kepada Okezone di lokasi, Selasa (16/12/2025).&#13;
&#13;
Namun dia belum mengetahui pasti kapan renovasi kios yang dilakukan pengelola Pasar Kramat Jati rampung. Namun, ia mengaku akan melayani pembeli seperti biasa meski dengan kondisi lapak seadanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gimana dari orang kantornya aja sih, karena kan kondisi lagi seperti ini, tapi kalau ada yang beli tetap dilayani,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Supri lalu menceritakan kerugian yang kiosnya alami ketika kebakaran terjadi. Hingga kini, penyebab kebakaran diduga kuat karena konselting listrik dari sebuah toko plastik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kemarin abis empat mobil, satu mobil saja bisa sampai 8 ton. Pusat kebakarannya di toko plastik, ditambah lagi sama angin besar kemarin, jadi cepat merembetnya. Ya disini aja, di tempat yang masih bisa buat jualan lah,&amp;quot; tutup Supri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati tetap berjualan setelah Gedung C2 Sub Grosir dilanda kebakaran hebat pada Senin, 15 Desember 2025. Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan kios pedangang.&#13;
&#13;
Salah satu pedagang pepaya di tempat kejadian perkara (TKP), Supri, menceritakan kondisi terkini kiosnya yang ikut ludes dilahap api.&#13;
&#13;
Supri dan teman-temannya memilih untuk tetap berjualan. Dia membuka lapak darurat persisi disamping sisa-sisa puing kebakaran berharap mendapat pemasukan dari penjualan hari ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ini barang-barang baru turun nih, yang barang lama ya begini udah enggak bisa dijual lagi, ya mau enggak mau kita buang saja udah, udah enggak ada yang bisa diselamatkan,&amp;quot; katanya kepada Okezone di lokasi, Selasa (16/12/2025).&#13;
&#13;
Namun dia belum mengetahui pasti kapan renovasi kios yang dilakukan pengelola Pasar Kramat Jati rampung. Namun, ia mengaku akan melayani pembeli seperti biasa meski dengan kondisi lapak seadanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gimana dari orang kantornya aja sih, karena kan kondisi lagi seperti ini, tapi kalau ada yang beli tetap dilayani,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Supri lalu menceritakan kerugian yang kiosnya alami ketika kebakaran terjadi. Hingga kini, penyebab kebakaran diduga kuat karena konselting listrik dari sebuah toko plastik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kemarin abis empat mobil, satu mobil saja bisa sampai 8 ton. Pusat kebakarannya di toko plastik, ditambah lagi sama angin besar kemarin, jadi cepat merembetnya. Ya disini aja, di tempat yang masih bisa buat jualan lah,&amp;quot; tutup Supri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
