<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Pentolan KKB di Intan Jaya Menyerahkan Diri, Ini Identitas Lengkapnya!</title><description>Proses ikrar ini merupakan hasil komunikasi intensif antara perwakilan pemerintah pusat, tokoh adat, dan pemerintah daerah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/340/3190201/lima-pentolan-kkb-di-intan-jaya-menyerahkan-diri-ini-identitas-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/16/340/3190201/lima-pentolan-kkb-di-intan-jaya-menyerahkan-diri-ini-identitas-lengkapnya"/><item><title>Lima Pentolan KKB di Intan Jaya Menyerahkan Diri, Ini Identitas Lengkapnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/16/340/3190201/lima-pentolan-kkb-di-intan-jaya-menyerahkan-diri-ini-identitas-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/16/340/3190201/lima-pentolan-kkb-di-intan-jaya-menyerahkan-diri-ini-identitas-lengkapnya</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2025 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/16/340/3190201/kkb-QBpj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lima Pentolan KKB di Intan Jaya Menyerahkan Diri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/16/340/3190201/kkb-QBpj_large.jpg</image><title>Lima Pentolan KKB di Intan Jaya Menyerahkan Diri</title></images><description>INTAN JAYA &amp;ndash; Rekonsiliasi dan pemulihan keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah menunjukkan perkembangan positif. Lima pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerahkan diri dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&#13;
&#13;
Mereka adalah Ferry Japugau alias Fransiskus Japugau, Yusak Kum, Vabianus Sani, Yanuarius Sani, dan Yupianus Bilambani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan tokoh adat,&amp;rdquo;ujar Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, Selasa (16/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah daerah kata dia juga menyatakan penerimaan yang terbuka bagi warga yang kembali, dengan harapan mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Intan Jaya,&amp;rdquo;tandasnya.&#13;
&#13;
Proses ikrar ini merupakan hasil komunikasi intensif antara perwakilan pemerintah pusat, tokoh adat, dan pemerintah daerah.&#13;
&#13;
Kepala Suku Paulus Japugau berperan penting dalam menjembatani proses tersebut, bersama Bupati Intan Jaya dan Ketua Tim Penanganan Konflik Intan Jaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kelima tokoh yang kembali sebelumnya terlibat dalam berbagai aktivitas gangguan keamanan bersenjata oleh kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.&#13;
&#13;
Kelimanya berikrar di Kantor Bupati Intan Jaya, Distrik Sugapa yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta TNI-Polri.&#13;
&#13;
Prosesi ikrar dilaksanakan melalui doa bersama, pembacaan ikrar, serta penandatanganan pernyataan resmi yang disaksikan oleh pimpinan daerah dan aparat keamanan.&#13;
</description><content:encoded>INTAN JAYA &amp;ndash; Rekonsiliasi dan pemulihan keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah menunjukkan perkembangan positif. Lima pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerahkan diri dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&#13;
&#13;
Mereka adalah Ferry Japugau alias Fransiskus Japugau, Yusak Kum, Vabianus Sani, Yanuarius Sani, dan Yupianus Bilambani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan tokoh adat,&amp;rdquo;ujar Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, Selasa (16/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah daerah kata dia juga menyatakan penerimaan yang terbuka bagi warga yang kembali, dengan harapan mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Intan Jaya,&amp;rdquo;tandasnya.&#13;
&#13;
Proses ikrar ini merupakan hasil komunikasi intensif antara perwakilan pemerintah pusat, tokoh adat, dan pemerintah daerah.&#13;
&#13;
Kepala Suku Paulus Japugau berperan penting dalam menjembatani proses tersebut, bersama Bupati Intan Jaya dan Ketua Tim Penanganan Konflik Intan Jaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kelima tokoh yang kembali sebelumnya terlibat dalam berbagai aktivitas gangguan keamanan bersenjata oleh kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.&#13;
&#13;
Kelimanya berikrar di Kantor Bupati Intan Jaya, Distrik Sugapa yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta TNI-Polri.&#13;
&#13;
Prosesi ikrar dilaksanakan melalui doa bersama, pembacaan ikrar, serta penandatanganan pernyataan resmi yang disaksikan oleh pimpinan daerah dan aparat keamanan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
