<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Belum Tangkap Pembakar Lapak Pedagang di Kalibata</title><description>Polda Metro Jaya belum menangkap pelaku pembakaran lapak pedagang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan rangkaian insiden tewasnya dua orang debt collector yang melibatkan oknum anggota kepolisian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/19/338/3190877/polisi-belum-tangkap-pembakar-lapak-pedagang-di-kalibata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/19/338/3190877/polisi-belum-tangkap-pembakar-lapak-pedagang-di-kalibata"/><item><title>Polisi Belum Tangkap Pembakar Lapak Pedagang di Kalibata</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/19/338/3190877/polisi-belum-tangkap-pembakar-lapak-pedagang-di-kalibata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/19/338/3190877/polisi-belum-tangkap-pembakar-lapak-pedagang-di-kalibata</guid><pubDate>Jum'at 19 Desember 2025 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/19/338/3190877/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_bhudi_hermanto-AgGf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/19/338/3190877/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_bhudi_hermanto-AgGf_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya belum menangkap pelaku pembakaran lapak pedagang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan rangkaian insiden tewasnya dua orang debt collector yang melibatkan oknum anggota kepolisian.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengalami kendala dalam proses penyelidikan kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada kendala,&amp;quot; kata Budi kepada awak media, Jumat (19/12/2025).&#13;
&#13;
Menurut Budi, penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti yang ada.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini harus ada persesuaian antara kejadian, barang bukti, dan orang yang bersangkutan, termasuk keterangan dari saksi-saksi pendukung lainnya. Semua harus saling terkait,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menyebut, pelaku pembakaran diduga berasal dari kelompok debt collector atau mata elang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan besar dari kelompok mata elang, karena mereka merasa masyarakat yang melakukan pembiaran, bahkan menuduh masyarakat terkait peristiwa pengeroyokan terhadap mata elang yang menjadi korban,&amp;quot; ucap Budi.&#13;
&#13;
Sebelumnya, kericuhan pecah di kawasan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden tersebut dipicu oleh pengeroyokan hingga menewaskan dua orang mata elang berinisial MET dan NAT.&#13;
&#13;
Adapun pelaku pengeroyokan terhadap dua korban hingga tewas diketahui merupakan anggota Polri, yakni Brigadir IAM, Bripda AMZ, Bripda MIAB, Bripda ZGW, Bripda BN, dan Bripda JLA.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya belum menangkap pelaku pembakaran lapak pedagang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan rangkaian insiden tewasnya dua orang debt collector yang melibatkan oknum anggota kepolisian.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengalami kendala dalam proses penyelidikan kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada kendala,&amp;quot; kata Budi kepada awak media, Jumat (19/12/2025).&#13;
&#13;
Menurut Budi, penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti yang ada.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini harus ada persesuaian antara kejadian, barang bukti, dan orang yang bersangkutan, termasuk keterangan dari saksi-saksi pendukung lainnya. Semua harus saling terkait,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menyebut, pelaku pembakaran diduga berasal dari kelompok debt collector atau mata elang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan besar dari kelompok mata elang, karena mereka merasa masyarakat yang melakukan pembiaran, bahkan menuduh masyarakat terkait peristiwa pengeroyokan terhadap mata elang yang menjadi korban,&amp;quot; ucap Budi.&#13;
&#13;
Sebelumnya, kericuhan pecah di kawasan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden tersebut dipicu oleh pengeroyokan hingga menewaskan dua orang mata elang berinisial MET dan NAT.&#13;
&#13;
Adapun pelaku pengeroyokan terhadap dua korban hingga tewas diketahui merupakan anggota Polri, yakni Brigadir IAM, Bripda AMZ, Bripda MIAB, Bripda ZGW, Bripda BN, dan Bripda JLA.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
