<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Matel Tewas Dikeroyok Polisi, Polda Metro: Penagihan Paksa Debt Collector Aksi Premanisme!</title><description>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, matel melakukan penagihan dengan cara bergerombol sehingga membuat orang yang ditagih merasa terintimidasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/20/338/3191004/2-matel-tewas-dikeroyok-polisi-polda-metro-penagihan-paksa-debt-collector-aksi-premanisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/20/338/3191004/2-matel-tewas-dikeroyok-polisi-polda-metro-penagihan-paksa-debt-collector-aksi-premanisme"/><item><title>2 Matel Tewas Dikeroyok Polisi, Polda Metro: Penagihan Paksa Debt Collector Aksi Premanisme!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/20/338/3191004/2-matel-tewas-dikeroyok-polisi-polda-metro-penagihan-paksa-debt-collector-aksi-premanisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/20/338/3191004/2-matel-tewas-dikeroyok-polisi-polda-metro-penagihan-paksa-debt-collector-aksi-premanisme</guid><pubDate>Sabtu 20 Desember 2025 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/20/338/3191004/polri-4jMU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oknum Polisi Pengeroyok Matel/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/20/338/3191004/polri-4jMU_large.jpg</image><title>Oknum Polisi Pengeroyok Matel/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan, bahwa proses penagihan yang dilakukan oleh para debt collector atau mata elang alias matel kerap menimbulkan masalah. Bahkan, hal tersebut disebut sebagai aksi premanisme.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, matel melakukan penagihan dengan cara bergerombol sehingga membuat orang yang ditagih merasa terintimidasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sampaikan, ini sudah menjadi sistem premanisme. Karena apa? Dengan bergerombol melihat konsumen didatangi dengan kelompok orang yang banyak. Ini kan mau lakukan intimidasi dan intervensi,&amp;quot; kata Budi dikutip, Sabtu (20/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, meskipun matel itu menunjukkan surat tugas saat&amp;nbsp; menagih, namun pelaksanaannya harus ada proses mediasi hingga somasi. Jangan langsung melakukan penagihan secara paksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seharusnya, sudah menunjukkan surat perintah tugas, surat perintah tugas dari lembaga pembiayaan,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Yang paling utama adalah, solusinya adalah mediasi dan memberikan somasi, bukan melakukan pengamanan penarikan secara paksa kendaraan-kendaraan tersebut,&amp;quot; tutup Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kericuhan pecah di kawasan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden itu dipicu pengeroyokan hingga tewas terhadap dua orang mata elang berinisial MET dan NAT.&#13;
&#13;
Pelaku yang mengeroyok dua korban hingga tewas merupakan anggota Polri. Mereka adalah Brigadir IAM, Bripda AMZ, Bripda MIAB, Bripda ZGW, Bripda BN, dan Bripda JLA.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan, bahwa proses penagihan yang dilakukan oleh para debt collector atau mata elang alias matel kerap menimbulkan masalah. Bahkan, hal tersebut disebut sebagai aksi premanisme.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, matel melakukan penagihan dengan cara bergerombol sehingga membuat orang yang ditagih merasa terintimidasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sampaikan, ini sudah menjadi sistem premanisme. Karena apa? Dengan bergerombol melihat konsumen didatangi dengan kelompok orang yang banyak. Ini kan mau lakukan intimidasi dan intervensi,&amp;quot; kata Budi dikutip, Sabtu (20/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, meskipun matel itu menunjukkan surat tugas saat&amp;nbsp; menagih, namun pelaksanaannya harus ada proses mediasi hingga somasi. Jangan langsung melakukan penagihan secara paksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seharusnya, sudah menunjukkan surat perintah tugas, surat perintah tugas dari lembaga pembiayaan,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Yang paling utama adalah, solusinya adalah mediasi dan memberikan somasi, bukan melakukan pengamanan penarikan secara paksa kendaraan-kendaraan tersebut,&amp;quot; tutup Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, kericuhan pecah di kawasan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden itu dipicu pengeroyokan hingga tewas terhadap dua orang mata elang berinisial MET dan NAT.&#13;
&#13;
Pelaku yang mengeroyok dua korban hingga tewas merupakan anggota Polri. Mereka adalah Brigadir IAM, Bripda AMZ, Bripda MIAB, Bripda ZGW, Bripda BN, dan Bripda JLA.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
