<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,5 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG Ungkap Pemicunya</title><description>Gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/21/337/3191141/gempa-m5-5-guncang-tanimbar-maluku-bmkg-ungkap-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/21/337/3191141/gempa-m5-5-guncang-tanimbar-maluku-bmkg-ungkap-pemicunya"/><item><title>Gempa M5,5 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG Ungkap Pemicunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/21/337/3191141/gempa-m5-5-guncang-tanimbar-maluku-bmkg-ungkap-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/21/337/3191141/gempa-m5-5-guncang-tanimbar-maluku-bmkg-ungkap-pemicunya</guid><pubDate>Minggu 21 Desember 2025 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/21/337/3191141/ilustrasi-ODUA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/21/337/3191141/ilustrasi-ODUA_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gempa berkekuatan M5,5 mengguncang Tanimbar, Maluku, Minggu 21 Desember 2025 pukul 11.02 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,2.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,84&amp;deg; LS; 131,42&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut wilayah Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 69 km.&#13;
&#13;
Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas intra-slab Lempeng Banda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust),&amp;rdquo; ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 11.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gempa berkekuatan M5,5 mengguncang Tanimbar, Maluku, Minggu 21 Desember 2025 pukul 11.02 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,2.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,84&amp;deg; LS; 131,42&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut wilayah Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 69 km.&#13;
&#13;
Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas intra-slab Lempeng Banda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust),&amp;rdquo; ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 11.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
