<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Cara Pelaku Teror Bom Peroleh E-mail 10 Sekolah di Depok</title><description>Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap HRR, pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Polisi mengungkap cara HRR mendapatkan daftar alamat e-mail sekolah yang menjadi sasaran teror.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192042/polisi-ungkap-cara-pelaku-teror-bom-peroleh-e-mail-10-sekolah-di-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192042/polisi-ungkap-cara-pelaku-teror-bom-peroleh-e-mail-10-sekolah-di-depok"/><item><title>Polisi Ungkap Cara Pelaku Teror Bom Peroleh E-mail 10 Sekolah di Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192042/polisi-ungkap-cara-pelaku-teror-bom-peroleh-e-mail-10-sekolah-di-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192042/polisi-ungkap-cara-pelaku-teror-bom-peroleh-e-mail-10-sekolah-di-depok</guid><pubDate>Jum'at 26 Desember 2025 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/26/338/3192042/polisi_ungkap_cara_pelaku_teror_bom_peroleh_e_mail-Er9l_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Ungkap Cara Pelaku Teror Bom Peroleh E-mail (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/26/338/3192042/polisi_ungkap_cara_pelaku_teror_bom_peroleh_e_mail-Er9l_large.jpg</image><title>Polisi Ungkap Cara Pelaku Teror Bom Peroleh E-mail (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap HRR, pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Polisi mengungkap cara HRR mendapatkan daftar alamat e-mail sekolah yang menjadi sasaran teror.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, itu dipilih secara acak melalui Google, GPT, semacam AI dan ChatGPT. Dia mencari alamat tersebut dan mengirimkannya secara random,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa pelaku terbukti sebagai pengirim e-mail teror bom tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dapat kami sampaikan, faktanya kami bisa memastikan bahwa yang bersangkutan, atau tersangka H, memang yang mengirimkan e-mail tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif&#13;
&#13;
Kompol Made Oka menjelaskan, pelaku melakukan aksinya lantaran kecewa setelah lamarannya ditolak oleh mantan kekasihnya yang berinisial K.&#13;
&#13;
&amp;quot;Motif tersangka melakukan penteroran atau tindak pidana ini karena merasa kecewa. Yang bersangkutan, Saudara H dan Saudari Kamila, sempat berpacaran pada tahun 2022. Kemudian keluarga besar Saudara H sempat melamar, namun ditolak,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Made menuturkan, pelaku kerap memberikan ancaman dan teror kepada mantan kekasihnya tersebut. Bahkan, teror dilakukan hingga ke kampus tempat korban menempuh pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saudara H sudah sering melakukan teror atau pengancaman, bukan hanya kepada Saudari Kamila. Kami juga mendapatkan bukti bahwa tersangka sempat meneror kampus tempat Saudari Kamila berkuliah,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, terdapat pula banyak pesanan fiktif, termasuk makanan, yang dikirimkan ke rumah korban, padahal korban maupun keluarganya tidak pernah melakukan pemesanan,&amp;quot; lanjut dia.&#13;
&#13;
Puncaknya, kata Made, pelaku menebar teror bom ke 10 sekolah di wilayah hukum Polres Metro Depok dengan mencatut nama mantan kekasihnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga akhirnya, tersangka melakukan teror yang menjadi perhatian kita semua, yaitu mengirim teror bom ke 10 sekolah di wilayah Polres Metro Depok. Motifnya seperti itu,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pelaku melakukan perbuatan tersebut semata-mata untuk mendapatkan perhatian dari mantan kekasihnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka ingin mencari perhatian Saudari Kamila, karena sejak putus hubungan maupun sejak lamarannya ditolak, yang bersangkutan sudah tidak lagi diindahkan oleh Saudari Kamila,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap HRR, pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Polisi mengungkap cara HRR mendapatkan daftar alamat e-mail sekolah yang menjadi sasaran teror.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, itu dipilih secara acak melalui Google, GPT, semacam AI dan ChatGPT. Dia mencari alamat tersebut dan mengirimkannya secara random,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa pelaku terbukti sebagai pengirim e-mail teror bom tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dapat kami sampaikan, faktanya kami bisa memastikan bahwa yang bersangkutan, atau tersangka H, memang yang mengirimkan e-mail tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif&#13;
&#13;
Kompol Made Oka menjelaskan, pelaku melakukan aksinya lantaran kecewa setelah lamarannya ditolak oleh mantan kekasihnya yang berinisial K.&#13;
&#13;
&amp;quot;Motif tersangka melakukan penteroran atau tindak pidana ini karena merasa kecewa. Yang bersangkutan, Saudara H dan Saudari Kamila, sempat berpacaran pada tahun 2022. Kemudian keluarga besar Saudara H sempat melamar, namun ditolak,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Made menuturkan, pelaku kerap memberikan ancaman dan teror kepada mantan kekasihnya tersebut. Bahkan, teror dilakukan hingga ke kampus tempat korban menempuh pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saudara H sudah sering melakukan teror atau pengancaman, bukan hanya kepada Saudari Kamila. Kami juga mendapatkan bukti bahwa tersangka sempat meneror kampus tempat Saudari Kamila berkuliah,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, terdapat pula banyak pesanan fiktif, termasuk makanan, yang dikirimkan ke rumah korban, padahal korban maupun keluarganya tidak pernah melakukan pemesanan,&amp;quot; lanjut dia.&#13;
&#13;
Puncaknya, kata Made, pelaku menebar teror bom ke 10 sekolah di wilayah hukum Polres Metro Depok dengan mencatut nama mantan kekasihnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga akhirnya, tersangka melakukan teror yang menjadi perhatian kita semua, yaitu mengirim teror bom ke 10 sekolah di wilayah Polres Metro Depok. Motifnya seperti itu,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pelaku melakukan perbuatan tersebut semata-mata untuk mendapatkan perhatian dari mantan kekasihnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka ingin mencari perhatian Saudari Kamila, karena sejak putus hubungan maupun sejak lamarannya ditolak, yang bersangkutan sudah tidak lagi diindahkan oleh Saudari Kamila,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
