<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Hanya Teror Bom, Pelaku Juga Buat Medsos Palsu atas Nama Mantan Pacar</title><description>Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Tak hanya membuat e-mail, pelaku juga membuat akun media sosial palsu untuk menjelek-jelekkan nama mantan pacarnya, Kamila.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192053/tak-hanya-teror-bom-pelaku-juga-buat-medsos-palsu-atas-nama-mantan-pacar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192053/tak-hanya-teror-bom-pelaku-juga-buat-medsos-palsu-atas-nama-mantan-pacar"/><item><title>Tak Hanya Teror Bom, Pelaku Juga Buat Medsos Palsu atas Nama Mantan Pacar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192053/tak-hanya-teror-bom-pelaku-juga-buat-medsos-palsu-atas-nama-mantan-pacar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/26/338/3192053/tak-hanya-teror-bom-pelaku-juga-buat-medsos-palsu-atas-nama-mantan-pacar</guid><pubDate>Jum'at 26 Desember 2025 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/26/338/3192053/pelaku_teror_bom_di_depok_ditangkap-IQ49_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku Teror Bom di Depok Ditangkap (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/26/338/3192053/pelaku_teror_bom_di_depok_ditangkap-IQ49_large.jpg</image><title>Pelaku Teror Bom di Depok Ditangkap (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Tak hanya membuat e-mail, pelaku juga membuat akun media sosial palsu untuk menjelek-jelekkan nama mantan pacarnya, Kamila.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka Saudara H membuat e-mail baru seakan-akan identitasnya adalah Saudari Kamila. Hal itu sudah sering dilakukan sejak tahun 2022, 2023, hingga 2024,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka juga membuat akun-akun media sosial palsu yang menjelek-jelekkan Saudari Kamila. Selain itu, terdapat banyak order fiktif makanan yang dikirim ke rumah dan kampus Saudari Kamila, padahal tidak pernah dipesan oleh yang bersangkutan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Made Oka menuturkan, berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, dan pengakuan tersangka, Hylmi memang membuat e-mail serta sejumlah akun media sosial atas nama Kamila.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami pastikan bahwa yang bersangkutan membuat e-mail, akun Instagram, dan akun Facebook mengatasnamakan Saudari Kamila. Namun, dalam kasus teror bom ini, pihak sekolah menjadi korban sekaligus pelapor,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif&#13;
&#13;
Kompol Made Oka menjelaskan, aksi tersebut dilatarbelakangi kekecewaan pelaku setelah lamarannya ditolak oleh mantan kekasihnya berinisial K.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif tersangka melakukan penteroran adalah rasa kecewa. Saudara H dan Saudari Kamila sempat berpacaran pada 2022, kemudian keluarga besar Saudara H sempat melamar, namun ditolak,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pelaku disebut kerap meneror dan mengancam Kamila, bahkan hingga ke kampus tempat korban berkuliah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menemukan bukti bahwa tersangka tidak hanya meneror korban secara pribadi, tetapi juga meneror kampus tempat Saudari Kamila berkuliah,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pelaku juga kerap melakukan order fiktif makanan yang dikirim ke rumah korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Padahal yang bersangkutan maupun keluarganya tidak pernah melakukan pemesanan,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Puncaknya, pelaku menebar teror bom ke 10 sekolah di Depok dengan mencatut nama mantan kekasihnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motifnya jelas, tersangka ingin mencari perhatian Saudari Kamila, karena sejak putus dan lamarannya ditolak, korban sudah tidak lagi merespons yang bersangkutan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Tak hanya membuat e-mail, pelaku juga membuat akun media sosial palsu untuk menjelek-jelekkan nama mantan pacarnya, Kamila.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka Saudara H membuat e-mail baru seakan-akan identitasnya adalah Saudari Kamila. Hal itu sudah sering dilakukan sejak tahun 2022, 2023, hingga 2024,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka juga membuat akun-akun media sosial palsu yang menjelek-jelekkan Saudari Kamila. Selain itu, terdapat banyak order fiktif makanan yang dikirim ke rumah dan kampus Saudari Kamila, padahal tidak pernah dipesan oleh yang bersangkutan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Made Oka menuturkan, berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, dan pengakuan tersangka, Hylmi memang membuat e-mail serta sejumlah akun media sosial atas nama Kamila.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami pastikan bahwa yang bersangkutan membuat e-mail, akun Instagram, dan akun Facebook mengatasnamakan Saudari Kamila. Namun, dalam kasus teror bom ini, pihak sekolah menjadi korban sekaligus pelapor,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif&#13;
&#13;
Kompol Made Oka menjelaskan, aksi tersebut dilatarbelakangi kekecewaan pelaku setelah lamarannya ditolak oleh mantan kekasihnya berinisial K.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif tersangka melakukan penteroran adalah rasa kecewa. Saudara H dan Saudari Kamila sempat berpacaran pada 2022, kemudian keluarga besar Saudara H sempat melamar, namun ditolak,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pelaku disebut kerap meneror dan mengancam Kamila, bahkan hingga ke kampus tempat korban berkuliah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menemukan bukti bahwa tersangka tidak hanya meneror korban secara pribadi, tetapi juga meneror kampus tempat Saudari Kamila berkuliah,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pelaku juga kerap melakukan order fiktif makanan yang dikirim ke rumah korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Padahal yang bersangkutan maupun keluarganya tidak pernah melakukan pemesanan,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Puncaknya, pelaku menebar teror bom ke 10 sekolah di Depok dengan mencatut nama mantan kekasihnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motifnya jelas, tersangka ingin mencari perhatian Saudari Kamila, karena sejak putus dan lamarannya ditolak, korban sudah tidak lagi merespons yang bersangkutan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
