<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Warga Sumbar Keluhkan Penyakit Usai Bencana, Polri Turunkan Tenaga Medis</title><description>Warga Sumatra Barat (Sumbar) mengeluhkan berbagai penyakit usai terdampak bencana alam. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polri mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/340/3192041/ratusan-warga-sumbar-keluhkan-penyakit-usai-bencana-polri-turunkan-tenaga-medis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/26/340/3192041/ratusan-warga-sumbar-keluhkan-penyakit-usai-bencana-polri-turunkan-tenaga-medis"/><item><title>Ratusan Warga Sumbar Keluhkan Penyakit Usai Bencana, Polri Turunkan Tenaga Medis</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/26/340/3192041/ratusan-warga-sumbar-keluhkan-penyakit-usai-bencana-polri-turunkan-tenaga-medis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/26/340/3192041/ratusan-warga-sumbar-keluhkan-penyakit-usai-bencana-polri-turunkan-tenaga-medis</guid><pubDate>Jum'at 26 Desember 2025 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/26/340/3192041/polri_mengerahkan_tenaga_kesehatan-bxXW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri mengerahkan tenaga kesehatan di Sumbar (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/26/340/3192041/polri_mengerahkan_tenaga_kesehatan-bxXW_large.jpg</image><title>Polri mengerahkan tenaga kesehatan di Sumbar (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Warga Sumatra Barat (Sumbar) mengeluhkan berbagai penyakit usai terdampak bencana alam. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polri mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, mengungkapkan sejumlah keluhan yang dialami warga saat menjalani pemeriksaan kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelayanan kesehatan meliputi keluhan seperti demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, asam lambung, diare, hingga hipertensi,&amp;quot; kata Susmelawati kepada awak media, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kegiatan bakti kesehatan tersebut mencakup pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat di daerah terdampak bencana banjir, dengan total 222 orang yang telah mendapatkan layanan kesehatan.&#13;
&#13;
Adapun lokasi bakti kesehatan dilaksanakan di sejumlah posko pengungsian, antara lain Posko Huntara Lubuk Buaya sebanyak 39 orang, Posko Nanggalo 20 orang, dan Posko Sungai Lareh 26 orang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Posko Tabing Banda Gadang melayani 27 orang, Posko Gunung Nago, Kecamatan Pauh, sebanyak 28 orang, serta Posko Air Dingin sebanyak 28 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, pelayanan juga diberikan di Posko Gurun Laweh sebanyak 26 orang dan Posko Tanjung Raya, Maninjau, Kabupaten Agam, sebanyak 28 orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Korps Bhayangkara juga memfokuskan kegiatan bakti kesehatan dalam penanggulangan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk bakti kesehatan, total masyarakat yang terlayani mencapai 37.867 orang. Rinciannya, di Sumatra Barat sebanyak 15.275 orang, Sumatra Utara 5.813 orang, dan Aceh 16.779 orang,&amp;rdquo; ujar Dedi di Lapangan Bhayangkara.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, keluhan masyarakat yang ditangani umumnya meliputi demam, batuk, gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan keluhan kesehatan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini akan terus menjadi prioritas kami,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Warga Sumatra Barat (Sumbar) mengeluhkan berbagai penyakit usai terdampak bencana alam. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polri mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, mengungkapkan sejumlah keluhan yang dialami warga saat menjalani pemeriksaan kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelayanan kesehatan meliputi keluhan seperti demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, asam lambung, diare, hingga hipertensi,&amp;quot; kata Susmelawati kepada awak media, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kegiatan bakti kesehatan tersebut mencakup pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat di daerah terdampak bencana banjir, dengan total 222 orang yang telah mendapatkan layanan kesehatan.&#13;
&#13;
Adapun lokasi bakti kesehatan dilaksanakan di sejumlah posko pengungsian, antara lain Posko Huntara Lubuk Buaya sebanyak 39 orang, Posko Nanggalo 20 orang, dan Posko Sungai Lareh 26 orang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Posko Tabing Banda Gadang melayani 27 orang, Posko Gunung Nago, Kecamatan Pauh, sebanyak 28 orang, serta Posko Air Dingin sebanyak 28 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, pelayanan juga diberikan di Posko Gurun Laweh sebanyak 26 orang dan Posko Tanjung Raya, Maninjau, Kabupaten Agam, sebanyak 28 orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Korps Bhayangkara juga memfokuskan kegiatan bakti kesehatan dalam penanggulangan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk bakti kesehatan, total masyarakat yang terlayani mencapai 37.867 orang. Rinciannya, di Sumatra Barat sebanyak 15.275 orang, Sumatra Utara 5.813 orang, dan Aceh 16.779 orang,&amp;rdquo; ujar Dedi di Lapangan Bhayangkara.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, keluhan masyarakat yang ditangani umumnya meliputi demam, batuk, gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan keluhan kesehatan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini akan terus menjadi prioritas kami,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
