<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Ada Apa?</title><description>Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan 1.880 tahanan berisiko tinggi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/29/337/3192501/ribuan-narapidana-berisiko-tinggi-dipindahkan-ke-lapas-nusakambangan-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/29/337/3192501/ribuan-narapidana-berisiko-tinggi-dipindahkan-ke-lapas-nusakambangan-ada-apa"/><item><title>Ribuan Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Ada Apa?</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/29/337/3192501/ribuan-narapidana-berisiko-tinggi-dipindahkan-ke-lapas-nusakambangan-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/29/337/3192501/ribuan-narapidana-berisiko-tinggi-dipindahkan-ke-lapas-nusakambangan-ada-apa</guid><pubDate>Senin 29 Desember 2025 19:55 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/29/337/3192501/viral-p2zb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/29/337/3192501/viral-p2zb_large.jpg</image><title>Ribuan Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan 1.880 tahanan berisiko tinggi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan demi menekan peredaran narkotika di dalam lapas.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto seusai konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2025 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin (29/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melakukan upaya-upaya mencegah peredaran narkotika di dalam lapas, tadi sudah disampaikan oleh Pak Sekjen bahwa lebih 1.880 orang kami pindahkan ke Nusakambangan,&amp;quot; kata Agus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini mereka-mereka yang berisiko tinggi menjadi bagian yang peredaran narkotika dari dalam Lapas termasuk pelaku-pelaku penipuan yang di Lapas,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Kemenimipas bersama pihak Kepolisian dan BNN terus berkomitmen menghadapi dinamika peredaran narkotika di dalam lapas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menangkap pengedar dan pelaku selama periode mereka berjalan, sehingga di dalam Lapas selalu ada yang baru. Sehingga ini dinamikanya juga akan terus begitu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Agus melanjutkan, tindakan tegas tidak hanya dilakukan terhadap tahanan, tapi juga&amp;nbsp; pegawai lapas yang didapati terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya kepada mereka, tapi kepada pegawai yang melakukan penyimpangan juga kita lakukan tindakan tegas,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan 1.880 tahanan berisiko tinggi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan demi menekan peredaran narkotika di dalam lapas.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto seusai konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2025 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin (29/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melakukan upaya-upaya mencegah peredaran narkotika di dalam lapas, tadi sudah disampaikan oleh Pak Sekjen bahwa lebih 1.880 orang kami pindahkan ke Nusakambangan,&amp;quot; kata Agus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini mereka-mereka yang berisiko tinggi menjadi bagian yang peredaran narkotika dari dalam Lapas termasuk pelaku-pelaku penipuan yang di Lapas,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Kemenimipas bersama pihak Kepolisian dan BNN terus berkomitmen menghadapi dinamika peredaran narkotika di dalam lapas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menangkap pengedar dan pelaku selama periode mereka berjalan, sehingga di dalam Lapas selalu ada yang baru. Sehingga ini dinamikanya juga akan terus begitu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Agus melanjutkan, tindakan tegas tidak hanya dilakukan terhadap tahanan, tapi juga&amp;nbsp; pegawai lapas yang didapati terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya kepada mereka, tapi kepada pegawai yang melakukan penyimpangan juga kita lakukan tindakan tegas,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
