<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perkuat Pengawasan Internal, Propam Polri Kedepankan Pendekatan Preventif dan Humanis</title><description>Irwasum mengatakan, pada 2025, Divpropam Polri mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dalam pengawasan internal,&quot;&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/30/337/3192652/perkuat-pengawasan-internal-propam-polri-kedepankan-pendekatan-preventif-dan-humanis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/30/337/3192652/perkuat-pengawasan-internal-propam-polri-kedepankan-pendekatan-preventif-dan-humanis"/><item><title>Perkuat Pengawasan Internal, Propam Polri Kedepankan Pendekatan Preventif dan Humanis</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/30/337/3192652/perkuat-pengawasan-internal-propam-polri-kedepankan-pendekatan-preventif-dan-humanis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/30/337/3192652/perkuat-pengawasan-internal-propam-polri-kedepankan-pendekatan-preventif-dan-humanis</guid><pubDate>Selasa 30 Desember 2025 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/30/337/3192652/irwasum_polri_komjen_wahyu_widada-tAGn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perkuat Pengawasan Internal, Propam Polri Kedepankan Pendekatan Preventif dan Humanis (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/30/337/3192652/irwasum_polri_komjen_wahyu_widada-tAGn_large.jpg</image><title>Perkuat Pengawasan Internal, Propam Polri Kedepankan Pendekatan Preventif dan Humanis (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Wahyu Widada mengungkapkan, Divisi Propam Polri mengedepankan pendekatan preventif dan humanis sepanjang tahun 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Preventif&amp;nbsp;dan Humanis&#13;
&#13;
Wahyu menjelaskan, pendekatan tersebut salah satu upaya untuk memperkuat pengawasan internal serta menjawab ekspetasi publik untuk internal Korps Bhayangkara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tahun 2025, Divpropam Polri mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dalam pengawasan internal,&amp;quot; kata Wahyu dalam kegiatan rilis akhir tahun di Gedung Rupatama, Selasa (30/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wahyu menuturkan, kegiatan mitigasi dan simpatik dilaksanakan sebagai respons atas dinamika pelanggaran. Lalu, meningkatnya ekspektasi publik serta kebutuhan untuk menghadirkan Propam yang tidak menindak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi juga mencegah, membina dan mendekatkan diri kepada anggota maupun masyarakat,&amp;quot; ujar Wahyu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, sepanjang 2025 terkait mitigasi pelanggaran, &amp;nbsp;Propam Polri telah melakukan gaktibplin sebanyak 20.275 kegiatan. Lalu, Propam Polri menggelar operasi bersih 982 kegiatan dan sinergisitas TNI-Polri ada 9.590.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada kegiatan simpatik, berupa baksos dan pendidikan, ada 24.793 kegiatan. Lalu, pendekatan masyarakat 13.970 kegiatan. Kemudian, sambang pendumas 1.120 kegiatan dan kegiatan lainnya 1.734 kegiatan.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Wahyu Widada mengungkapkan, Divisi Propam Polri mengedepankan pendekatan preventif dan humanis sepanjang tahun 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Preventif&amp;nbsp;dan Humanis&#13;
&#13;
Wahyu menjelaskan, pendekatan tersebut salah satu upaya untuk memperkuat pengawasan internal serta menjawab ekspetasi publik untuk internal Korps Bhayangkara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tahun 2025, Divpropam Polri mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dalam pengawasan internal,&amp;quot; kata Wahyu dalam kegiatan rilis akhir tahun di Gedung Rupatama, Selasa (30/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wahyu menuturkan, kegiatan mitigasi dan simpatik dilaksanakan sebagai respons atas dinamika pelanggaran. Lalu, meningkatnya ekspektasi publik serta kebutuhan untuk menghadirkan Propam yang tidak menindak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi juga mencegah, membina dan mendekatkan diri kepada anggota maupun masyarakat,&amp;quot; ujar Wahyu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, sepanjang 2025 terkait mitigasi pelanggaran, &amp;nbsp;Propam Polri telah melakukan gaktibplin sebanyak 20.275 kegiatan. Lalu, Propam Polri menggelar operasi bersih 982 kegiatan dan sinergisitas TNI-Polri ada 9.590.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada kegiatan simpatik, berupa baksos dan pendidikan, ada 24.793 kegiatan. Lalu, pendekatan masyarakat 13.970 kegiatan. Kemudian, sambang pendumas 1.120 kegiatan dan kegiatan lainnya 1.734 kegiatan.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
