<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Densus 88 Gulung Jaringan Radikalisme pada Anak dengan Rekrutmen Online Libatkan 5 Teroris</title><description>Densus 88 Antiteror Polri telah menangani sejumlah kasus terorisme sepanjang tahun 2025. Kasus teroris tersebut tersebar di sejumlah provinsi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192726/densus-88-gulung-jaringan-radikalisme-pada-anak-dengan-rekrutmen-online-libatkan-5-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192726/densus-88-gulung-jaringan-radikalisme-pada-anak-dengan-rekrutmen-online-libatkan-5-teroris"/><item><title>Densus 88 Gulung Jaringan Radikalisme pada Anak dengan Rekrutmen Online Libatkan 5 Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192726/densus-88-gulung-jaringan-radikalisme-pada-anak-dengan-rekrutmen-online-libatkan-5-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192726/densus-88-gulung-jaringan-radikalisme-pada-anak-dengan-rekrutmen-online-libatkan-5-teroris</guid><pubDate>Rabu 31 Desember 2025 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/30/337/3192726/teroris-ghkc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus 88 Gulung Jaringan Terorisme/ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/30/337/3192726/teroris-ghkc_large.jpg</image><title>Densus 88 Gulung Jaringan Terorisme/ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Densus 88 Antiteror Polri telah menangani sejumlah kasus terorisme sepanjang tahun 2025. Kasus teroris tersebut tersebar di sejumlah provinsi.&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk pengungkapan kasus menonjol Densus 88 di sepanjang 2025 salah satunya terkait jaringan radikalisme pada anak di bawah umur dengan rekrutmen online yang melibatkan 5 tersangka teroris dengan target 110 anak di 23 provinsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menggagalkan 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, dan penangkapan 7 tersangka terorisme dalam pengamanan Nataru tahun ini,&amp;quot; ujar Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono dalam rilis akhir tahun di Rupatama, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga menangani 68 anak yang diduga terpapar paham Neo-Nazi dan White Supremacy.&#13;
&#13;
Hasil penindakan anggota, puluhan anak tersebut menguasai senjata berbahaya yang diduga bakal digunakan untuk menyerang sekolah dan teman sejawatnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penanganan 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi ekstrem melalui grup TCC (True Crime Comunity), seperti Neo-Nazi dan White Supremacy,&amp;#39;&amp;#39;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Dimana mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi yang menyasar lingkungan sekolah dan rekan sejawat mereka,&amp;quot; lanjut Syahar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Syahar melanjutkan, Densus 88 telah mempertahankan status Zero Terrorism Attack sepanjang 2023 hingga 2025 melalui langkah penegakan hukum yang proaktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Capaian ini didukung penangkapan terhadap tersangka 147 pada 2023, 55 pada 2024, dan 51 di 2025 ini. Yang tentunya ini efektif menekan potensi ancaman dan menjaga stabilitas keamanan nasional,&amp;quot; tutup Syahar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Densus 88 Antiteror Polri telah menangani sejumlah kasus terorisme sepanjang tahun 2025. Kasus teroris tersebut tersebar di sejumlah provinsi.&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk pengungkapan kasus menonjol Densus 88 di sepanjang 2025 salah satunya terkait jaringan radikalisme pada anak di bawah umur dengan rekrutmen online yang melibatkan 5 tersangka teroris dengan target 110 anak di 23 provinsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menggagalkan 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, dan penangkapan 7 tersangka terorisme dalam pengamanan Nataru tahun ini,&amp;quot; ujar Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono dalam rilis akhir tahun di Rupatama, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga menangani 68 anak yang diduga terpapar paham Neo-Nazi dan White Supremacy.&#13;
&#13;
Hasil penindakan anggota, puluhan anak tersebut menguasai senjata berbahaya yang diduga bakal digunakan untuk menyerang sekolah dan teman sejawatnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penanganan 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi ekstrem melalui grup TCC (True Crime Comunity), seperti Neo-Nazi dan White Supremacy,&amp;#39;&amp;#39;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Dimana mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi yang menyasar lingkungan sekolah dan rekan sejawat mereka,&amp;quot; lanjut Syahar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Syahar melanjutkan, Densus 88 telah mempertahankan status Zero Terrorism Attack sepanjang 2023 hingga 2025 melalui langkah penegakan hukum yang proaktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Capaian ini didukung penangkapan terhadap tersangka 147 pada 2023, 55 pada 2024, dan 51 di 2025 ini. Yang tentunya ini efektif menekan potensi ancaman dan menjaga stabilitas keamanan nasional,&amp;quot; tutup Syahar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
