<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapuspenkum: 69 Jaksa Dijatuhi Hukuman Berat Sepanjang 2025</title><description>Kejaksaan Agung (Kejagung) menindak ratusan jaksa sepanjang tahun 2025. Bahkan, puluhan di antaranya dijatuhi hukuman disiplin kategori berat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum-69-jaksa-dijatuhi-hukuman-berat-sepanjang-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum-69-jaksa-dijatuhi-hukuman-berat-sepanjang-2025"/><item><title>Kapuspenkum: 69 Jaksa Dijatuhi Hukuman Berat Sepanjang 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum-69-jaksa-dijatuhi-hukuman-berat-sepanjang-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum-69-jaksa-dijatuhi-hukuman-berat-sepanjang-2025</guid><pubDate>Rabu 31 Desember 2025 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum_kejagung_anang_supriatna-8x6D_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/31/337/3192827/kapuspenkum_kejagung_anang_supriatna-8x6D_large.jpg</image><title> Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kejaksaan Agung (Kejagung) menindak ratusan jaksa sepanjang tahun 2025. Bahkan, puluhan di antaranya dijatuhi hukuman disiplin kategori berat.&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, saat konferensi pers Capaian Kinerja Kejaksaan RI 2025 di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bidang pengawasan menjatuhkan hukuman disiplin kepada 56 pegawai non-jaksa dan 101 jaksa,&amp;quot; kata Anang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah tersebut, Anang menjelaskan sebanyak 44 kasus dijatuhi hukuman disiplin ringan, 44 hukuman sedang, dan 69 hukuman berat. Hukuman berat tersebut juga dijatuhkan kepada jaksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada yang dicopot dari jabatan, bahkan ada yang diberhentikan sebagai jaksa. Hukuman berat ini berarti jabatannya dicopot, sekaligus status jaksanya juga dicabut. Itu dua lapis hukuman berat,&amp;quot; ujar Anang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Anang menyampaikan tingkat pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 per 22 Desember 2025 mencapai 96,45 persen. Total terdapat 13.556 wajib lapor LHKPN di lingkungan Kejaksaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sudah melapor sebanyak 13.075 orang, sementara yang belum melapor berjumlah 481 orang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kejaksaan Agung (Kejagung) menindak ratusan jaksa sepanjang tahun 2025. Bahkan, puluhan di antaranya dijatuhi hukuman disiplin kategori berat.&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, saat konferensi pers Capaian Kinerja Kejaksaan RI 2025 di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bidang pengawasan menjatuhkan hukuman disiplin kepada 56 pegawai non-jaksa dan 101 jaksa,&amp;quot; kata Anang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah tersebut, Anang menjelaskan sebanyak 44 kasus dijatuhi hukuman disiplin ringan, 44 hukuman sedang, dan 69 hukuman berat. Hukuman berat tersebut juga dijatuhkan kepada jaksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada yang dicopot dari jabatan, bahkan ada yang diberhentikan sebagai jaksa. Hukuman berat ini berarti jabatannya dicopot, sekaligus status jaksanya juga dicabut. Itu dua lapis hukuman berat,&amp;quot; ujar Anang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Anang menyampaikan tingkat pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 per 22 Desember 2025 mencapai 96,45 persen. Total terdapat 13.556 wajib lapor LHKPN di lingkungan Kejaksaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sudah melapor sebanyak 13.075 orang, sementara yang belum melapor berjumlah 481 orang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
