<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!</title><description>Prabowo menyampaikan bahwa ia kerap memantau adanya kritik dari sejumlah pihak yang selalu memandang aktivitas pemerintah secara negatif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/01/337/3193031/soroti-kritikan-menteri-ke-lokasi-bencana-sumatera-prabowo-masa-ikut-macul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/01/337/3193031/soroti-kritikan-menteri-ke-lokasi-bencana-sumatera-prabowo-masa-ikut-macul"/><item><title>Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/01/337/3193031/soroti-kritikan-menteri-ke-lokasi-bencana-sumatera-prabowo-masa-ikut-macul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/01/337/3193031/soroti-kritikan-menteri-ke-lokasi-bencana-sumatera-prabowo-masa-ikut-macul</guid><pubDate>Kamis 01 Januari 2026 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/01/337/3193031/prabowo-ZwuJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/01/337/3193031/prabowo-ZwuJ_large.jpg</image><title>Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!</title></images><description>ACEH TAMIANG- Presiden Prabowo Subianto heran dengan kritikan terhadap para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung meninjau lokasi bencana Sumatera. Pasalnya, kehadiran menteri bukan sekadar untuk melihat-lihat, melainkan untuk memastikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).&#13;
&#13;
Prabowo menyampaikan bahwa ia kerap memantau adanya kritik dari sejumlah pihak yang selalu memandang aktivitas pemerintah secara negatif.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut negatif,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kehadiran menteri di lokasi bencana. Menurutnya, pandangan tersebut tidak memahami fungsi kepemimpinan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Jadi kalau ada saya pernah denger ada kritik gini, untuk apa menteri ke tempat bencana, hanya datang melihat. Saudara-saudara serba susah, menteri tidak datang dibilang tidak peduli menteri datang ya masak menteri ikut macul? Kan itu,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, bahwa kehadiran pemimpin di lokasi bencana bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan secara langsung sehingga langkah penanganan dapat dipercepat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya datang bertemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini itu, ada usul ini, saya tahu. Langsung kita cek, ya jadi ini ya mudah-mudahan saya percaya dengan bukti,&amp;rdquo; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
Meski demikian, Prabowo meminta para pembantunya untuk tetap tegar menghadapi berbagai kritik, termasuk fitnah, dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara pimpinan, menteri, kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin siap untuk dihujat, siap untuk difitnah,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita tak boleh kita terpengaruh dan tak boleh kita patah semangat, semua itu kita terima sebagai koreksi juga, gak apa-apa, meskipun itu fitnah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>ACEH TAMIANG- Presiden Prabowo Subianto heran dengan kritikan terhadap para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung meninjau lokasi bencana Sumatera. Pasalnya, kehadiran menteri bukan sekadar untuk melihat-lihat, melainkan untuk memastikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).&#13;
&#13;
Prabowo menyampaikan bahwa ia kerap memantau adanya kritik dari sejumlah pihak yang selalu memandang aktivitas pemerintah secara negatif.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut negatif,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kehadiran menteri di lokasi bencana. Menurutnya, pandangan tersebut tidak memahami fungsi kepemimpinan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Jadi kalau ada saya pernah denger ada kritik gini, untuk apa menteri ke tempat bencana, hanya datang melihat. Saudara-saudara serba susah, menteri tidak datang dibilang tidak peduli menteri datang ya masak menteri ikut macul? Kan itu,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, bahwa kehadiran pemimpin di lokasi bencana bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan secara langsung sehingga langkah penanganan dapat dipercepat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya datang bertemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini itu, ada usul ini, saya tahu. Langsung kita cek, ya jadi ini ya mudah-mudahan saya percaya dengan bukti,&amp;rdquo; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
Meski demikian, Prabowo meminta para pembantunya untuk tetap tegar menghadapi berbagai kritik, termasuk fitnah, dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara pimpinan, menteri, kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin siap untuk dihujat, siap untuk difitnah,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita tak boleh kita terpengaruh dan tak boleh kita patah semangat, semua itu kita terima sebagai koreksi juga, gak apa-apa, meskipun itu fitnah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
