<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Orang Tewas Tertimbun Tebing Longsor di Jatinangor</title><description>Empat orang tewas tertimbun material tebing longsor di RW 1, Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). Keempat korban merupakan pekerja yang tengah membangun tembok penahan tanah (TPT).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/02/340/3193278/4-orang-tewas-tertimbun-tebing-longsor-di-jatinangor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/02/340/3193278/4-orang-tewas-tertimbun-tebing-longsor-di-jatinangor"/><item><title>4 Orang Tewas Tertimbun Tebing Longsor di Jatinangor</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/02/340/3193278/4-orang-tewas-tertimbun-tebing-longsor-di-jatinangor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/02/340/3193278/4-orang-tewas-tertimbun-tebing-longsor-di-jatinangor</guid><pubDate>Jum'at 02 Januari 2026 23:17 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/02/340/3193278/4_orang_tewas_tertimbun_tebing_longsor-wzrM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Orang Tewas Tertimbun Tebing Longsor (foto: Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/02/340/3193278/4_orang_tewas_tertimbun_tebing_longsor-wzrM_large.jpg</image><title>4 Orang Tewas Tertimbun Tebing Longsor (foto: Basarnas)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG &amp;ndash; Empat orang tewas tertimbun material tebing longsor di RW 1, Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). Keempat korban merupakan pekerja yang tengah membangun tembok penahan tanah (TPT).&#13;
&#13;
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Moch. Adip mengatakan, korban pertama yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia yakni Ade (60) pada pukul 16.55 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Almarhum Ade merupakan warga Babakan Harja, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung,&amp;rdquo; kata Moch. Adip.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, ujar Adip, jenazah korban kedua atas nama Hadmi Gunawan alias Ujang (40), warga Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung, ditemukan pada pukul 18.05 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban ketiga, Irfan Kurniadi (40), warga Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, ditemukan pada pukul 18.48 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terakhir, korban keempat Heri Firmansyah (45), warga Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ditemukan pada pukul 19.04 WIB,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Operasi pencarian dilaksanakan oleh personel Basarnas dan Kantor SAR Bandung, BPBD Jawa Barat, DVI Polda Jawa Barat, Polres Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang, Koramil, serta Inafis Polres Sumedang.&#13;
&#13;
Selain itu, personel Brimob Polda Jawa Barat, Tagana Jatinangor, Brigana KSPSI, Polsek Jatinangor, Dishub, PLN, PMI Sumedang, serta aparat kecamatan dan desa setempat turut dikerahkan.&#13;
&#13;
Pranata Humas Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengatakan seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke Puskesmas Cisempur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ditemukannya seluruh korban, proses pencarian resmi dihentikan,&amp;rdquo; kata Hadi Rahmat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa tanah longsor tersebut, ujar Hadi, dipicu robohnya tembok penahan tanah saat proses pembangunan fondasi. Saat kejadian, enam pekerja tengah melakukan penggalian fondasi TPT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiba-tiba, tebing dengan ketinggian sekitar enam meter di atas lokasi pekerjaan longsor dan menimpa enam pekerja. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan empat lainnya meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar Hadi.&#13;
&#13;
Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan, saat kejadian lokasi setempat tengah diguyur hujan deras.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu menyampaikan bahwa dalam sepekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan pada pagi hari.&#13;
&#13;
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang, sore, hingga malam hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, sudah memasuki musim hujan dengan puncak musim hujan bervariasi mulai November 2025 hingga Maret 2026,&amp;rdquo; kata Teguh Rahayu.&#13;
&#13;
Ia juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG &amp;ndash; Empat orang tewas tertimbun material tebing longsor di RW 1, Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). Keempat korban merupakan pekerja yang tengah membangun tembok penahan tanah (TPT).&#13;
&#13;
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Moch. Adip mengatakan, korban pertama yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia yakni Ade (60) pada pukul 16.55 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Almarhum Ade merupakan warga Babakan Harja, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung,&amp;rdquo; kata Moch. Adip.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, ujar Adip, jenazah korban kedua atas nama Hadmi Gunawan alias Ujang (40), warga Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung, ditemukan pada pukul 18.05 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Korban ketiga, Irfan Kurniadi (40), warga Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, ditemukan pada pukul 18.48 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terakhir, korban keempat Heri Firmansyah (45), warga Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ditemukan pada pukul 19.04 WIB,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Operasi pencarian dilaksanakan oleh personel Basarnas dan Kantor SAR Bandung, BPBD Jawa Barat, DVI Polda Jawa Barat, Polres Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang, Koramil, serta Inafis Polres Sumedang.&#13;
&#13;
Selain itu, personel Brimob Polda Jawa Barat, Tagana Jatinangor, Brigana KSPSI, Polsek Jatinangor, Dishub, PLN, PMI Sumedang, serta aparat kecamatan dan desa setempat turut dikerahkan.&#13;
&#13;
Pranata Humas Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengatakan seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke Puskesmas Cisempur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ditemukannya seluruh korban, proses pencarian resmi dihentikan,&amp;rdquo; kata Hadi Rahmat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa tanah longsor tersebut, ujar Hadi, dipicu robohnya tembok penahan tanah saat proses pembangunan fondasi. Saat kejadian, enam pekerja tengah melakukan penggalian fondasi TPT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tiba-tiba, tebing dengan ketinggian sekitar enam meter di atas lokasi pekerjaan longsor dan menimpa enam pekerja. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan empat lainnya meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar Hadi.&#13;
&#13;
Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan, saat kejadian lokasi setempat tengah diguyur hujan deras.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu menyampaikan bahwa dalam sepekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan pada pagi hari.&#13;
&#13;
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang, sore, hingga malam hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, sudah memasuki musim hujan dengan puncak musim hujan bervariasi mulai November 2025 hingga Maret 2026,&amp;rdquo; kata Teguh Rahayu.&#13;
&#13;
Ia juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
