<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gempa Berkekuatan M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</title><description>Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/04/340/3193442/breaking-news-gempa-berkekuatan-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/04/340/3193442/breaking-news-gempa-berkekuatan-m5-1-guncang-kepulauan-talaud"/><item><title>Breaking News! Gempa Berkekuatan M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/04/340/3193442/breaking-news-gempa-berkekuatan-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/04/340/3193442/breaking-news-gempa-berkekuatan-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</guid><pubDate>Minggu 04 Januari 2026 06:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/04/340/3193442/gempa-9LlK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Breaking News! Gempa Berkekuatan M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/04/340/3193442/gempa-9LlK_large.jpg</image><title>Breaking News! Gempa Berkekuatan M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</title></images><description>JAKARTA - Gempa berkekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (4/1/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,97&amp;deg; LU ; 127,46&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 102 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust fault ),&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nanusa dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) dan daerah Gemeh, Tampan&amp;#39; Amma dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa berkekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (4/1/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,97&amp;deg; LU ; 127,46&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 102 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust fault ),&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nanusa dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) dan daerah Gemeh, Tampan&amp;#39; Amma dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
