<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nicolas Maduro Diculik, Presiden Sementara Venezuela Ajak AS Kerja Sama</title><description>Rodriguez mengatakan rakyat Venezuela layak mendapatkan perdamaian, bukan perang. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/18/3193650/nicolas-maduro-diculik-presiden-sementara-venezuela-ajak-as-kerja-sama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/05/18/3193650/nicolas-maduro-diculik-presiden-sementara-venezuela-ajak-as-kerja-sama"/><item><title>Nicolas Maduro Diculik, Presiden Sementara Venezuela Ajak AS Kerja Sama</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/18/3193650/nicolas-maduro-diculik-presiden-sementara-venezuela-ajak-as-kerja-sama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/05/18/3193650/nicolas-maduro-diculik-presiden-sementara-venezuela-ajak-as-kerja-sama</guid><pubDate>Senin 05 Januari 2026 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/05/18/3193650/presiden_sementara_venezuela_delcy_rodriguez-lkFD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/05/18/3193650/presiden_sementara_venezuela_delcy_rodriguez-lkFD_large.jpg</image><title>Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelaksana tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan pada Minggu (4/1/2026) bahwa ia mengundang pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk bekerja sama dengan negaranya setelah penyerangan oleh pasukan AS, yang menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya untuk dibawa ke Amerika.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengundang pemerintah AS untuk berkolaborasi dengan kami dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional untuk memperkuat koeksistensi komunitas yang langgeng,&amp;rdquo; katanya dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial AS, Instagram.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memprioritaskan pergerakan menuju hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati antara Amerika Serikat dan Venezuela, serta antara Venezuela dan negara-negara lain di kawasan ini, yang didasarkan pada kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi,&amp;rdquo; tulisnya, sebagaimana dilansir Anadolu.&#13;
&#13;
Rodriguez menegaskan bahwa rakyat Venezuela layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini selalu menjadi pesan Presiden Nicolas Maduro, dan ini adalah pesan seluruh Venezuela saat ini,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya pada Minggu, Trump, ketika ditanya tentang Rodriguez, menjawab dengan mengatakan bahwa dia &amp;ldquo;bekerja sama,&amp;rdquo; sambil juga memperingatkan bahwa dia &amp;ldquo;mungkin akan menghadapi situasi yang lebih buruk daripada Maduro&amp;rdquo; jika tidak melakukannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita membutuhkan akses penuh. Kita membutuhkan akses ke minyak dan hal-hal lain di negara mereka yang memungkinkan kita untuk membangun kembali negara mereka,&amp;rdquo; katanya ketika ditanya apa yang dia butuhkan dari Rodriguez.&#13;
&#13;
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, tiba di New York pada Sabtu (3/1/2026) malam dan ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn. Mereka menghadapi tuduhan federal AS terkait perdagangan narkoba dan dugaan kerja sama dengan geng yang ditetapkan sebagai &amp;ldquo;organisasi teroris.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Maduro telah membantah tuduhan tersebut, dan para pejabat di ibu kota Venezuela, Caracas, telah menyerukan pembebasan pasangan itu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelaksana tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan pada Minggu (4/1/2026) bahwa ia mengundang pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk bekerja sama dengan negaranya setelah penyerangan oleh pasukan AS, yang menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya untuk dibawa ke Amerika.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengundang pemerintah AS untuk berkolaborasi dengan kami dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional untuk memperkuat koeksistensi komunitas yang langgeng,&amp;rdquo; katanya dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial AS, Instagram.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memprioritaskan pergerakan menuju hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati antara Amerika Serikat dan Venezuela, serta antara Venezuela dan negara-negara lain di kawasan ini, yang didasarkan pada kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi,&amp;rdquo; tulisnya, sebagaimana dilansir Anadolu.&#13;
&#13;
Rodriguez menegaskan bahwa rakyat Venezuela layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini selalu menjadi pesan Presiden Nicolas Maduro, dan ini adalah pesan seluruh Venezuela saat ini,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya pada Minggu, Trump, ketika ditanya tentang Rodriguez, menjawab dengan mengatakan bahwa dia &amp;ldquo;bekerja sama,&amp;rdquo; sambil juga memperingatkan bahwa dia &amp;ldquo;mungkin akan menghadapi situasi yang lebih buruk daripada Maduro&amp;rdquo; jika tidak melakukannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita membutuhkan akses penuh. Kita membutuhkan akses ke minyak dan hal-hal lain di negara mereka yang memungkinkan kita untuk membangun kembali negara mereka,&amp;rdquo; katanya ketika ditanya apa yang dia butuhkan dari Rodriguez.&#13;
&#13;
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, tiba di New York pada Sabtu (3/1/2026) malam dan ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn. Mereka menghadapi tuduhan federal AS terkait perdagangan narkoba dan dugaan kerja sama dengan geng yang ditetapkan sebagai &amp;ldquo;organisasi teroris.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Maduro telah membantah tuduhan tersebut, dan para pejabat di ibu kota Venezuela, Caracas, telah menyerukan pembebasan pasangan itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
