<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompolnas Dorong RUU Polri Segera Disahkan</title><description>Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong agar RUU Polri segera disahkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-dorong-ruu-polri-segera-disahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-dorong-ruu-polri-segera-disahkan"/><item><title>Kompolnas Dorong RUU Polri Segera Disahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-dorong-ruu-polri-segera-disahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-dorong-ruu-polri-segera-disahkan</guid><pubDate>Senin 05 Januari 2026 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-6SJT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kompolnas (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/05/337/3193705/kompolnas-6SJT_large.jpg</image><title>Kompolnas (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong agar RUU Polri segera disahkan. Hal itu untuk memperkuat tugas pokok dan fungsi Korps Bhayangkara dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas juga mendorong agar Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dapat segera disahkan guna memperkuat,&amp;rdquo; kata Sekretaris Kompolnas Arief Wicaksono dalam rilis akhir tahun di kantornya, Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
Di samping itu, kata Arief, penataan posisi dan penempatan anggota Polri di luar struktur organisasi diharapkan dapat dilakukan secara jelas, proporsional, dan akuntabel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga tetap sejalan dengan prinsip profesionalisme dan netralitas institusi kepolisian,&amp;rdquo; ujar Arief.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kompolnas juga menyinggung soal diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas berharap proses penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan lebih adaptif, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong agar RUU Polri segera disahkan. Hal itu untuk memperkuat tugas pokok dan fungsi Korps Bhayangkara dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas juga mendorong agar Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dapat segera disahkan guna memperkuat,&amp;rdquo; kata Sekretaris Kompolnas Arief Wicaksono dalam rilis akhir tahun di kantornya, Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
Di samping itu, kata Arief, penataan posisi dan penempatan anggota Polri di luar struktur organisasi diharapkan dapat dilakukan secara jelas, proporsional, dan akuntabel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga tetap sejalan dengan prinsip profesionalisme dan netralitas institusi kepolisian,&amp;rdquo; ujar Arief.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kompolnas juga menyinggung soal diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas berharap proses penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan lebih adaptif, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
